Viral Bocah Kabur di Binjai: Ternyata Bukan Karena Ibu Tiri, Ini Fakta Sebenarnya

- Jurnalis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 22:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Binjai – metrolangkat.com


Jagat maya sempat dihebohkan dengan kisah dua bocah asal Binjai, Madan dan adiknya Sintia. Dalam sebuah video yang tersebar di media sosial, Madan mengaku kabur dari rumah karena diusir ibu tiri dan dianiaya nenek. Kisah itu seketika memantik simpati publik. Banyak orang menaruh iba, bahkan marah atas perlakuan yang diduga dialami kedua anak tersebut.

Namun, di balik cerita viral itu, fakta lain justru terungkap. Pemerintah Kota Binjai turun tangan menyelidiki kebenaran kabar yang beredar. Melalui Kepala Dinas Kominfo, Sofyan Siregar, Pemko meminta keterangan dari pihak sekolah dan keluarga. Hasil penelusuran menunjukkan, cerita yang disampaikan Madan tidak sepenuhnya benar.

Madan, bocah yang baru beranjak remaja itu, disebut memiliki kebiasaan buruk. Ia kerap dituding melakukan pencurian di lingkungannya. Awalnya ia tinggal bersama nenek dari pihak ayah kandung, Juliani, di Jalan Bukit Tinggi, Kelurahan Rambung Timur. Namun karena sering membuat masalah, Madan akhirnya dipindahkan ke rumah kakeknya dari istri pertama sang ayah.

Baca Juga :  Aksi Sepatu Roda di Tengah Macet Sudirman Bikin Heboh, Warganet Terbelah

“Karena tetangga menyetujui Madan tinggal di lingkungan itu, maka Madan dipindahkan ke rumah kakeknya. Tapi sayangnya, dugaan pencurian tetap muncul meski ia sudah pindah,” ungkap Sofyan Siregar, Senin (29/9).

Kondisi itu membuat Madan kembali ditolak lingkungan. Ia merasa terpojok, hingga memutuskan kabur dari rumah sambil mengajak adiknya, Sintia.

Kepergian keduanya membuat keluarga cemas. Laporan kehilangan bahkan sempat dibuat. Hingga Minggu (28/9) siang, keberadaan Madan dan Sintia ditemukan warga di Jalan Coklat, Lingkungan V, Kelurahan Sukaramai, Kecamatan Binjai Barat.

Seorang warga bernama Dederian yang mengenali wajah keduanya dari berita viral segera membawa mereka ke rumah untuk diamankan. Tak lama kemudian, personel Polsek Binjai Selatan datang menjemput dan memastikan kondisi mereka baik-baik saja. Untuk sementara, keduanya dititipkan di rumah keluarga yang bersedia menjamin keselamatan dan perawatan mereka.

Baca Juga :  Pengadilan Sembiring dan Dony Syahputra Resmi Pimpin LMP Langkat

Terkait isu penganiayaan, Sofyan Siregar menegaskan bahwa tidak benar ada pemukulan terhadap Sintia.
“Kalau soal pemukulan, neneknya tidak ada yang memukul adiknya,” jelasnya.

Kisah Madan dan Sintia menjadi pelajaran berharga tentang betapa cepatnya informasi bisa menyebar tanpa verifikasi. Apa yang awalnya terlihat sebagai kisah tragis bocah malang, ternyata menyimpan persoalan keluarga yang jauh lebih kompleks.

Di tengah derasnya arus media sosial, masyarakat diingatkan untuk lebih bijak menyikapi berita viral. Apalagi ketika menyangkut anak-anak, kebenaran fakta harus lebih dulu dipastikan, agar simpati tidak salah arah. (kus)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rumah Dinas Eks PTPN 2 di Stabat Diduga Dikuasai Pihak Ketiga
IPMAPI Sumut Desak Rektor UINSU Copot Kaprodi S3 yang Diduga Terlibat Skandal Moral
Bobby Tegur PLN Sumut, Minta Kompensasi bagi Masyarakat Terdampak Pemadaman
Kejar Target Tiga Juta Rumah, Bobby Minta Dukungan Penuh OJK
Digitalisasi Bansos, Targetkan Data 792 Ribu KK Tervalidasi dalam Sebulan
Antisipasi El Nino, Pemprov Sumut Siagakan Brigade Proteksi dan Ribuan Pompa Air Jaga Produksi Pangan
Persiapan MTQ ke-40 Sumut Dimaksimalkan, Tekankan Detail Teknis dan Koordinasi
Wagub Sumut Apresiasi Persetujuan Ranperda Perubahan Status PD AIJ Jadi PT AIJ
Berita ini 118 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:19 WIB

Rumah Dinas Eks PTPN 2 di Stabat Diduga Dikuasai Pihak Ketiga

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:11 WIB

IPMAPI Sumut Desak Rektor UINSU Copot Kaprodi S3 yang Diduga Terlibat Skandal Moral

Senin, 8 Juni 2026 - 14:15 WIB

Bobby Tegur PLN Sumut, Minta Kompensasi bagi Masyarakat Terdampak Pemadaman

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:04 WIB

Kejar Target Tiga Juta Rumah, Bobby Minta Dukungan Penuh OJK

Senin, 25 Mei 2026 - 20:58 WIB

Digitalisasi Bansos, Targetkan Data 792 Ribu KK Tervalidasi dalam Sebulan

Berita Terbaru

Wisata

DWP Langkat Tanam 100 Pohon di Tangkahan

Selasa, 16 Jun 2026 - 13:06 WIB

Berita

748 Aspirasi Rakyat Jadi Prioritas Pembangunan Langkat 2026

Selasa, 16 Jun 2026 - 12:20 WIB

Kabar Desa

Kapolres Langkat Bedah Rumah Lansia, Ibu Ginah Haru Terima Kunci

Selasa, 16 Jun 2026 - 06:25 WIB