Jangan Makan Gorengan Kebanyakan! Risiko Penyakit Jantung Hingga Stroke Mengancam

- Kontributor

Senin, 6 Januari 2025 - 09:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – METROLANGKAT.COM

Aneka gorengan menjadi salah satu makanan yang disukai masyarakat Indonesia. Namun di balik rasanya yang lezat dan bikin ketagihan, mengonsumsi gorengan secara berlebih dapat berdampak pada kesehatan.

Ahli gizi dari Universitas Airlangga (Unair), Lailatul Muniroh, mengatakan konsumsi gorengan secara berlebih berpotensi meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, obesitas, hingga diabetes.

“Walaupun tidak ada larangan mengonsumsi gorengan. Tetapi perlu diperhatikan jangan sampai terlalu sering atau makan secara berlebihan,” kata Lailatul dalam keterangan tertulis, dikutip pada Senin (6/1/2025).

Makanan yang mengandung minyak goreng seperti gorengan, jelas Lailatul, memiliki kandungan lemak jenuh sehingga meningkatkan kadar Low-Density Lipoprotein (LDL) atau yang dikenal sebagai lemak jahat, dan menurunkan HDL atau lemak baik.

Baca Juga :  Ratusan Emak-Emak Meriahkan Senam Sehat Bersama Baja Hitam, Hadirkan Semangat Perubahan untuk Langkat

Hal itu memicu tingginya kolesterol yang dapat membentuk plak pada pembuluh darah arteri dan meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Tak hanya itu, konsumsi gorengan berlebih juga meningkatkan risiko obesitas karena kandungan kalori akan lebih banyak pada makanan yang digoreng.

“Obesitas sendiri merupakan salah satu faktor risiko penyakit diabetes melitus tipe dua, penyakit jantung, dan beberapa penyakit degeneratif lainnya,” kata Lailatul.

Dampak konsumsi gorengan secara berlebih juga dapat meningkatkan produksi sebum atau zat berminyak yang dihasilkan oleh kelenjar minyak di kulit yang berwarna kekuningan. Hal ini memunculkan banyaknya minyak dan komedo di wajah.

Baca Juga :  Wabup Tiorita Hadiri Capping Day Akbid Langkat, 27 Mahasiswa Resmi Kenakan Cap

“Kulit menjadi lebih kusam dan berjerawat karena oksidasi dari minyak,” kata dia.

Ia juga menyinggung bagaimana pengemasan gorengan yang kerap menggunakan kertas atau koran bekas. Menurut dia, kemasan ini tidak aman karena adanya unsur timbal dari tinta yang dapat terlepas atau terpapar ke dalam makanan.

“Akibat dari keracunan timbal yang masuk ke tubuh bisa mengganggu sistem saraf pusat maupun saluran cerna,” kata Lailatul. (**)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Layanan Terapi Sel, OG Hospital Gandeng RSPAD Gatot Soebroto
Lima Dokter Specialias Disekolahkan , RSUD Nias Barat Naik Kelas
Wabup Tiorita Hadiri Capping Day Akbid Langkat, 27 Mahasiswa Resmi Kenakan Cap
Rp7 Triliun Warga Sumut Berobat ke Luar Negeri, Bobby Nasution Tantang RS Tingkatkan Layanan
Cegah PMK Jelang Idul Fitri dan Kurban, Pemko Binjai Vaksin 158 Sapi
Wabup Langkat Buka Workshop Integrasi Data Program Sehati Bunda
“Kapus Pematang Cengal Diduga 4 Tahun Jalankan Pungli Sistematis
Megah dan Modern! RSU Putri Bidadari Aceh Siap Layani Operasi Jantung Mulai 2026!
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:10 WIB

Perkuat Layanan Terapi Sel, OG Hospital Gandeng RSPAD Gatot Soebroto

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:08 WIB

Lima Dokter Specialias Disekolahkan , RSUD Nias Barat Naik Kelas

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:21 WIB

Wabup Tiorita Hadiri Capping Day Akbid Langkat, 27 Mahasiswa Resmi Kenakan Cap

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:17 WIB

Rp7 Triliun Warga Sumut Berobat ke Luar Negeri, Bobby Nasution Tantang RS Tingkatkan Layanan

Selasa, 3 Februari 2026 - 22:12 WIB

Cegah PMK Jelang Idul Fitri dan Kurban, Pemko Binjai Vaksin 158 Sapi

Berita Terbaru