Tradisi Pulang Haji Orang Bugis, Jemaah Ini Kenakan Busana Bling-Bling Senilai Rp5 Juta

Metro Langkat

- Jurnalis

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto : Tiga wanita Bugis yang mngenakan busana beling beling kembali dari menunaikan ibadah haji. (ist)

MAKASSAR – metrolangkat.com

Kepulangan jemaah haji Indonesia tahun 2026 diwarnai fenomena unik yang menarik perhatian publik. Sejumlah jemaah asal Sulawesi Selatan, khususnya dari kalangan perempuan, tampil mencolok dengan mengenakan busana bling-bling saat tiba di Tanah Air.

Salah satunya adalah Martati Konsi, jemaah haji Kloter 22 Debarkasi Makassar asal Kabupaten Bone. Penampilannya menjadi sorotan karena mengenakan busana maroon berkilau yang dipenuhi payet, manik-manik, dan bordir mewah saat tiba di Indonesia, Rabu (17/6/2026).

Menariknya, Martati mengaku sengaja mengganti pakaian di dalam pesawat sebelum mendarat. Ia ingin tampil berbeda setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.

“Mau tampil glowing jadi ganti pakaian di pesawat,” ujarnya sambil tersenyum.

Untuk tampil maksimal, Martati rela merogoh kocek hingga sekitar Rp5 juta untuk membeli busana tersebut.

“Saya belikan lima juta,” katanya.

Baca Juga :  "Ironi Ulang Tahun Binjai: Saat Warga Berhemat, Pemko Foya-Foya"

Gaun yang dikenakan Martati memiliki detail berkilau yang memantulkan cahaya sehingga terlihat mencolok. Bagian bahunya didesain lebih tegas menyerupai siluet busana adat modern yang memberi kesan elegan dan mewah. Penampilannya semakin lengkap dengan hijab senada serta berbagai aksesori seperti kalung, gelang, cincin, dan anting.

Fenomena serupa juga terlihat pada Sitti Rosmiati, jemaah haji Kloter 3 asal Kabupaten Bone. Bersama dua kerabatnya, Andriani dan Hamsiah Baila, ia mengenakan busana bling-bling seragam saat tiba di kampung halaman.

Menurut Sitti, pakaian tersebut telah dipersiapkan empat hari sebelum keberangkatan ke Tanah Suci. Busana itu sengaja dijahit khusus sebagai identitas keluarga yang berangkat haji bersama.

“Ini disiapkan sendiri, kita jahit. Kita belinya di Sengkang. Kita mau ada ciri khas tersendiri,” ujarnya.

Untuk membuat busana seragam tersebut, mereka juga harus mengeluarkan biaya hingga jutaan rupiah.

Fenomena jemaah haji pulang dengan busana berkilau ini mendapat tanggapan dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Makassar.

Baca Juga :  Sorotan: Oknum Kabid PMD Langkat Diduga Jadi "Raja Kecil" di Desa

Ketua PPIH Debarkasi Makassar, Ikbal Ismail, menegaskan bahwa pihaknya tidak melarang penggunaan busana tersebut karena merupakan bagian dari tradisi masyarakat Bugis-Makassar.

“Pada prinsipnya kami tidak melarang karena itu adalah budaya orang Bugis-Makassar,” katanya.

Meski demikian, ia mengingatkan agar busana yang dikenakan tetap memenuhi kaidah syariat dan menutup aurat dengan baik.

Menurut Ikbal, penggunaan busana khas daerah oleh jemaah yang baru pulang dari Tanah Suci merupakan bentuk pelestarian budaya yang patut diapresiasi.

Namun, nilai budaya tersebut diharapkan tetap berjalan seiring dengan nilai-nilai keagamaan yang menjadi bagian penting dari perjalanan spiritual para jemaah.

Fenomena busana bling-bling saat kepulangan haji sendiri telah menjadi tradisi yang cukup dikenal di kalangan masyarakat Bugis-Makassar.

Selain sebagai bentuk ekspresi kebahagiaan setelah menunaikan rukun Islam kelima, busana tersebut juga menjadi simbol kebanggaan dan identitas budaya daerah.(jihan/trb)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Babak Baru !  Jokowi Dijadwal Hadiri Sidang Roy Suryo Sebagai Saksi Pelapor
10 Tahun Rusak, Jalan Rambutan Ujung Binjai Akhirnya Diaspal, Warga Minta Portal Dipasang
Polda Sumut Bongkar Tiga Kasus Narkoba, Sita 244 Kg Sabu dan Amankan 9 Tersangka
PT HK Bayar PBB-P2 Rp15,91 Miliar, Tiorita: Kontribusi untuk Langkat
Bima Arya dan Rico Waas Berbagi Strategi di YCC APEKSI 2026
Rico Waas Kobarkan Semangat Youth City Changers 2026 Bangun Kota Tangguh
Pemprov Sumut Hentikan Aktivitas Tambang Ilegal di Deliserdang dan Sergai, Pengusaha Diminta Urus Izin
Hasil Seleksi 15 Besar Calon Komisioner KI Sumut, Segera Diserahkan ke DPRD
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Babak Baru !  Jokowi Dijadwal Hadiri Sidang Roy Suryo Sebagai Saksi Pelapor

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:53 WIB

10 Tahun Rusak, Jalan Rambutan Ujung Binjai Akhirnya Diaspal, Warga Minta Portal Dipasang

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Polda Sumut Bongkar Tiga Kasus Narkoba, Sita 244 Kg Sabu dan Amankan 9 Tersangka

Senin, 14 September 2026 - 17:58 WIB

PT HK Bayar PBB-P2 Rp15,91 Miliar, Tiorita: Kontribusi untuk Langkat

Senin, 29 Juni 2026 - 18:16 WIB

Bima Arya dan Rico Waas Berbagi Strategi di YCC APEKSI 2026

Berita Terbaru