Ketua KOMBAT Sumut Murka: Polisi Salah Tangkap Harus Diproses dan Dicopot!

- Jurnalis

Kamis, 16 Oktober 2025 - 21:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket gambar : Ketua Brigade Komando Bela Tanah Air (KOMBAT) Sumut, Soni Mario Tamba.(Ist)

MEDAN – METROLANGKAT.COM

Aksi salah tangkap yang dilakukan oknum polisi terhadap Ketua DPW NasDem Sumut Iskandar ST menuai kecaman keras dari berbagai pihak.

Ketua Brigade Komando Bela Tanah Air (KOMBAT) Sumut, Soni Mario Tamba, menilai insiden itu mencoreng wajah kepolisian dan menunjukkan lemahnya profesionalisme aparat.

Soni dengan tegas mendesak Kapolda Sumut dan Propam Mabes Polri segera turun tangan memproses oknum yang terlibat.

“Kok bisa polisi salah tangkap cuma karena nama targetnya sama. Kan harusnya dilidik dulu secara mendalam.

Ini jelas memalukan dan tidak profesional,” tegas Soni kepada wartawan, Kamis (16/10/2025).

Menurutnya, peristiwa tersebut bukan hanya menimbulkan ketidaknyamanan publik, tapi juga mencemarkan nama baik Iskandar ST yang kini menjabat Ketua Umum KOMBAT sekaligus tokoh politik di Sumut.

Baca Juga :  Lapas Binjai Berikan Remisi Waisak 2026 kepada 14 Warga Binaan

“Oknum polisi yang tak becus harus diproses dan dicopot. Kalau tidak, kami siap menurunkan ribuan massa ke Mapolda Sumut. Jangan sampai hal seperti ini terulang lagi,” ancamnya.

Insiden memalukan itu terjadi di dalam Pesawat Garuda Indonesia GA 193 rute Kualanamu–Soekarno Hatta, Rabu malam (15/10/2025).

Saat pesawat bersiap lepas landas pukul 19.25 WIB, sejumlah oknum polisi berpakaian preman bersama Avsec Bandara Kualanamu naik ke kabin dan langsung menjemput paksa Iskandar ST yang duduk di kursinya.

Padahal, Iskandar bukanlah orang yang mereka cari. Nama target pelaku judi online yang diburu ternyata kebetulan sama dengan namanya.

Baca Juga :  PKL Disepanjang Jalan Menuju Puncak Bogor Ditertibkan

“Saya dipaksa turun tanpa penjelasan jelas. Setelah dicek, baru mereka sadar kalau salah orang,” ungkap Iskandar lewat pesan tertulis.

Aksi tersebut menyebabkan penerbangan tertunda, bahkan membuat panik penumpang lain yang sudah siap terbang.

Setelah sadar melakukan kesalahan, para oknum tersebut langsung kabur meninggalkan pesawat, tanpa permintaan maaf ataupun kejelasan identitas.

KOMBAT Sumut menilai kasus ini harus menjadi evaluasi serius bagi Polri, khususnya jajaran Polda Sumut dan Polrestabes Medan.

Soni menegaskan, kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum bisa runtuh jika kesalahan seperti ini dibiarkan.

“Ini bukan perkara sepele. Salah tangkap di ruang publik, di depan masyarakat luas, itu sudah mencoreng institusi. Propam harus segera bertindak, jangan tunggu publik makin marah,” pungkasnya.(Yong)

 

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Plt. Bupati Langkat Tiorita Serahkan Rumah Layak Huni
Kapolda Sumut Pimpin Sertijab 24 PJU dan Kapolres
Pasca OTT Bupati, KPK Geledah Tujuh Kantor Strategis di Lingkungan Pemkab Langkat
KPK Geledah Kantor Bupati, PUPR dan Dinas Pendidikan Langkat Pasca OTT Bupati Syah Afandin
Ondim Diamankan KPK Dirumah Pribadinya, Bukan di Acara APKASI 
Pemprov Sumut Perkuat Mediasi Penyelesaian Konflik Plasma Sawit di Madina
Replika Rumah Adat Batak Terbakar, Rico Waas Janji Segera Diperbaiki
Bobby Nasution Siap Jembatani Aspirasi Ojol Sumut ke DPR RI, Dorong Hadirnya UU Transportasi Online
Berita ini 131 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:35 WIB

Plt. Bupati Langkat Tiorita Serahkan Rumah Layak Huni

Senin, 13 Juli 2026 - 12:58 WIB

Kapolda Sumut Pimpin Sertijab 24 PJU dan Kapolres

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:29 WIB

Pasca OTT Bupati, KPK Geledah Tujuh Kantor Strategis di Lingkungan Pemkab Langkat

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:14 WIB

KPK Geledah Kantor Bupati, PUPR dan Dinas Pendidikan Langkat Pasca OTT Bupati Syah Afandin

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:28 WIB

Ondim Diamankan KPK Dirumah Pribadinya, Bukan di Acara APKASI 

Berita Terbaru