Korban Banjir Langkat Bertambah Jadi 13 Jiwa, Pemerintah Perpanjang Status Tanggap Darurat

- Kontributor

Rabu, 10 Desember 2025 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langkat – METROLANGKAT.COM

Jumlah korban meninggal akibat banjir besar yang melanda Kabupaten Langkat kembali bertambah.

Data resmi terbaru per 9 Desember 2025, pukul 15.00 WIB, mencatat 13 orang meninggal dunia sejak bencana melanda pada Rabu (26/11) lalu. Banjir merendam 16 kecamatan, 142 desa, dan 27 kelurahan hingga saat ini.

Dua korban tambahan baru masuk dalam daftar resmi yang dirilis pemerintah daerah. Mereka berasal dari wilayah terdampak yang sebelumnya juga mencatat angka kematian tertinggi.

Berikut data identitas korban banjir yang meninggal berdasarkan wilayah:

Kecamatan Babalan – 6 orang meninggal

1. Arfa Athallah Hamizan (5), Securai Utara

2. Ayna Alfahira Yumna (2), Securai Utara

3. Alifia Khalisa (5), Securai Utara

4. Hartini (55), Pelawi Utara

5. Agus Suprayogi (63), Pelawi Utara

6. Mohon Manurung (50), Dusun 6 Teluk Meku

Seluruh korban dinyatakan meninggal akibat paparan banjir dan situasi evakuasi darurat.

Baca Juga :  185 Ribu Kendaraan Melintas di JTTS Selama Lebaran, Tol Binjai–Pangkalan Brandan Tertinggi

Kecamatan Tanjung Pura – 1 orang meninggal

1. Masrum (70), Dusun Wampu Desa Pantai Cermin

Kecamatan Besitang – 6 orang meninggal

1. Nazla Rahmadani (16), hanyut saat menyelamatkan diri

2. Wiji (62), terseret arus banjir

3. Jeni (22), terlepas dari ibunya saat evakuasi

4. Sumisno (63), meninggal karena kelelahan dan penyakit bawaan

5. Rusli (63), kelelahan saat banjir, disertai penyakit paru

6. Oloan Purba (61), meninggal dalam perjalanan ke puskesmas setelah kelelahan membersihkan rumah

Sebagian korban meninggal bukan hanya akibat arus banjir, tetapi juga karena shock, penyakit penyerta, serta kelelahan dalam proses bertahan hidup pascabencana.

Kepala BPBD Langkat, Muhammad Ansyari, menegaskan bahwa keadaan di beberapa titik masih kritis.

Dua wilayah paling terdampak yakni Kecamatan Tanjung Pura dan Hinai dilaporkan masih tergenang dengan tinggi air 50 hingga 100 sentimeter.

“Kondisi di Tanjung Pura dan Hinai masih terdapat tinggi debit air yang mencapai 50-100 sentimeter,” ujar Ansyari, Rabu (10/12).

Baca Juga :  BSI RO 2 Medan Terobos Banjir Demi Kemanusiaan: Bantuan Diantar dengan Boat ke Pedalaman Langkat

Upaya Pemkab Langkat

Pemkab Langkat menyatakan terus melakukan langkah percepatan, antara lain:

✔ Distribusi sembako dan sandang

✔ Penyaluran air bersih

✔ Pemeriksaan kesehatan di posko pengungsian

✔ Bantuan logistik melalui akses darat maupun air

Selain itu, pemerintah bersama masyarakat telah bergotong royong menutup titik tanggul Sungai Besilam yang jebol sepanjang 15 meter di Dusun X Mekar Sari, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Wampu.

Karena kondisi belum stabil dan genangan masih menyisakan dampak luas, Pemkab Langkat kembali memperpanjang status tanggap darurat bencana hingga 16 Desember 2025.

Banjir yang terus bertahan selama lebih dari dua pekan kini telah memunculkan dampak sosial dan kesehatan di lapangan, sementara pemerintah masih berupaya mempercepat pemulihan dan penanganan kepada warga terdampak. (*)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Syah Afandin Salurkan Donasi PGRI untuk Guru Korban Banjir Tanjung Pura
Syah Afandin Lantik PB HIMALA 2025–2027, Dorong Mahasiswa Jadi Motor Perubahan
Surplus Padi, Bobby Nasution Digelari Satya Lencana Wirakarya Oleh Presiden Prabowo
MPC PP Langkat Hadir untuk Warga Besitang, Salurkan Bantuan Kemanusiaan
Pemuda Tabagsel Turun ke Aceh Tamiang, Salurkan Bantuan Pascabanjir
Damkarmat Kota Medan Tuntaskan Misi Kemanusiaan Pascabanjir Aceh Tamiang
Peringati Hari Ibu, Polres Labuhanbatu Gaungkan Peran Perempuan dalam Pengabdian
Jelang Nataru, Kapolres Langkat Cek Pos Yan dan Pos Pam Operasi Lilin Toba 2025
Berita ini 70 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 21:57 WIB

Syah Afandin Salurkan Donasi PGRI untuk Guru Korban Banjir Tanjung Pura

Kamis, 22 Januari 2026 - 21:42 WIB

Syah Afandin Lantik PB HIMALA 2025–2027, Dorong Mahasiswa Jadi Motor Perubahan

Kamis, 8 Januari 2026 - 08:09 WIB

Surplus Padi, Bobby Nasution Digelari Satya Lencana Wirakarya Oleh Presiden Prabowo

Selasa, 6 Januari 2026 - 19:16 WIB

MPC PP Langkat Hadir untuk Warga Besitang, Salurkan Bantuan Kemanusiaan

Minggu, 4 Januari 2026 - 20:16 WIB

Pemuda Tabagsel Turun ke Aceh Tamiang, Salurkan Bantuan Pascabanjir

Berita Terbaru

Inspiratif

Mentor Muda Mengajar, Mahasiswa ULB Tebar Harapan di Mentawai

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:03 WIB

Berita

Wabup Langkat Hadiri Konsultasi Publik RKPD Sumut 2027

Jumat, 30 Jan 2026 - 12:29 WIB