Tani Merdeka Siap Jadi Garda Ketahanan Pangan Medan Lewat Urban Farming dan Pengelolaan Limbah

- Kontributor

Senin, 3 November 2025 - 08:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDANMETROLANGKAT.COM

Pemerintah Kota (Pemko) Medan terus memperkuat langkah menuju pertanian perkotaan yang modern dan berkelanjutan.

Komitmen ini ditegaskan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat menghadiri pelantikan pengurus Tani Merdeka Indonesia tingkat kecamatan se-Kota Medan, Minggu (2/11/2025) di Thayyiba Hall RM Wong Solo, Medan.

Rico Waas menyampaikan dukungan penuh terhadap gerakan Tani Merdeka Indonesia Kota Medan, yang dinilainya sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun ekosistem pertanian perkotaan berbasis teknologi.

“Pertanian hari ini tidak lagi bergantung pada lahan luas seperti dulu. Dengan inovasi seperti urban farming dan vertical farming, pertanian bisa tumbuh di mana saja — bahkan di tengah kota,” ujar Rico.

Dalam kesempatan itu, Rico juga menyoroti pentingnya sektor pertanian sebagai salah satu kunci pengendalian inflasi di Kota Medan. Ia menyebut, naiknya harga cabai akibat gagal panen menjadi salah satu penyebab utama inflasi dalam beberapa waktu terakhir.

“Kita ingin Tani Merdeka hadir sebagai backup plan pemerintah dalam menjaga ketersediaan bahan pangan sekaligus mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG),” jelasnya.

Baca Juga :  Ketua TP PKK Langkat Dorong Desa Serapit Jadi Percontohan AKU HATINYA PKK

“Ini peluang besar bagi Tani Merdeka untuk menjadi pemasok utama bahan pangan lokal,” tambahnya.

Rico berharap gerakan ini bisa menjadi wadah generasi muda untuk berinovasi di bidang pertanian, menciptakan kemandirian pangan, serta memperkuat ekonomi masyarakat di level akar rumput.

Sementara itu, Ketua Tani Merdeka Indonesia Kota Medan, H. Agus Suriyono, menyampaikan bahwa setelah pelantikan di tingkat kecamatan, pihaknya akan membentuk kepengurusan di 151 kelurahan dalam waktu tiga bulan ke depan.

Ia menjelaskan, berbagai kegiatan pertanian urban telah dijalankan oleh jajaran Tani Merdeka di sejumlah kecamatan, antara lain budidaya cabai, lele, maggot, dan anggur, serta pengembangan sistem hidroponik dan akuaponik.

“Kami juga akan mengelola limbah organik dari rumah tangga, hotel, dan restoran menjadi pupuk kompos, pakan ternak, dan pakan maggot. Semua ini bagian dari pertanian berkelanjutan,” jelas Agus.

“Kami siap menjadi mata dan telinga pemerintah di lapangan, membantu menekan inflasi dan memperkuat ekonomi warga,” tegasnya.

Baca Juga :  Dana Desa Dijarah dari Dalam: Saat Kaur Keuangan Diduga Jadi Algojo Anggaran

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Pengelolaan Limbah Sampah Organik dan Makanan Berlebih antara Tani Merdeka Medan, PD Pasar Medan, PHRI Sumut, dan IHGMA Sumut.

Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat rantai pengelolaan pangan dan limbah secara terpadu, menjadikan Medan sebagai kota dengan sistem pertanian urban yang ramah lingkungan dan berorientasi masa depan.

Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia Don Muzakir, Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen, Ketua DPW Tani Merdeka Sumut M. Husni, serta para pengurus kecamatan dari 21 wilayah se-Kota Medan.

Gerakan Tani Merdeka di Kota Medan menjadi cermin semangat baru dalam membangun pertanian modern yang tak hanya fokus pada hasil, tetapi juga pada inovasi, kolaborasi, dan keberlanjutan. Dengan dukungan Pemko Medan, langkah menuju kemandirian pangan bukan lagi cita-cita — tapi sedang diwujudkan dari tengah kota.(Wis)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Silaturahmi di Rumah Ibadah, Camat Gebang Ajak Warga Bersatu Majukan Daerah
Banjir Surut, Warga Desa Harapan Makmur Masih Mengungsi karena Rumah Hancur
DPC GMNI Dairi Salurkan Sembako untuk Korban Banjir dan Longsor di Tapteng
Warga Desa Perlis Kompak Donasi untuk Korban Banjir
Dugaan Pungli & Manipulasi Data, Kadus Dusun 8 Akhirnya Dinonaktifkan
Rumah Warga di Secanggang Terbakar, Ricky Anthony Turun Langsung Bawa Bantuan
Trauma Aril Mulai Pulih, Ricky Anthony Turun Tangan Kirim Tim KOMBAT Beri Perlindungan
Bupati Apresiasi BI Dukung Klaster Padi untuk Perkuat Ketahanan Pangan Langkat
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Desember 2025 - 15:41 WIB

Silaturahmi di Rumah Ibadah, Camat Gebang Ajak Warga Bersatu Majukan Daerah

Minggu, 21 Desember 2025 - 11:13 WIB

Banjir Surut, Warga Desa Harapan Makmur Masih Mengungsi karena Rumah Hancur

Selasa, 16 Desember 2025 - 22:27 WIB

DPC GMNI Dairi Salurkan Sembako untuk Korban Banjir dan Longsor di Tapteng

Jumat, 12 Desember 2025 - 18:43 WIB

Warga Desa Perlis Kompak Donasi untuk Korban Banjir

Rabu, 3 Desember 2025 - 17:03 WIB

Dugaan Pungli & Manipulasi Data, Kadus Dusun 8 Akhirnya Dinonaktifkan

Berita Terbaru

Inspiratif

Mentor Muda Mengajar, Mahasiswa ULB Tebar Harapan di Mentawai

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:03 WIB

Berita

Wabup Langkat Hadiri Konsultasi Publik RKPD Sumut 2027

Jumat, 30 Jan 2026 - 12:29 WIB