Lerai Cekcok di Lapo Tuak, Pria di Tapanuli Tengah Tewas Dihantam Kayu dan Batu

- Kontributor

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Tapteng – METROLANGKAT.COM

Niat baik berujung maut. Seorang pria berinisial E Manalu (36) tewas mengenaskan usai mencoba melerai cekcok di sebuah warung tuak di Dusun III, Desa Hudopa Nauli, Kecamatan Kolang, Senin malam (23/2/2026).

Malam itu, warung tuak yang biasanya riuh canda mendadak berubah menjadi arena kekerasan

Adu mulut antara pelaku berinisial DH (40) dan seorang pengunjung lain memantik ketegangan. Korban EM yang berada di lokasi berinisiatif menenangkan suasana.

Ia merangkul DH dan membawanya menjauh dari kerumunan, menuju rumah pelaku.

Namun siapa sangka, langkah damai itu justru menjadi awal petaka.

Baca Juga :  PG Kwala Madu Alasan Pipa Dicuri, Ricky Anthony: Sawah Jangan Dibiarkan Kering

Di halaman rumah, emosi disebut kembali memuncak. Kontak fisik tak terhindarkan. Dalam hitungan menit, situasi berubah brutal.

DH diduga mengambil kayu sepanjang sekitar 80 sentimeter dan batu sungai yang ada di sekitar lokasi, lalu menghantamkannya ke tubuh korban.

Pukulan keras di bagian kepala dan wajah membuat EM tersungkur. Nyawanya tak tertolong.

Kapolsek Kolang, AKP I.E. Simatupang, membenarkan peristiwa tersebut. Tim Inafis telah melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti berupa kayu, batu sungai, serta pakaian korban.

Baca Juga :  Dugaan Pungli & Manipulasi Data, Kadus Dusun 8 Akhirnya Dinonaktifkan

Ironisnya, setelah kejadian, DH yang juga mengalami luka di pipi kanan justru mendatangi rumah Kepala Dusun dan menyerahkan diri.

Dari sana, ia dibawa ke Polsek Kolang dan kini ditangani Satreskrim Polres Tapanuli Tengah.

Jenazah korban telah dibawa ke RSUD Pandan untuk autopsi atas permintaan keluarga, guna memperkuat proses hukum.

Kasus ini menyisakan ironi: niat melerai pertengkaran di meja tuak, berakhir dengan darah di halaman rumah. Polisi memastikan penyidikan berjalan dan pelaku akan diproses sesuai hukum yang berlaku.(Rel/kdg)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Supervisi PKK Provsu di Langkat, Endang Syah Afandin Dorong Kader Desa
Perbaikan Jalan Secanggang Dianggarkan Rp8 Miliar, Ditargetkan Tuntas 2026
Safari Ramadan di Pematang Jaya, Bupati Langkat Salurkan Bantuan Rp40 Juta untuk Dua Masjid
IPMAPI Sumut Desak Pemkab Langkat Evaluasi ASN Terkait Dugaan Transaksi Tanah Negara 60 Rante
Zakiyuddin: Bantuan Mesin Pertanian, Investasi Ketahanan Pangan
Silaturahmi di Rumah Ibadah, Camat Gebang Ajak Warga Bersatu Majukan Daerah
Banjir Surut, Warga Desa Harapan Makmur Masih Mengungsi karena Rumah Hancur
DPC GMNI Dairi Salurkan Sembako untuk Korban Banjir dan Longsor di Tapteng
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 19:33 WIB

Supervisi PKK Provsu di Langkat, Endang Syah Afandin Dorong Kader Desa

Minggu, 8 Maret 2026 - 11:43 WIB

Perbaikan Jalan Secanggang Dianggarkan Rp8 Miliar, Ditargetkan Tuntas 2026

Jumat, 27 Februari 2026 - 21:48 WIB

Safari Ramadan di Pematang Jaya, Bupati Langkat Salurkan Bantuan Rp40 Juta untuk Dua Masjid

Jumat, 27 Februari 2026 - 21:27 WIB

IPMAPI Sumut Desak Pemkab Langkat Evaluasi ASN Terkait Dugaan Transaksi Tanah Negara 60 Rante

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:36 WIB

Lerai Cekcok di Lapo Tuak, Pria di Tapanuli Tengah Tewas Dihantam Kayu dan Batu

Berita Terbaru