Langkat – metrolangkat.com
Suasana Rapat Koordinasi Pemerintahan (RakorPem) Kecamatan Pematang Jaya berlangsung penuh semangat dan dialog aktif, Senin (11/5/2026), di Aula Kantor Camat Pematang Jaya.
Selain membahas program pemerintahan dan pembangunan desa, forum tersebut juga menyoroti pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Rakor dipimpin langsung Camat Pematang Jaya, Hairul Amin Ritonga, yang meminta seluruh kepala desa dan koordinator dinas lebih serius menyelesaikan program kerja pemerintah daerah, termasuk percepatan realisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
“Seluruh kepala desa harus lebih proaktif menyampaikan persoalan yang ada di desa masing-masing agar dapat segera dicari solusi bersama,” tegas Hairul.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolsek Pangkalan Susu, Dedy Y.P. Ginting, bersama jajaran kanit.
Kehadiran Kapolsek mendapat perhatian peserta rakor karena turut membahas upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah Pematang Jaya.
Dalam arahannya, AKP Dedy mengajak seluruh kepala desa dan masyarakat untuk memperkuat koordinasi dengan pihak kepolisian dalam menyelesaikan persoalan sosial di tengah masyarakat.
“Jarak Pematang Jaya ke Polsek memang cukup jauh. Karena itu saya berharap setiap persoalan yang muncul bisa cepat dikoordinasikan.
Tidak semua masalah harus dibawa ke proses hukum, jika masih bisa diselesaikan di tingkat dusun atau desa dengan melibatkan Bhabinkamtibmas, tentu itu lebih baik,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan masyarakat demi terciptanya situasi aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Pematang Jaya.
Menariknya, dalam Rakor tersebut muncul aspirasi masyarakat melalui para kepala desa yang ingin menggelar silaturahmi bersama Kapolres Langkat, David Triyo Prasojo.
Rencana kegiatan itu dijadwalkan berlangsung pada 20 Mei 2026 di Pelabuhan Desa Serang Jaya Hilir dan diharapkan menjadi momentum mempererat hubungan antara masyarakat dengan jajaran kepolisian.
RakorPem turut dihadiri perwakilan Danpos Koramil, para kepala desa, kepala sekolah, UPT, pendamping desa, koordinator dinas, hingga para ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) se-Kecamatan Pematang Jaya.(ansa)


















