Warga Kelaparan Usai Banjir, Ricky Anthony Desak Pemerintah Gelontorkan Bahan Pangan Tanpa Menunggu”

- Kontributor

Kamis, 4 Desember 2025 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumatera Utara – METROLANGKAT.COM

Paska banjir besar yang melumpuhkan sebagian wilayah Kabupaten Langkat, denyut kehidupan masyarakat belum sepenuhnya pulih.

Di sejumlah desa pedalaman, warga mengaku masih kesulitan mendapatkan bahan pangan.

Suplai logistik dikabarkan belum menyentuh seluruh titik terdampak. Kondisi ini pun memantik keprihatinan Pimpinan DPRD Sumut, Ricky Anthony.

Ricky menilai krisis logistik yang dialami warga tak boleh dibiarkan berlangsung lama.

Menurutnya, fakta banyak keluarga yang kelaparan di desa-desa terisolir menunjukkan lemahnya koordinasi pemerintah dalam fase tanggap darurat.

“Akses terputus, sinyal seluler mati, listrik padam. Kelaparan melanda di mana-mana. Bayi, anak-anak, dan lansia sangat kita khawatirkan keselamatannya. Ini harus segera kita tangani,” ujar RA, sapaan akrabnya.

Baca Juga :  Tiopan Tarigan Tuntut Keadilan Atas Dugaan Malapraktik di RSUD Djoelham Binjai

Politisi muda dari Partai NasDem itu menegaskan bahwa pemerintah pusat dan daerah harus mengambil langkah cepat dan sistematis.

Bantuan pangan, kata RA, perlu digelontorkan secara masif ke titik-titik terdampak tanpa prosedur berbelit.

Tak hanya menggandalkan relawan, RA menegaskan bahwa negara memiliki tanggung jawab terbesar dalam menjamin keselamatan warganya.

“Bantuan pribadi atau komunitas pasti ada batasnya. Tidak mungkin menjangkau seluruh desa, apalagi yang terisolir.

Maka anggaran negara harus digelontorkan untuk rakyat, karena itu uang mereka. Mereka sedang sangat membutuhkan saat ini,” tegas RA.

Di sejumlah wilayah Langkat, debit air mulai surut. Beberapa titik di Hinai, Tanjung Pura, Gebang, Babalan, Sei Lepan, Brandan Barat, Secanggang, Stabat

Baca Juga :  PLN Kerahkan Tim Darurat 24 Jam, Pemulihan Listrik Aceh Dikebut Lewati Lumpur dan Banjir

Pangkalan Susu, Binjai hingga Besitang sudah mulai dapat diakses. Namun, kondisi warga belum otomatis membaik.

Di Kelurahan Alur Dua, Kecamatan Sei Lepan, misalnya, warga mengalami krisis air bersih dan bahan pangan. Mereka bertahan dengan saling berbagi makanan untuk menyambung hidup.

“Sudah enam hari banjir. Baru hari ini bantuan pemerintah masuk. Kemarin hanya dari relawan-relawan. Karena semua area terkurung air,” ujar salah seorang warga yang mengungsi di Masjid At Taqwa.

Seiring surutnya air, Ricky berharap pemerintah hadir lebih masif melalui dapur umum, distribusi kemasan pangan, dan pemulihan kebutuhan dasar.

“Situasi ini soal nyawa, bukan rutinitas laporan. Jangan menunggu, jangan lambat. Turunkan semua yang diperlukan,” pungkasnya.(Wis)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BAPERA Ingatkan Pemkab Langkat Segera Realisasikan Pembangunan Infrastruktur
Bang Doli, Perjuangkan Pemulangan Ardiansyah Warga Binjai dari Penjara Phnom Penh
47 Hari di Penjara Kamboja, Tangis Ibu di Binjai Menanti Kepulangan Anaknya
Oknum Dokter ASN Langkat Terseret Dugaan Zina, Bupati Diminta Pecat Jika Terbukti
Teror Berkedok Pengamanan? Jejak Dugaan Kekerasan Oknum BKO di Tambunan
Pertamina EP Rantau Salurkan Air Bersih dan Sembako ke Puluhan Desa Terdampak Banjir
Kebun Pendidikan Diduga Jadi Bisnis, Hak Pakai USU di Langkat Masuk Bidik Sanksi
Warga Tak Pernah Diganti Rugi, Hak Pakai USU 300 Hektare Dipersoalkan
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 07:57 WIB

BAPERA Ingatkan Pemkab Langkat Segera Realisasikan Pembangunan Infrastruktur

Minggu, 1 Maret 2026 - 19:22 WIB

Bang Doli, Perjuangkan Pemulangan Ardiansyah Warga Binjai dari Penjara Phnom Penh

Jumat, 27 Februari 2026 - 22:02 WIB

47 Hari di Penjara Kamboja, Tangis Ibu di Binjai Menanti Kepulangan Anaknya

Jumat, 27 Februari 2026 - 08:25 WIB

Oknum Dokter ASN Langkat Terseret Dugaan Zina, Bupati Diminta Pecat Jika Terbukti

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:43 WIB

Teror Berkedok Pengamanan? Jejak Dugaan Kekerasan Oknum BKO di Tambunan

Berita Terbaru