PLN Kerahkan Tim Darurat 24 Jam, Pemulihan Listrik Aceh Dikebut Lewati Lumpur dan Banjir

- Kontributor

Kamis, 4 Desember 2025 - 14:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Poto : Pembangunan tower listrik oleh PLN dikawasan Aceh yang terdampak banjir.(Ar)

ACEH – METROLANGKAT.COM

Pemulihan aliran listrik di wilayah terdampak banjir di Aceh berlangsung dalam situasi penuh tekanan.

PLN bekerja siang malam memulihkan jaringan yang terputus akibat banjir besar yang merendam pemukiman, fasilitas umum, hingga sejumlah titik transmisi.

Tidak hanya mengerahkan tim internal, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) juga menurunkan relawan teknis untuk membantu memperbaiki sistem kelistrikan.

Mereka menyatu dengan tim PLN di lapangan, menyisir jalur-jalur yang terendam lumpur dan merosot akibat arus banjir.

Baca Juga :  "Merana di Negeri Sendiri: Anak-anak Langkat Mengemis Fasilitas, Belajar di Atas Tikar Tanpa Meja dan Kursi"

Kabupaten Bireuen menjadi salah satu titik pemulihan tersulit. Di lokasi tersebut, lima tower emergency harus segera dipasang agar aliran listrik kembali hidup. Namun, proses mobilisasi peralatan bukan perkara mudah.

Jalan darat putus, alat berat terjebak lumpur, dan akses darurat menjadi pilihan terakhir.

Tidak sedikit material, termasuk komponen tower, terpaksa diterbangkan melalui jalur udara agar tiba tepat waktu.

“Waktu menjadi musuh utama. Masyarakat menunggu listrik untuk pemulihan kehidupan sehari-hari,” kata petugas di lokasi.

Pemulihan listrik menjadi kebutuhan krusial, terutama bagi ribuan warga yang masih berada di lokasi pengungsian dan rumah yang masih lembab dan tergenang

Baca Juga :  Pupuk Langka, Harapan Petani di Ujung Bandar Tertumpu pada Adli Tama

Tanpa listrik, suplai air bersih, komunikasi darurat, hingga penerangan malam hari lumpuh total.

Saat ini tim PLN terus bekerja dalam mode darurat—memasang tower sementara, menormalkan jaringan distribusi, hingga melakukan penggantian instalasi rumah yang rusak akibat air.

Pemerintah pusat memastikan dukungan penuh. PLN menyatakan seluruh teknisi akan tetap berada di lapangan hingga jaringan kembali normal dan masyarakat Aceh kembali mendapatkan listrik yang stabil.

Upaya pemulihan masih berlangsung tanpa henti—berkejaran dengan cuaca, kondisi medan, dan kebutuhan warga yang semakin mendesak.(**)

Reporter : Ari Angara SR

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BAPERA Ingatkan Pemkab Langkat Segera Realisasikan Pembangunan Infrastruktur
Bang Doli, Perjuangkan Pemulangan Ardiansyah Warga Binjai dari Penjara Phnom Penh
47 Hari di Penjara Kamboja, Tangis Ibu di Binjai Menanti Kepulangan Anaknya
Oknum Dokter ASN Langkat Terseret Dugaan Zina, Bupati Diminta Pecat Jika Terbukti
Teror Berkedok Pengamanan? Jejak Dugaan Kekerasan Oknum BKO di Tambunan
Pertamina EP Rantau Salurkan Air Bersih dan Sembako ke Puluhan Desa Terdampak Banjir
Kebun Pendidikan Diduga Jadi Bisnis, Hak Pakai USU di Langkat Masuk Bidik Sanksi
Warga Tak Pernah Diganti Rugi, Hak Pakai USU 300 Hektare Dipersoalkan
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 07:57 WIB

BAPERA Ingatkan Pemkab Langkat Segera Realisasikan Pembangunan Infrastruktur

Minggu, 1 Maret 2026 - 19:22 WIB

Bang Doli, Perjuangkan Pemulangan Ardiansyah Warga Binjai dari Penjara Phnom Penh

Jumat, 27 Februari 2026 - 22:02 WIB

47 Hari di Penjara Kamboja, Tangis Ibu di Binjai Menanti Kepulangan Anaknya

Jumat, 27 Februari 2026 - 08:25 WIB

Oknum Dokter ASN Langkat Terseret Dugaan Zina, Bupati Diminta Pecat Jika Terbukti

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:43 WIB

Teror Berkedok Pengamanan? Jejak Dugaan Kekerasan Oknum BKO di Tambunan

Berita Terbaru