Baru Seumur Jagung, Tugu Adipura Langkat Dah Kupak Kapik, Biayanya Rp.698, Juta

- Kontributor

Kamis, 22 Agustus 2024 - 20:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TUgu Adipura yang berada tepat ditengah persimpangan Kantor Bupati Langkat yang baru dibangun setahun lalu terlihat mulai kupak kapik. (Kusmulia)

i

TUgu Adipura yang berada tepat ditengah persimpangan Kantor Bupati Langkat yang baru dibangun setahun lalu terlihat mulai kupak kapik. (Kusmulia)

Langkat – METROLANGKAT.COM

Baru sekitar setahun di bangun, Tugu (monumen) Adipura yang berada di Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, kini sudah mulai hancur. Pantauan awak media, rusaknya Tugu Adipura terlihat jelas pada bagian pinggirannya. Tampak cor-coran dari semen, sudah mulai hancur lebur.

Padahal Tugu tersebut dibangun dengan menelan biaya yang fantastis, yaitu Rp 698.412.000, dan dananya diambil dari APBD Kabupaten Langkat tahun anggaran 2023. Adapun pemenang dalam tender proyek tersebut yaitu CV Singgah Mata Simalem yang beralamat di Dusun V Kampung Nangka, Desa Ara Condong, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat.

Baca Juga :  Adli Tama Sembiring Janji Sejahterakan Nelayan dan Permudah Akses Kesehatan di Langkat

Pembangun Tugu itu pun menimbulkan sejumlah pertanyaan. Selain baru setahun di bangun namun sudah mengalami kerusakan, nilai atau uang yang di gelontorkan untuk membangunnya pun cukup fantastis.

“Dari awal pagu yang tertera, dana membangun tugu ini lumayan besar. Bayangkan, hampir Rp 700 juta. Saya menilai itu sudah sebanding dengan membangun satu unit rumah mewah lengkap dengan kolam renangnya,” ujar Ari, warga Kecamatan Stabat, Kamis (22/8).

Ia juga menduga pembangunan Tugu Adipura berbau mark-up dan sarat dengan korupsi. “Saya rasa tidak wajar kalau hanya membangun tugu seperti itu aja hampir Rp 1 miliar,” tegasnya.

Baca Juga :  Langkat Bentuk Tim Optimalisasi Pelayanan Korban Kekerasan Perempuan dan Anak

Pemuda yang baru menyelesaikan gelar sarjana ini pun meminta kepada Aparat Penegak Hukum (APH) untuk memeriksa atau menyelidiki pembangun Tugu Adipura yang dimaksud. Sementara itu, satuan kerja Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Langkat, angkat bicara soal rusaknya Tugu Adipura.

Kepala Dinas (Kadis) DLH Langkat, Armain mengatakan jika Tugu Adipura hancur dikarenakan pada pinggirannya diserempet truk beberapa waktu yang lalu. “Izin, hancurnya karena pinggirannya di serempet mobil atau truk yang melintas. Kami sedang upayakan menyampaikan kepada penyedia untuk diperbaiki,” ujar Harmain. (Kus/yg)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PAD Tambang Naik, Pemprov Sumut Akui Tambang Ilegal Masih Marak
Pemko Binjai Tegas Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Bandung, Pembongkaran Dimulai 7 April
Rico Waas Pimpin Apel Perdana, ASN Medan Diminta Langsung “Tancap Gas” Layani Warga
Wisata Bukit Lawang Dipantau Ketat, Libur Lebaran Tetap Aman
Catat! Sekolah Masuk Kembali 30 Maret 2026 Usai Libur Lebaran
Hari ke-9 Ops Ketupat Toba, Lalu Lintas Langkat Lancar dan Terkendali
“Belanja Bareng Wali Kota, 400 Anak Yatim Rasakan Bahagia Lebaran”
Ratusan Pelayat Iringi Kepergian J. Payo Sitepu, Tokoh Pemuda Binjai yang Dikenal Dermawan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:36 WIB

PAD Tambang Naik, Pemprov Sumut Akui Tambang Ilegal Masih Marak

Senin, 30 Maret 2026 - 16:45 WIB

Pemko Binjai Tegas Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Bandung, Pembongkaran Dimulai 7 April

Rabu, 25 Maret 2026 - 16:40 WIB

Rico Waas Pimpin Apel Perdana, ASN Medan Diminta Langsung “Tancap Gas” Layani Warga

Selasa, 24 Maret 2026 - 21:49 WIB

Wisata Bukit Lawang Dipantau Ketat, Libur Lebaran Tetap Aman

Senin, 23 Maret 2026 - 16:58 WIB

Catat! Sekolah Masuk Kembali 30 Maret 2026 Usai Libur Lebaran

Berita Terbaru