Buntut Banjir Sumut, Stok BBM di Binjai Krit is: SPBU Tutup, Warga Mengantre Berjam-Jam

- Jurnalis

Sabtu, 29 November 2025 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Binjai – metrolangkat.com

Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) mulai melanda Kota Binjai pasca banjir besar yang mengguyur sejumlah wilayah Sumatera Utara pada Kamis, 27 November 2025 lalu.

Sudah tiga hari berturut-turut, beberapa SPBU di Binjai tidak dapat beroperasi akibat stok BBM yang menipis bahkan habis total.

Pantauan metrolangkat.com, Sabtu (29/11), sejumlah SPBU tampak tutup meski para petugas berada di lokasi.

Papan informasi tidak terpasang, namun warga yang datang langsung diarahkan pulang karena tidak ada satu pun jenis BBM yang tersedia.

“Minyak habis pak,” ujar salah seorang petugas SPBU Suka Ramai, Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Binjai Barat.

Kondisi ini ikut membuat para pengecer BBM di pinggir jalan kehabisan stok. Botol-botol yang biasanya berjajar kini kosong, membuat warga kesulitan mendapatkan pasokan untuk kebutuhan harian.

Baca Juga :  Warga Aceh Timur Meninggal di Lapangan Merdeka Binjai, Diduga Penyakit Jantung Kambuh

Dwi, seorang pengendara sepeda motor, mengaku harus berkeliling ke beberapa SPBU namun tak berhasil menemukan BBM jenis Pertalite.

“Susah kali bang… minyak dimana-mana sulit. Kalaupun ada, antriannya panjang kali. Belum tentu kebagian,” keluhnya.

Ia khawatir situasi ini memperparah kondisi ekonomi warga.

“Kalau begini terus, harga sembako bisa naik. Aktivitas orang pun jadi terganggu,” tambahnya.

Salah seorang petugas SPBU, Nurul, membenarkan bahwa stok BBM terbatas sejak banjir besar.

“Sudah tiga hari kosong. Mungkin karena cuaca buruk, jadi pengirimannya terhambat,” ujarnya.

Hingga hari ini, hanya SPBU Tanah Tinggi dan SPBU Bandar Senembah yang masih beroperasi.

Baca Juga :  Banjir Surut, Warga Desa Harapan Makmur Masih Mengungsi karena Rumah Hancur

Namun antrean kendaraan mengular hingga ratusan meter, membuat arus lalu lintas di sekitarnya macet parah.

Ivan, seorang sopir truk, mengaku sudah mengantre empat jam demi mendapatkan solar.

“Sejak banjir kemarin, begini terus. Semoga cepat normal lah, biar bisa cari rezeki,” harapnya.

Seperti diketahui, banjir besar yang menimpa beberapa wilayah di Sumut, termasuk Binjai, merendam ribuan rumah dan merusak infrastruktur.

Tingginya intensitas hujan serta meluapnya sungai menyebabkan distribusi logistik terganggu—termasuk distribusi BBM ke SPBU di Kota Binjai.

Kondisi kelangkaan BBM ini diprediksi akan terus berlanjut hingga distribusi normal kembali dan cuaca membaik. (Puta)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seleksi KI Sumut 2026–2030 Berlanjut, Timsel Pastikan Proses Objektif dan Transparan
Pungli di Jalur Sidebuk Debuk Diklaim Hilang, Bobby Diapresiasi
748 Aspirasi Rakyat Jadi Prioritas Pembangunan Langkat 2026
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Binjai Donorkan 126 Kantong Darah untuk PMI
Pemkab Langkat Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Libatkan 948 Petugas
PH Aipda Sandran Pertanyakan Tujuh Tersangka yang Tak Ditahan
Korwil SPPG Binjai: Dana Sudah Dikucurkan, Enam Dapur MBG Masih Menunggu Proses Pencairan
Malam yang Sibuk di Jalinsum: Pohon Tumbang, Kemacetan Mengular, Arus Kembali Lancar
Berita ini 104 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:08 WIB

Seleksi KI Sumut 2026–2030 Berlanjut, Timsel Pastikan Proses Objektif dan Transparan

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:54 WIB

Pungli di Jalur Sidebuk Debuk Diklaim Hilang, Bobby Diapresiasi

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:20 WIB

748 Aspirasi Rakyat Jadi Prioritas Pembangunan Langkat 2026

Senin, 15 Juni 2026 - 13:35 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Binjai Donorkan 126 Kantong Darah untuk PMI

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:31 WIB

Pemkab Langkat Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Libatkan 948 Petugas

Berita Terbaru