Pemkab Langkat Salurkan Bantuan Besar-Besaran ke 16 Kecamatan: 11 Warga Meninggal dan Ribuan Mengungsi

- Jurnalis

Minggu, 7 Desember 2025 - 08:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langkat – METROLANGKAT.COM


Pemerintah Kabupaten Langkat di bawah kepemimpinan Bupati H. Syah Afandin, SH terus mempercepat distribusi bantuan logistik ke wilayah banjir yang hingga kini masih dalam status tanggap darurat.

Melalui Dinas Sosial bersama Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) multi sektor, pendistribusian bantuan dilakukan langsung ke seluruh kecamatan terdampak sebagai respon cepat atas situasi bencana yang semakin meluas.

Per 4 Desember 2025 pukul 08.00 WIB, laporan TRC-PB mencatat sedikitnya 11 korban jiwa, 43.451 KK terdampak, dan 11.350 jiwa terpaksa mengungsi.

Pemkab menegaskan bahwa kebutuhan dasar pengungsi—terutama makanan, air bersih dan logistik—menjadi fokus utama penanganan.

Sebanyak 16 kecamatan prioritas telah menerima bantuan yang disesuaikan dengan tingkat dampak banjir di masing-masing wilayah. Total bantuan yang telah disalurkan antara lain:

  • Beras: 115.964 kg

  • Minyak goreng: 2.742 bungkus

  • Telur: 5.251 papan

  • Air mineral: 1.244 kotak

  • Mie instan: 2.490 kotak

Baca Juga :  Ricky Anthony :  Pemerintah Harus Bantu Warga Kehilangan Rumah Akibat Bencana

Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH menegaskan bahwa kecepatan penyaluran bantuan menjadi kewajiban pemerintah dalam situasi krisis seperti saat ini.

“Saya instruksikan agar bantuan harus tiba cepat dan tepat sasaran. Tidak boleh ada satu pun warga terdampak yang terlewat. Semua unsur pemerintah harus turun langsung mengawal pendistribusian,” tegas Afandin.

Menurutnya, setiap laporan dari posko maupun kelompok masyarakat akan segera ditindaklanjuti oleh dinas teknis terkait.

Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat, Amril selaku Ketua TRC-PB mengungkapkan bahwa tim gabungan di lapangan bekerja tanpa henti selama 24 jam, memastikan seluruh jalur distribusi aman dan dapat diakses.

“TRC-PB bersama TNI, Polri dan relawan terus bergerak. Data kondisi banjir diperbarui setiap hari agar distribusi tetap akurat. Fokus kami adalah memastikan tidak ada wilayah yang tertinggal,” ujar Amril.

Baca Juga :  MPC PP Langkat Hadir untuk Warga Besitang, Salurkan Bantuan Kemanusiaan

Pemerintah Kabupaten Langkat juga telah mengaktifkan layanan darurat dan pusat koordinasi, meliputi:

  • Posko Induk Logistik Dinas Sosial – Jl. Imam Bonjol No. 67, Kwala Bingai

  • Posko Terpadu Kecamatan Stabat

  • Call Center 112 (aktif 24 jam)

Selain logistik, dapur umum ditempatkan di berbagai titik pengungsian, ditambah dengan penempatan petugas medis untuk mempercepat penanganan warga yang sakit.

Pemkab Langkat menyatakan akan terus memantau kondisi banjir di semua kecamatan hingga status tanggap darurat dicabut dan situasi kembali normal. Langkah-langkah lanjutan termasuk pemulihan fasilitas umum, penilaian kerusakan rumah warga, serta penyediaan layanan pemulihan psikologis bagi korban bencana akan menjadi prioritas selanjutnya.(Wois)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Medan Kucurkan Rp50 Miliar ke Aceh Tamiang, Rico Waas: Solidaritas Tak Boleh Sekadar Wacana
Pascabanjir Besitang: YAICI–Aisyiyah Turun, Bongkar Ancaman Gizi dan Edukasi Ibu di Wilayah Terdampak
Bobby Lepas Kloter 2 Haji Langkat, Tekankan Solidaritas Jemaah di Tanah Suci
Fresh Graduate ke Dunia Kerja: Program Rabu Walk In Interview Buktikan Hasil Nyata di Medan
Ditertibkan, PKL Binjai Minta Tetap Jualan di Lokasi Lama, DPRD Soroti Kebijakan Pemko
Tiga Kali Diterjang Banjir, Bobby Warning: Proyek Tukka Tak Boleh Lambat!
Ganti Rugi Dibayar, Eksekusi Mandek: Satu Rumah Jadi Sorotan
Ricky Anthony Tebar Kebahagiaan, 250 Penarik Becak di Stabat Terima Bingkisan Lebaran
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:37 WIB

Medan Kucurkan Rp50 Miliar ke Aceh Tamiang, Rico Waas: Solidaritas Tak Boleh Sekadar Wacana

Jumat, 24 April 2026 - 16:19 WIB

Pascabanjir Besitang: YAICI–Aisyiyah Turun, Bongkar Ancaman Gizi dan Edukasi Ibu di Wilayah Terdampak

Kamis, 23 April 2026 - 10:01 WIB

Bobby Lepas Kloter 2 Haji Langkat, Tekankan Solidaritas Jemaah di Tanah Suci

Rabu, 15 April 2026 - 22:11 WIB

Fresh Graduate ke Dunia Kerja: Program Rabu Walk In Interview Buktikan Hasil Nyata di Medan

Selasa, 14 April 2026 - 15:18 WIB

Ditertibkan, PKL Binjai Minta Tetap Jualan di Lokasi Lama, DPRD Soroti Kebijakan Pemko

Berita Terbaru

Budaya

Rico Waas: Budaya Jangan Kalah oleh Teknologi

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:27 WIB