Warga Aceh Tenggah Mengamuk di Kantor Bupati: Protes Penanganan Bencana Lamban

- Kontributor

Rabu, 3 Desember 2025 - 15:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto : Warga tampak mendatangai Kantor Bupati Aceh Tenggah dan sempat melampiaskan emosinya karena merasa bantuan lamban datang.(Ist)

Aceh Tengah – METROLANGKAT.COM

Ratusan warga Aceh Tengah memadati Kantor Bupati pada Rabu siang (3/12) untuk meluapkan kekecewaan mereka terhadap lambannya respons pemerintah dalam menangani bencana longsor dan banjir yang menghantam sejumlah desa sejak beberapa hari terakhir.

Dari pantauan , massa berdesakan di depan gerbang utama sambil membawa dokumen, foto, serta rekaman video kerusakan yang terjadi di wilayah mereka.

Baca Juga :  Massa Desak Kapolres Binjai Tangkap Owner Judi Tembak Ikan, Kapolsek Barat Diminta Dicopot

Suasana makin tegang ketika aparat kepolisian mulai memasang barikade guna menahan dorongan massa yang menuntut penjelasan langsung dari Bupati Aceh Tengah.

Warga menilai pemerintah daerah terlalu lambat dalam memberikan bantuan darurat, terutama bagi keluarga yang rumahnya tertimbun longsor serta warga yang masih terisolasi akibat banjir.

Mereka juga mempertanyakan kejelasan pendistribusian logistik, evakuasi warga, hingga pengerahan alat berat ke titik-titik kritis.

Baca Juga :  Rasa Syukur Ponimah: "Mimpi Punya Rumah Layak Huni, Kini Jadi Kenyataan Berkat Adli Tama

“Ada desa yang sudah tiga hari terputus, tapi belum ada kejelasan kapan alat berat turun,” ungkap salah satu warga kepada Telisik.co.id di tengah kerumunan.

Hingga Rabu sore, massa masih bertahan di halaman kantor bupati, menunggu kepala daerah keluar dan memberikan pernyataan resmi mengenai langkah-langkah penanganan bencana.

Namun hingga berita ini diturunkan, pemerintah daerah belum memberikan keterangan apa pun.(**)

Laporan: Ari Anggara Sr

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BAPERA Ingatkan Pemkab Langkat Segera Realisasikan Pembangunan Infrastruktur
Bang Doli, Perjuangkan Pemulangan Ardiansyah Warga Binjai dari Penjara Phnom Penh
47 Hari di Penjara Kamboja, Tangis Ibu di Binjai Menanti Kepulangan Anaknya
Oknum Dokter ASN Langkat Terseret Dugaan Zina, Bupati Diminta Pecat Jika Terbukti
Teror Berkedok Pengamanan? Jejak Dugaan Kekerasan Oknum BKO di Tambunan
Pertamina EP Rantau Salurkan Air Bersih dan Sembako ke Puluhan Desa Terdampak Banjir
Kebun Pendidikan Diduga Jadi Bisnis, Hak Pakai USU di Langkat Masuk Bidik Sanksi
Warga Tak Pernah Diganti Rugi, Hak Pakai USU 300 Hektare Dipersoalkan
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 07:57 WIB

BAPERA Ingatkan Pemkab Langkat Segera Realisasikan Pembangunan Infrastruktur

Minggu, 1 Maret 2026 - 19:22 WIB

Bang Doli, Perjuangkan Pemulangan Ardiansyah Warga Binjai dari Penjara Phnom Penh

Jumat, 27 Februari 2026 - 22:02 WIB

47 Hari di Penjara Kamboja, Tangis Ibu di Binjai Menanti Kepulangan Anaknya

Jumat, 27 Februari 2026 - 08:25 WIB

Oknum Dokter ASN Langkat Terseret Dugaan Zina, Bupati Diminta Pecat Jika Terbukti

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:43 WIB

Teror Berkedok Pengamanan? Jejak Dugaan Kekerasan Oknum BKO di Tambunan

Berita Terbaru