Gusti : Gubernur Bobby Tepat Ganti Pejabat Lemah, Birokrasi Harus Berdasar Meritokrasi

Metro Langkat

- Jurnalis

Selasa, 21 Oktober 2025 - 05:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan – METROLANGKAT.COM

Langkah Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution mengganti sejumlah pejabat dinilai tepat dan sesuai prinsip meritokrasi.

Hal itu disampaikan oleh Muhammad Gusti, S.Sos., MAP, pengamat kebijakan publik sekaligus dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU).

Menurut Gusti, keputusan Gubernur mengganti kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dinilai tidak mampu menerjemahkan visi dan misi pimpinan daerah merupakan bentuk ketegasan sekaligus tanggung jawab moral dalam kepemimpinan.

“Langkah itu sudah benar. Pejabat yang tidak mampu menjalankan visi dan misi gubernur seharusnya tahu diri — mundur atau siap diganti. Itu bagian dari tanggung jawab jabatan,” tegas Gusti di Medan, Senin (20/10/2025).

Baca Juga :  Lagi,Isu Tak Sedap:  Sekdis Pendidikan Diduga Jarang Masuk Kantor dan Terima Gratifikasi

Ia menegaskan, pengangkatan dan pencopotan kepala OPD adalah hak prerogatif gubernur.

Karena itu, Bobby memiliki kewenangan penuh untuk memastikan posisi strategis diisi oleh sosok yang bekerja sesuai arah kebijakan pemerintah provinsi.

“Hal ini menunjukkan sikap terbuka Gubernur Bobby dalam menilai kinerja bawahannya. Tidak ada motif pribadi, semua murni berdasarkan hasil kerja dan kemampuan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gusti menilai, di tengah keterbatasan anggaran akibat menurunnya dana transfer pusat, setiap kepala OPD harus lebih kreatif, inovatif, dan solutif dalam menjalankan program kerja.

Baca Juga :  Zita Anjani & Syah Afandin Lepas Ribuan Pelari di Langkat Run Fest 2025

“Sekarang bukan waktunya bergantung pada anggaran besar. Kepala OPD harus punya cara agar program tetap berjalan efektif meski dengan sumber daya terbatas,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan para pejabat agar tidak mudah tersinggung atau mencari kambing hitam ketika gagal mencapai target kinerja.

“Kepala OPD jangan baper. Kalau tidak mampu melaksanakan visi dan misi gubernur, lebih baik mengundurkan diri. Fokus utama mereka adalah melayani masyarakat,” pungkas Gusti.(Yg)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Babak Baru !  Jokowi Dijadwal Hadiri Sidang Roy Suryo Sebagai Saksi Pelapor
10 Tahun Rusak, Jalan Rambutan Ujung Binjai Akhirnya Diaspal, Warga Minta Portal Dipasang
Polda Sumut Bongkar Tiga Kasus Narkoba, Sita 244 Kg Sabu dan Amankan 9 Tersangka
PT HK Bayar PBB-P2 Rp15,91 Miliar, Tiorita: Kontribusi untuk Langkat
Bima Arya dan Rico Waas Berbagi Strategi di YCC APEKSI 2026
Rico Waas Kobarkan Semangat Youth City Changers 2026 Bangun Kota Tangguh
Pemprov Sumut Hentikan Aktivitas Tambang Ilegal di Deliserdang dan Sergai, Pengusaha Diminta Urus Izin
Hasil Seleksi 15 Besar Calon Komisioner KI Sumut, Segera Diserahkan ke DPRD
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Babak Baru !  Jokowi Dijadwal Hadiri Sidang Roy Suryo Sebagai Saksi Pelapor

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:53 WIB

10 Tahun Rusak, Jalan Rambutan Ujung Binjai Akhirnya Diaspal, Warga Minta Portal Dipasang

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Polda Sumut Bongkar Tiga Kasus Narkoba, Sita 244 Kg Sabu dan Amankan 9 Tersangka

Senin, 14 September 2026 - 17:58 WIB

PT HK Bayar PBB-P2 Rp15,91 Miliar, Tiorita: Kontribusi untuk Langkat

Senin, 29 Juni 2026 - 18:16 WIB

Bima Arya dan Rico Waas Berbagi Strategi di YCC APEKSI 2026

Berita Terbaru