TMMD ke-123 Kodim 0203/Langkat: Sinergi TNI dan Masyarakat Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan

- Jurnalis

Sabtu, 22 Februari 2025 - 10:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LANGKAT | Metrolangkat.com

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 yang dilaksanakan oleh Kodim 0203/Langkat merupakan bukti nyata sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan serta memperkuat ketahanan wilayah.

Dansatgas TMMD 123 Kodim 0203/Langkat, Letkol Arh F.X. Ibnu Hardiyanto, SE, dalam keterangannya kepada awak media pada Jumat (21/02/2025), menegaskan bahwa TMMD bukan hanya program pembangunan fisik, tetapi juga upaya mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“TMMD ini bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga membangun kebersamaan dan semangat gotong royong. Ini adalah wujud nyata dukungan TNI dalam pembangunan nasional serta pertahanan wilayah,” ujar Dansatgas.

Baca Juga :  Peringatan Hari Kesaktian Pancasila: Pj. Bupati Faisal Hasrimy Ajak Masyarakat Wujudkan Indonesia Emas 2045

Dalam pelaksanaan TMMD ke-123 ini, prajurit TNI dari tiga matra (AD, AL, AU) bersama personel Polri, pemerintah daerah, dan instansi terkait akan turun langsung ke lapangan selama sebulan penuh, mulai 19 Februari hingga 20 Maret 2025.

Mereka akan mengerjakan berbagai proyek pembangunan, baik fisik maupun nonfisik.

 

Kegiatan ini berfokus di Desa Tanjung Putus, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Mayoritas penduduk desa ini berasal dari suku Jawa, Karo, dan Melayu dengan mata pencaharian utama di sektor pertanian, perkebunan,

serta pekerjaan serabutan. Kondisi perekonomian yang fluktuatif membuat program TMMD sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Baca Juga :  Tol Binjai-Langsa Seksi Tanjung Pura-Pangkalan Brandan Siap Beroperasi Jelang Mudik Lebaran 2025

Dansatgas menambahkan bahwa TMMD bukan hanya milik TNI, melainkan gerakan terpadu yang melibatkan kementerian, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat.

Dengan semangat gotong royong, program ini diharapkan dapat mempercepat pemerataan pembangunan di daerah terpencil serta memperkuat ketahanan nasional.

“Program ini berjalan atas dasar sinergi. Pemerintah daerah mengalokasikan dana, sementara TNI dan Polri bersama masyarakat yang bekerja langsung di lapangan.

Dengan keterlibatan warga setempat, diharapkan hasil pembangunan dapat dimanfaatkan secara optimal dan mereka merasa memiliki,” pungkasnya.(wis)

 

 

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Medan Kucurkan Rp50 Miliar ke Aceh Tamiang, Rico Waas: Solidaritas Tak Boleh Sekadar Wacana
Pascabanjir Besitang: YAICI–Aisyiyah Turun, Bongkar Ancaman Gizi dan Edukasi Ibu di Wilayah Terdampak
Bobby Lepas Kloter 2 Haji Langkat, Tekankan Solidaritas Jemaah di Tanah Suci
Fresh Graduate ke Dunia Kerja: Program Rabu Walk In Interview Buktikan Hasil Nyata di Medan
Ditertibkan, PKL Binjai Minta Tetap Jualan di Lokasi Lama, DPRD Soroti Kebijakan Pemko
Tiga Kali Diterjang Banjir, Bobby Warning: Proyek Tukka Tak Boleh Lambat!
Ganti Rugi Dibayar, Eksekusi Mandek: Satu Rumah Jadi Sorotan
Ricky Anthony Tebar Kebahagiaan, 250 Penarik Becak di Stabat Terima Bingkisan Lebaran
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:37 WIB

Medan Kucurkan Rp50 Miliar ke Aceh Tamiang, Rico Waas: Solidaritas Tak Boleh Sekadar Wacana

Jumat, 24 April 2026 - 16:19 WIB

Pascabanjir Besitang: YAICI–Aisyiyah Turun, Bongkar Ancaman Gizi dan Edukasi Ibu di Wilayah Terdampak

Kamis, 23 April 2026 - 10:01 WIB

Bobby Lepas Kloter 2 Haji Langkat, Tekankan Solidaritas Jemaah di Tanah Suci

Rabu, 15 April 2026 - 22:11 WIB

Fresh Graduate ke Dunia Kerja: Program Rabu Walk In Interview Buktikan Hasil Nyata di Medan

Selasa, 14 April 2026 - 15:18 WIB

Ditertibkan, PKL Binjai Minta Tetap Jualan di Lokasi Lama, DPRD Soroti Kebijakan Pemko

Berita Terbaru