Kabag Keuangan PDAM Tirta Sari Binjai Ditahan Jaksa Soal Dugaan Korupsi

- Jurnalis

Jumat, 17 Januari 2025 - 14:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Binjai – METROLANGKAT.COM

Kejaksaan Negeri (Kejari) Binjai kembali menahan tersangka dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana penyertaan modal pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtasari tahun anggaran 2018-2020.

Artinya, saat ini sudah ada tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Terbaru adalah seorang wanita berinisial FH yang menjabat sebagai Kepala Bagian (Kabag) Administrasi Keuangan.

“Pada Kamis (16/1) malam, tim Pidsus Kejaksaan Negeri Binjai telah melakukan penetapan tersangka baru berinisial FH dan tersangka tersebut sudah ditahan terhitung mulai dari hari ini,” ujar Kasi Intelijen Kejari Binjai, Noprianto Sihombing didampingi Kasi Pidsus, Uli Sitanggang, Jumat (17/1).

Ditegaskannya, penambahan tersangka tersebut menunjukkan komitmen dan bukti kerja tim penyidik Kejari Binjai dalam perkara itu.

“Sebagaimana press rilis kami tahun 2024 yang menyatakan akan ada penambahan tersangka, yang kemudian dilakukan pengembangan dan menerbitkan sprindik baru,” tegas Noprianto.

Baca Juga :  Mahyadi Resmi Menjabat Sebagai Ketua DPRD Binjai Periode 2024-2029

“Untuk kasus PDAM Tirtasari, sejauh ini sudah ditetapkan tersangka sebanyak 3 orang. Kami dari tim penyidik masih terus mendalami dan tidak menutup kemungkinan ada lagi tersangka baru,” sambungnya.

Ia menambahkan, FH bersama tersangka lain berinisial T, sepakat melakukan kenaikan gaji dan tunjangan seluruh pegawai di Badan Usaha Milik Daerah tersebut. Namun sayangnya, proses itu dilakukan dengan mekanisme yang tidak sesuai.

“Tersangka bersama direktur telah melakukan kenaikan gaji dan tunjangan kepada seluruh pegawai saat kondisi keuangan perusahaan mengalami kerugian. Kenaikan gaji tersebut tidak melalui mekanisme ataupun persetujuan para pihak,” beber Noprianto.

“Sesuai Pasal 69 ayat 1 Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017 menyatakan, dimana penghasilan yang untuk direksi pengurusnya harus ditetapkan oleh PDAM,” tambahnya.

Baca Juga :  Pengurus PWI Langkat Bongkar Dugaan Korupsi Rp1,5 Triliun angaran Mangrove, Buat Laporan Resmi Ke Kejagung

Kenaikan tunjangan pegawai yang tidak sesuai mekanisme itu mengakibatkan kerugian ratusan juta rupiah.

Tahun 2021, PDAM Tirta Sari merugikan negara atas kenaikan gaji itu sebesar Rp. 321.167.000 dan tahun 2022 senilai Rp. 301.532.000, sehingga ditotal sebesar Rp. 622.699.000.

Tim penyidik juga menemukan adanya pembayaran yang tidak efisien dan efektif dalam menunjang kinerja perusahaan, serta total penghitungan kerugian negara senilai Rp. 952.402.563.

“Tim penyidik juga akan menyiapkan berkas (dakwaan) untuk melimpahkan ke Pengadilan Negeri Tipikor Medan,” kata Noprianto.

Diketahui, adapun 2 tersangka lainnya adalah mantan direktur berinisial T dan rekanan CV Taufan berinisial RS. Para tersangka juga dilakukan penahanan oleh penyidik. (*)

Editor : Rhm

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menuju APEKSI 2026, Rico Waas Dorong Tiket Pesawat Lebih Ramah Kantong
Pelaku Jadi Pahlawan? Drama Pengembalian Hutan Lindung di Langkat Bikin Geleng Kepala”
Terkait Hutan Lindung,PPMSU Turun ke Jakarta, Desak IPTU MG Dicopot dan Diproses Hukum
Dalih “Tak Tahu” Hutan Lindung, Oknum Kapolsek di Langkat Terancam Pidana Berat
Jejak Sawit di Hutan Lindung Langkat: Oknum Kapolsek Diduga Terima Upeti dari “Ganti Untung” Lahan
Kapolres Langkat “Naik Darah”, Propam Diterjunkan, Kasus IPTU MG Memanas
Sssstt..Oknum Kapolsek Diduga Garap Hutan Lindung,Tanam Sawit di Pesisir Bubun
Diduga Dipetieskan, Kuasa Hukum DK Desak Kapolres Binjai Evaluasi Dumas Keterangan Palsu
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:03 WIB

Menuju APEKSI 2026, Rico Waas Dorong Tiket Pesawat Lebih Ramah Kantong

Selasa, 28 April 2026 - 10:13 WIB

Pelaku Jadi Pahlawan? Drama Pengembalian Hutan Lindung di Langkat Bikin Geleng Kepala”

Sabtu, 25 April 2026 - 17:29 WIB

Terkait Hutan Lindung,PPMSU Turun ke Jakarta, Desak IPTU MG Dicopot dan Diproses Hukum

Jumat, 24 April 2026 - 19:59 WIB

Dalih “Tak Tahu” Hutan Lindung, Oknum Kapolsek di Langkat Terancam Pidana Berat

Jumat, 24 April 2026 - 11:30 WIB

Jejak Sawit di Hutan Lindung Langkat: Oknum Kapolsek Diduga Terima Upeti dari “Ganti Untung” Lahan

Berita Terbaru