Heboh di Kampus UMY, Mahasiswa Tahan Pria Diduga Intel, Polisi Beri Penjelasan

- Jurnalis

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto : kerumunan mahasiswa UMY. (ist)

YOGYAKARTA – metrolangkat

Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria diduga anggota intelijen diamankan oleh mahasiswa di lingkungan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menjadi perbincangan luas di media sosial.

Video tersebut memperlihatkan seorang pria berkaus hitam berada di tengah kerumunan mahasiswa. Dalam rekaman yang beredar, sejumlah mahasiswa terlihat mempertanyakan identitas pria tersebut dan meminta yang bersangkutan menjelaskan tujuan keberadaannya di area kampus.

Peristiwa itu terjadi setelah mahasiswa UMY menggelar aksi penyampaian aspirasi pada Rabu (17/6/2026). Aksi yang berlangsung di kawasan kampus tersebut diikuti oleh sejumlah mahasiswa yang menyuarakan berbagai tuntutan dan kritik terhadap sejumlah kebijakan pemerintah.

Namun, situasi berubah ketika sejumlah mahasiswa mencurigai keberadaan seorang pria yang tidak mereka kenal berada di sekitar lokasi kegiatan. Pria tersebut kemudian diamankan dan dimintai keterangan oleh mahasiswa.

Dalam video yang beredar luas di berbagai platform media sosial, suasana tampak cukup tegang. Mahasiswa yang mengelilingi pria tersebut berulang kali meminta agar ia menunjukkan identitas serta menjelaskan keterlibatannya di lokasi aksi.

Video itu pun memicu berbagai spekulasi di kalangan warganet. Sebagian menduga pria tersebut merupakan anggota intelijen yang ditugaskan untuk memantau jalannya aksi mahasiswa. Namun, ada pula yang meminta publik tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum ada penjelasan resmi dari pihak berwenang.

Baca Juga :  Kopi Morning ala Kapolres Langkat: Bahas Pengamanan Nataru dan Swasembada Pangan

Menanggapi viralnya video tersebut, Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akhirnya memberikan klarifikasi.

Kepala Bidang Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan bahwa pria yang diamankan mahasiswa itu merupakan anggota kepolisian yang sedang menjalankan tugas pengamanan dan pemantauan kegiatan.

Menurut Ihsan, keberadaan anggota polisi berpakaian sipil maupun berseragam dalam sebuah aksi penyampaian pendapat merupakan bagian dari prosedur pengamanan yang dilakukan kepolisian untuk memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib.

“Anggota yang berada di lokasi baik yang berpakaian dinas maupun tertutup merupakan bagian dari pelaksanaan pelayanan untuk mengawal dan memastikan peserta aksi kembali ke kampus dalam keadaan aman dan selamat,” ujar Ihsan.

Ia menjelaskan bahwa tugas personel di lapangan tidak hanya mengawasi jalannya aksi, tetapi juga memastikan tidak terjadi gangguan keamanan yang dapat membahayakan peserta maupun masyarakat di sekitar lokasi.

Menurutnya, kehadiran petugas berpakaian sipil merupakan bagian dari pola pengamanan yang lazim diterapkan dalam berbagai kegiatan masyarakat, termasuk aksi demonstrasi mahasiswa.

Setelah dilakukan komunikasi antara mahasiswa, pihak kampus, dan kepolisian, situasi yang sempat menimbulkan kesalahpahaman tersebut akhirnya dapat diselesaikan dengan baik.

Baca Juga :  Buka Puasa 1.500 Jamaah di Masjid Al-Musabbihin, Rico Waas Minta Doa Warga

Polda DIY memastikan tidak ada tindakan yang mengarah pada pelanggaran hukum maupun tindakan represif dalam peristiwa tersebut.

“Situasi saat ini kondusif. Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak rektorat dan mahasiswa atas komunikasi dan koordinasi yang terjalin sangat baik,” kata Ihsan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak Universitas Muhammadiyah Yogyakarta yang turut membantu membangun komunikasi sehingga persoalan dapat diselesaikan secara dialogis.

Sementara itu, anggota kepolisian yang sempat diamankan mahasiswa tersebut telah kembali ke markas setelah situasi terkendali dan identitasnya diketahui.

Hingga kini aktivitas akademik di lingkungan UMY berlangsung normal. Tidak ada laporan mengenai kericuhan lanjutan maupun gangguan keamanan pasca kejadian tersebut.

Peristiwa ini kembali memunculkan diskusi mengenai keberadaan petugas berpakaian sipil dalam kegiatan aksi mahasiswa. Di satu sisi, aparat menilai kehadiran personel tersebut diperlukan untuk mendukung pengamanan dan pemantauan situasi lapangan. Namun di sisi lain, sebagian mahasiswa menilai transparansi identitas petugas penting untuk menghindari kesalahpahaman yang berpotensi memicu ketegangan.

Meski demikian, komunikasi yang terjalin antara mahasiswa, pihak kampus, dan kepolisian dalam peristiwa di UMY dinilai berhasil meredam situasi sehingga tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.(jihan/jpnn)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aksi Unjuk Rasa di Tugu Binjai, Massa Sampaikan Kritik terhadap Sejumlah Kebijakan Nasional
DPD BKPRMI Langkat Siap Bersinergi dengan Ricky Anthony Cegah Narkoba
Rico Waas: Medan Gerbang Internasional, Siap Perkuat Hubungan Diplomatik
Terdakwa Pencurian Kabur Usai Sidang di PN Binjai, Berhasil Ditangkap Kembali
PLN Kerahkan Penanganan Darurat Setelah 12 Tower Transmisi Tumbang di Sumut
Bobby Nasution: Pancasila Jadi Pegangan Hadapi Gejolak Dunia
Lapas Binjai Berikan Remisi Waisak 2026 kepada 14 Warga Binaan
Rico Waas Salurkan Dua Sapi Kurban untuk Wartawan Pemko Medan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:52 WIB

Heboh di Kampus UMY, Mahasiswa Tahan Pria Diduga Intel, Polisi Beri Penjelasan

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:57 WIB

Aksi Unjuk Rasa di Tugu Binjai, Massa Sampaikan Kritik terhadap Sejumlah Kebijakan Nasional

Senin, 15 Juni 2026 - 10:20 WIB

DPD BKPRMI Langkat Siap Bersinergi dengan Ricky Anthony Cegah Narkoba

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:45 WIB

Rico Waas: Medan Gerbang Internasional, Siap Perkuat Hubungan Diplomatik

Senin, 8 Juni 2026 - 19:43 WIB

Terdakwa Pencurian Kabur Usai Sidang di PN Binjai, Berhasil Ditangkap Kembali

Berita Terbaru

Ekonomi dan Bisnis

Kasus Korupsi MBG Meluas, Sony Sonjaya Sebut Banyak Pihak Terlibat

Kamis, 18 Jun 2026 - 13:06 WIB

Internasional

Hubungan Memanas? Trump Sebut Netanyahu Harus Lebih Bertanggung Jawab

Kamis, 18 Jun 2026 - 11:10 WIB