Binjai – metrolangkat.com
Semangat kebersamaan dan pengabdian kepada masyarakat mewarnai Tasyakuran Milad ke-24 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Binjai yang digelar di Aula Al Fatih, Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Binjai Timur, Minggu (17/5).
Kegiatan tersebut menjadi momentum refleksi perjalanan panjang PKS sebagai partai kader sekaligus memperkuat komitmen pelayanan kepada masyarakat.
Mengusung tema “Bersama Rakyat Menguatkan Ketahanan Indonesia (Ekonomi, Pangan, Energi)”, peringatan Milad Berdaya ke-24 itu dihadiri kader, simpatisan, serta jajaran pengurus PKS Kota Binjai.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua MPD PKS Kota Binjai Muhty Ardiansyah, Sekretaris MPD PKS Kota Binjai sekaligus Ketua Fraksi PKS DPRD Binjai Fitriyani, Pjs Ketua DPD PKS Kota Binjai Sandi Swasta Agung, Bendahara DPD,
Ketua BKAP Hariadi, Ketua DED H. Marasonang Lubis, Wakil Ketua DPRD Kota Binjai dari Fraksi PKS Hairil Anwar, beserta pengurus bidang, pengurus cabang, dan kader pelopor PKS Kota Binjai.
Pjs Ketua DPD PKS Kota Binjai, Sandi Swasta Agung, menyebut usia 24 tahun menjadi perjalanan panjang yang sarat pengabdian, perjuangan, dan pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, momentum Milad ini menjadi pengingat bahwa PKS harus terus hadir memberikan solusi di tengah masyarakat.
“Usia 24 tahun bukan perjalanan yang singkat. Ini adalah bentuk pengabdian dan perjuangan panjang dalam melayani rakyat.
Dengan semangat ‘PKS Berdaya’, kami ingin terus hadir memberdayakan masyarakat, menguatkan keluarga, membela kepentingan rakyat, sekaligus menjadi bagian dari solusi bagi bangsa,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh kader untuk menjaga soliditas organisasi, memperkuat semangat kebersamaan, serta meningkatkan kontribusi nyata di tengah masyarakat.
“Momentum Milad ini harus menjadi penguat tekad untuk terus bekerja dengan ikhlas, melayani dengan tulus, dan mengabdi tanpa batas,” tambahnya.
Tak hanya diisi tasyakuran dan doa bersama, peringatan Milad ke-24 PKS Kota Binjai juga diramaikan dengan pemotongan tumpeng serta lomba ketahanan pangan bertajuk “One UPA One Product”, sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan kemandirian pangan di tengah masyarakat.(putra)


















