Foto : pelajar yang menjadi korban begal di Binjai mendapatkan perawatan medis.(ist)
Binjai – metrolangkat.com
Aksi begal sadis kembali terjadi di wilayah Binjai. Kali ini, seorang pelajar bernama Yudha menjadi korban pembegalan oleh tiga pelaku bersenjata tajam di Jalan Sawo 3, Kelurahan Bandar Senembah, Kecamatan Binjai Barat, Senin (11/5) pagi sekitar pukul 08.00 WIB.
Peristiwa itu terjadi saat korban hendak pergi ke sekolah. Lokasi kejadian yang berada tidak jauh dari kawasan Titi Baru Berngam terlihat sepi dan dikelilingi perkebunan sawit.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, para pelaku datang menggunakan satu unit sepeda motor jenis Honda Vario dan langsung menghadang korban. Pelaku kemudian mengancam korban dengan senjata tajam.
Saat korban berusaha mempertahankan sepeda motornya, para pelaku membacok korban secara brutal hingga menyebabkan tangan korban nyaris putus.
Usai melukai korban, ketiga pelaku langsung membawa kabur sepeda motor milik korban dan melarikan diri dari lokasi kejadian.
Korban yang mengalami luka serius segera mendapat pertolongan warga dan dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan intensif.
Diketahui, korban merupakan warga Namu Ukur, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat.
“Kejadiannya sangat cepat. Kami tidak melihat jelas pelakunya, tapi kabarnya ada tiga orang,” ujar salah seorang warga di sekitar lokasi.
Sementara itu, Kapolres Binjai, Mirzal Maulana, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan tidak menggiring opini bahwa Kota Binjai tidak aman hanya karena satu kejadian kriminal.
“Jangan di-framing dari satu kejadian seolah-olah Binjai tidak aman.
Secara preventif, Polres Binjai dan polsek jajaran telah melaksanakan patroli pada jam-jam rawan dan cukup efektif mencegah kejahatan jalanan,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati saat berkendara maupun memarkirkan kendaraan.
“Kami menghimbau masyarakat agar hati-hati di jalan dan berkendara sesuai ketentuan.
Bila parkir sepeda motor, pastikan di tempat aman dan diawasi, bukan di teras atau halaman rumah,” tegasnya.
Sebagai Kapolres Binjai, AKBP Mirzal Maulana turut mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan pribadi.
“Jadilah polisi bagi diri sendiri, artinya selalu waspada di manapun dan kapanpun berada,” tutupnya.(kus/red)


















