Nusron Wahid : “Mafia Tanah Tak Akan Punah,Sampai Kiamat Kurang Dua Hari”

- Kontributor

Minggu, 16 November 2025 - 05:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar – METROLANGKAT.COM

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, melontarkan pernyataan tegas terkait keberadaan mafia tanah yang dinilainya masih mengakar kuat di Indonesia.

Menurutnya, praktik kejahatan pertanahan merupakan kejahatan laten yang selalu mencari celah untuk hidup.

Hal itu disampaikan Nusron saat menghadiri agenda di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Kamis (13/11/2025).

Dengan nada tegas, ia menegaskan bahwa selama masih ada pihak yang haus keuntungan, praktik mafia tanah tak akan benar-benar hilang.

“Mafia tanah itu sampai kiamat kurang dua hari pun masih akan ada. Namanya kejahatan, orang bertindak jahat itu pasti ada,” ujar Nusron.

Baca Juga :  3 Orang Tersangka Baru Judi Slot8278 Terancam Penjara 20 Tahun

Ia menyebut, salah satu alasan sindikat tanah sulit diberantas ialah karena selalu ada oknum yang memanfaatkan kerumitan birokrasi maupun kelengahan sistem hukum.

Karena itu, Nusron menekankan pentingnya integritas pegawai BPN agar tidak mudah terseret dalam praktik kecurangan.

“Caranya adalah orang BPN harus kuat, tidak tergoda, dan tegas dalam menegakkan aturan,” tambahnya.

Pernyataan Nusron muncul di tengah meningkatnya sorotan publik atas maraknya sengketa lahan di berbagai daerah.

Baca Juga :  "Pemkab Langkat dan Permainan Kotor Honorer: Dari Pungli ke Outsourcing"

Serangkaian kasus itu dinilai memperlihatkan bahwa jejaring mafia tanah masih memiliki ruang gerak, meski pemerintah telah menggelar berbagai operasi pemberantasan.

Kementerian ATR/BPN menegaskan komitmennya memperkuat pengawasan internal, mendorong digitalisasi layanan pertanahan, serta mempererat koordinasi dengan aparat penegak hukum.

Langkah ini diharapkan mampu mempersempit ruang gerak sindikat pertanahan.

Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk aktif melapor apabila menemukan indikasi penyerobotan lahan, rekayasa dokumen, atau tindakan mencurigakan terkait administrasi pertanahan.

Reporter: Ari Anggara Sr

 

 

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Prabowo Kembali Tinjau Banjir dan Longsor di Sumut dan Aceh
Rob Menghantam Ancol hingga Bekasi: Warga Panik Selamatkan Barang
Warga Berebut Sembako di Tengah Banjir: Bantuan Dilempar dari Atas Truk, Martabat Rakyat Ikut Terendam
“Kematian Mengintai di Tengah Banjir: 11 Warga Tewas, Ribuan Terisolasi—Langkat Siaga Penuh!”
Krisis Banjir Langkat Memuncak: Bantuan BNPB Diterbangkan, Tim Darurat Kaget Soal Pembajakan Logistik
Presiden Prabowo Tinjau Banjir Tapteng: Penanganan Infrastruktur dan BBM Jadi Prioritas
Netanyahu Kembali Tolak Negara Palestina Jelang Voting Penting di PBB
Tak Ditahan! Ros Suryo CS Melenggang Keluar dari Polda Metro Jaya
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 12:01 WIB

Presiden Prabowo Kembali Tinjau Banjir dan Longsor di Sumut dan Aceh

Jumat, 5 Desember 2025 - 08:18 WIB

Rob Menghantam Ancol hingga Bekasi: Warga Panik Selamatkan Barang

Rabu, 3 Desember 2025 - 23:25 WIB

Warga Berebut Sembako di Tengah Banjir: Bantuan Dilempar dari Atas Truk, Martabat Rakyat Ikut Terendam

Rabu, 3 Desember 2025 - 13:26 WIB

“Kematian Mengintai di Tengah Banjir: 11 Warga Tewas, Ribuan Terisolasi—Langkat Siaga Penuh!”

Selasa, 2 Desember 2025 - 14:01 WIB

Krisis Banjir Langkat Memuncak: Bantuan BNPB Diterbangkan, Tim Darurat Kaget Soal Pembajakan Logistik

Berita Terbaru

Inspiratif

Mentor Muda Mengajar, Mahasiswa ULB Tebar Harapan di Mentawai

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:03 WIB

Berita

Wabup Langkat Hadiri Konsultasi Publik RKPD Sumut 2027

Jumat, 30 Jan 2026 - 12:29 WIB