Netanyahu Kembali Tolak Negara Palestina Jelang Voting Penting di PBB

- Kontributor

Senin, 17 November 2025 - 11:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Israel – metrolangkat.com

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kembali menegaskan penolakannya terhadap pembentukan negara Palestina

Sebelum Dewan Keamanan PBB dijadwalkan memberikan suara atas rancangan resolusi buatan Amerika Serikat yang membuka peluang kemerdekaan Palestina dalam kerangka rencana perdamaian Gaza.

Dalam rapat kabinet pada Minggu (16/11), Netanyahu menegaskan bahwa posisi Israel “tidak berubah sedikit pun” terkait penolakan negara Palestina.

Ia menilai kehadiran negara tersebut justru akan menguatkan Hamas dan menciptakan ancaman baru di perbatasan Israel.

Netanyahu juga menyebut dirinya telah menggagalkan upaya menuju negara Palestina selama bertahun-tahun dan tidak akan tunduk pada tekanan internasional.

“Saya tidak membutuhkan ceramah siapa pun,” tegasnya, dikutip dari AFP, Senin (18/11).

Baca Juga :  Jarang Terjadi, Harga Emas Turun Rp 30 Ribu Hari Ini

Rancangan resolusi Amerika Serikat muncul setelah tercapainya gencatan senjata antara Israel dan Hamas yang difasilitasi Presiden Donald Trump.

Dokumen tersebut mencakup:

penempatan pasukan keamanan internasional sementara,

dan—untuk pertama kalinya—membuka kemungkinan berdirinya negara Palestina di masa depan.

Poin terakhir itulah yang langsung ditolak keras oleh pemerintah Israel.

Penolakan Netanyahu juga diperkuat tekanan dari sekutu koalisinya di pemerintahan:

Bezalel Smotrich (Menteri Keuangan) mendesak Netanyahu menyatakan sikap tegas bahwa Israel tidak akan pernah menerima negara Palestina.

Yoav Gallant / Israel Katz (Menteri Pertahanan) menegaskan bahwa kebijakan Israel “jelas: tidak akan ada negara Palestina.”

Baca Juga :  Dukung Pemerintah, Langkat Siap Menjadi Lumbung Beras

Gideon Saar (Menteri Luar Negeri) menuduh rencana negara Palestina sebagai “negara teror”.

Itamar Ben Gvir (Menteri Keamanan Nasional) bahkan menyebut identitas Palestina sebagai “penemuan”.

Penolakan Israel semakin mengeras setelah beberapa negara Barat—termasuk Inggris, Australia, dan Kanada—secara resmi mengakui negara Palestina pada September lalu.

Netanyahu menyebut pengakuan itu sebagai “hadiah untuk Hamas” di tengah perang Gaza yang masih berlangsung.

Tahap pertama gencatan senjata menghasilkan pembebasan 20 sandera Israel serta hampir seluruh jenazah 28 sandera yang telah tewas.

Sebagai imbalannya, Israel membebaskan hampir 2.000 tahanan Palestina dan mengembalikan sekitar 330 jenazah.(Kus)

 

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Prabowo Kembali Tinjau Banjir dan Longsor di Sumut dan Aceh
Rob Menghantam Ancol hingga Bekasi: Warga Panik Selamatkan Barang
Warga Berebut Sembako di Tengah Banjir: Bantuan Dilempar dari Atas Truk, Martabat Rakyat Ikut Terendam
“Kematian Mengintai di Tengah Banjir: 11 Warga Tewas, Ribuan Terisolasi—Langkat Siaga Penuh!”
Krisis Banjir Langkat Memuncak: Bantuan BNPB Diterbangkan, Tim Darurat Kaget Soal Pembajakan Logistik
Presiden Prabowo Tinjau Banjir Tapteng: Penanganan Infrastruktur dan BBM Jadi Prioritas
Tak Ditahan! Ros Suryo CS Melenggang Keluar dari Polda Metro Jaya
Nusron Wahid : “Mafia Tanah Tak Akan Punah,Sampai Kiamat Kurang Dua Hari”
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 12:01 WIB

Presiden Prabowo Kembali Tinjau Banjir dan Longsor di Sumut dan Aceh

Jumat, 5 Desember 2025 - 08:18 WIB

Rob Menghantam Ancol hingga Bekasi: Warga Panik Selamatkan Barang

Rabu, 3 Desember 2025 - 23:25 WIB

Warga Berebut Sembako di Tengah Banjir: Bantuan Dilempar dari Atas Truk, Martabat Rakyat Ikut Terendam

Rabu, 3 Desember 2025 - 13:26 WIB

“Kematian Mengintai di Tengah Banjir: 11 Warga Tewas, Ribuan Terisolasi—Langkat Siaga Penuh!”

Selasa, 2 Desember 2025 - 14:01 WIB

Krisis Banjir Langkat Memuncak: Bantuan BNPB Diterbangkan, Tim Darurat Kaget Soal Pembajakan Logistik

Berita Terbaru

Inspiratif

Mentor Muda Mengajar, Mahasiswa ULB Tebar Harapan di Mentawai

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:03 WIB

Berita

Wabup Langkat Hadiri Konsultasi Publik RKPD Sumut 2027

Jumat, 30 Jan 2026 - 12:29 WIB