Kantor UPT PPA Langkat Dibobol Maling: Bukti Lemahnya Keamanan di Jantung Pemerintahan

- Jurnalis

Selasa, 4 Februari 2025 - 21:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kejadian pembobolan di kantor UPT PPA Langkat.(Ilustrasi)

 

Langkat – Metrolangkat.com

 

Keamanan di komplek perkantoran Bupati Langkat menjadi sorotan.

 

Kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Langkat dibobol maling pada Selasa (4/2) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.

 

Mirisnya, kantor yang dibobol tersebut berada di lokasi yang seharusnya sangat aman, karena bersebelahan langsung dengan rumah dinas Bupati Langkat, kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta Perpustakaan Daerah.

 

Namun, kejadian ini menunjukkan lemahnya pengawasan di lingkungan tersebut.

Baca Juga :  GMNI Medan Kecam Kriminalisasi Korban, Desak Polrestabes Hentikan Perlindungan terhadap Pelaku

 

Kepala Bidang PPA Kabupaten Langkat, Madina Sari, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

 

“Iya benar, tadi pagi Wulan yang sedang piket yang pertama kali mengetahui bahwa kantor telah dibobol,” ujar Madina.

 

Dalam aksi pencurian tersebut, pelaku berhasil membawa kabur 11 buah kursi, satu unit komputer merk AXIO, dan satu unit printer merk Epson.

 

Dari rekaman CCTV perpustakaan, kejadian diperkirakan berlangsung antara pukul 02.00 hingga 04.00 WIB.

 

“Kami sudah membuat laporan ke pihak kepolisian, dan olah TKP telah dilakukan,” tambah Madina.

Baca Juga :  Waspada Penipuan Berkedok Bisnis Menggiurkan, Seorang Ibu di Langkat Rugi Rp73 Juta

 

Yang menjadi pertanyaan, bagaimana bisa aksi pencurian terjadi di area yang seharusnya memiliki pengamanan ketat? Petugas Linmas dan Satpol PP yang jumlahnya mencapai ratusan orang di komplek perkantoran Bupati Langkat dinilai tidak menjalankan fungsinya dengan baik.

 

Patut diduga, para petugas yang berjaga di rumah dinas Bupati justru tertidur saat kejadian berlangsung.

 

Kasus ini semakin mempertegas lemahnya sistem keamanan di pusat pemerintahan Langkat.

 

Diharapkan pihak berwenang segera melakukan evaluasi terhadap sistem penjagaan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.(yong)

 

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

72 Kg Sabu dan 151 Kg Ganja Digagalkan, Polda Sumatera Utara Klaim Selamatkan 813 Ribu Jiwa
Walikota Utus Tim Jenguk Korban Begal , Perintahkan Pos Kamling Diaktifkan Massal
Medan Darurat Kejahatan, Rico Waas Pastikan Tidak Ada Ruang untuk Narkoba dan Judi
Sepekan Sikat 6 Kasus Narkoba, Polres Binjai Ringkus Enam Tersangka
Polsek Kuala Ungkap Kasus Curat, Pelaku Gasak Uang Rp110 Juta Ditangkap
Gagalkan 9,9 Kg Sabu, Kinerja Satres Narkoba Polres Asahan Tuai Apresiasi
50 Kg Sabu dan 20 Ribu Ekstasi Digagalkan di Asahan, Polda Sumut Bongkar Jaringan Lintas Negara
Tahanan Kasus Ribuan Pil Ekstasi Kabur dari Sel PN Stabat Usai Sidang
Berita ini 108 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 21:30 WIB

72 Kg Sabu dan 151 Kg Ganja Digagalkan, Polda Sumatera Utara Klaim Selamatkan 813 Ribu Jiwa

Kamis, 16 April 2026 - 20:39 WIB

Walikota Utus Tim Jenguk Korban Begal , Perintahkan Pos Kamling Diaktifkan Massal

Senin, 13 April 2026 - 21:42 WIB

Medan Darurat Kejahatan, Rico Waas Pastikan Tidak Ada Ruang untuk Narkoba dan Judi

Rabu, 8 April 2026 - 19:35 WIB

Sepekan Sikat 6 Kasus Narkoba, Polres Binjai Ringkus Enam Tersangka

Minggu, 5 April 2026 - 19:27 WIB

Polsek Kuala Ungkap Kasus Curat, Pelaku Gasak Uang Rp110 Juta Ditangkap

Berita Terbaru

Budaya

Rico Waas: Budaya Jangan Kalah oleh Teknologi

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:27 WIB