Dua Debt Collector Tewas Dikeroyok di Kalibata, Polisi: Pemotor Tak Terima Ditagih Cicilan

Metro Langkat

- Jurnalis

Jumat, 12 Desember 2025 - 16:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Dua debt Collector dihajar warga ketika ingin mengambil sepeda motor yang menungak.(ilustrasi)

Laporan : Putra

Jakarta – METROLANGKAT.COM

Dua pria berprofesi sebagai debt collector (DC) atau mata elang (matel), yakni MAT dan NET, tewas setelah menjadi korban pengeroyokan di sekitar Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jalan Raya Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (11/12).

Kabar tewasnya kedua korban dibenarkan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto.

Dalam keterangannya pada Jumat (12/12), ia menyebut korban kedua meninggal di rumah sakit setelah sempat mendapat perawatan.

“Benar bahwa korban yang kedua meninggal dunia semalam di RS Budhi Asih,” kata Kombes Budi Hermanto.

Kasus ini ditangani Ditreskrimum Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Selatan.

Baca Juga :  Perangi Narkoba di Sumut: 429 Kasus Terungkap, 534 Tersangka Dibekuk

Budi menegaskan penyidik masih mendalami motif dan peran para pelaku karena saksi di lapangan masih terbatas.

“Info awalnya seperti itu. Masih disidik oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jaksel. Kami mohon waktu ya,” ujar Budi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, polisi mengonfirmasi dugaan awal bahwa pengeroyokan terjadi setelah dua debt collector tersebut menghentikan seorang pemotor untuk menagih cicilan kendaraan yang diduga menunggak.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly menjelaskan bahwa pemotor yang dihentikan tidak terima dan kemudian memanggil teman-temannya.

“Berawal dari mata elang mau menagih sepeda motor yang indikasinya belum bayar kredit.

Pemilik kendaraan ini tidak menerima, lalu memanggil teman-temannya kurang lebih delapan orang,” kata Nicolas.

Baca Juga :  Diduga Bandar Sabu di Binjai Utara Ditangkap, Polisi Amankan Sejumlah Barang Bukti

Kelompok inilah yang kemudian melakukan pengeroyokan hingga kedua debt collector tersebut mengalami luka parah dan akhirnya meninggal dunia.

Tak berhenti pada pengeroyokan, situasi di Kalibata sempat memburuk pada Kamis sore hingga malam hari. Sejumlah warung dan tempat makan di kawasan tersebut dibakar massa

Polisi telah memasang garis polisi di beberapa titik dan mengamankan sejumlah barang bukti.

Hingga kini, penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi serta menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mengungkap pelaku pengeroyokan dan pembakaran fasilitas umum.

Kasus ini masih dalam penyelidikan dan polisi berjanji akan memberikan perkembangan terbaru setelah seluruh rangkaian pemeriksaan rampung. (*)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Maut di Tanjung Morawa! Donny Tewas Ditembak, Dua Pria Muda Diciduk Polda Sumut
“Barak Narkoba Kosong Saat Digerebek, Polisi Kalah Cepat?”
Gubuk Dibongkar, Narkoba Belum Tentu Berakhir: Tantangan Polres Binjai
Polres Binjai Bongkar Pencurian di Kuil Sikh, Empat Orang Ditangkap
Kabar Dugaan OTT KPK di Binjai Hebohkan Medsos, Belum Ada Konfirmasi Resmi
Temuan BPK Berulang, Belanja BBM Dishub Binjai Kembali Disorot pada 2025
Terekam CCTV, Maling Honda Scoopy di Kos-kosan Binjai Dibekuk Polisi
Razia Gabungan di Hotel Binjai, Tiga Pengunjung Positif Narkoba Direhabilitasi
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Maut di Tanjung Morawa! Donny Tewas Ditembak, Dua Pria Muda Diciduk Polda Sumut

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:55 WIB

“Barak Narkoba Kosong Saat Digerebek, Polisi Kalah Cepat?”

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:23 WIB

Gubuk Dibongkar, Narkoba Belum Tentu Berakhir: Tantangan Polres Binjai

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:31 WIB

Polres Binjai Bongkar Pencurian di Kuil Sikh, Empat Orang Ditangkap

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:49 WIB

Kabar Dugaan OTT KPK di Binjai Hebohkan Medsos, Belum Ada Konfirmasi Resmi

Berita Terbaru