524 KK Korban Banjir “Terlewat”, DPRD Langkat Didesak Verifikasi Ulang Bantuan

Metro Langkat

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2026 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Langkat – metrolangkat.com

Suara kekecewaan warga Desa Sekoci, Kecamatan Besitang, menggema di ruang rapat DPRD Kabupaten Langkat.

Mereka datang membawa satu tuntutan: keadilan atas bantuan banjir yang dinilai belum merata.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Langkat Romelta Ginting bersama H. Ajai Ismail,

Selasa (7/4/2026), warga mengungkap fakta mengejutkan—ratusan keluarga terdampak justru belum tersentuh bantuan.

Sebanyak 524 kepala keluarga (KK) kini mengajukan verifikasi ulang. Mereka mengaku terdampak langsung banjir besar yang terjadi pada November 2025,

namun tidak masuk dalam daftar penerima bantuan seperti jaminan hidup, isian hunian, hingga stimulan sosial ekonomi.

Baca Juga :  Pansus Tanah DPRD Langkat Temukan Perusahaan Perkebunan Belum Miliki HGU

“Kami ini korban, rumah rusak, kehidupan terganggu. Tapi bantuan tak kunjung datang,” ungkap Tumpal Sitorus dengan nada kecewa.

Situasi ini memicu kecemburuan sosial di tengah masyarakat. Pasalnya, warga dengan kondisi serupa justru ada yang menerima bantuan, sementara yang lain terabaikan.

Menanggapi hal tersebut, Romelta Ginting meminta agar persoalan ini segera ditindaklanjuti hingga ke pemerintah pusat. Ia menegaskan pentingnya pendataan ulang agar bantuan benar-benar tepat sasaran.

Dari pihak eksekutif, Kepala Pelaksana BPBD Langkat M. Ansyari menyebut data awal berasal dari tim pusat. Namun pihaknya membuka peluang untuk verifikasi ulang.

Baca Juga :  Anggota DPRD Muhammad Rio Dipercaya Pimpin KOMBAT Langkat

“Kami akan coba data ulang dan ajukan kembali. Harapannya bisa menjawab tuntutan warga,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Langkat Taufik Rieza menegaskan bahwa penentuan bantuan mengacu pada kriteria pusat, khususnya tingkat kerusakan rumah.

Ia mengakui, ada warga yang terdampak secara ekonomi namun belum masuk kategori penerima.

RDP ini menjadi titik terang bagi warga yang selama ini merasa “terlewat”.

Kini, harapan mereka bertumpu pada proses verifikasi ulang—agar bantuan tak lagi salah sasaran, dan keadilan benar-benar dirasakan.(wis)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Langkat Kawal Bantuan PPG, 199 Guru Agama di Langkat Bisa Ikut Sertifikasi
Mengadu ke DPRD Langkat,BITRA dan Petani Desak Pembangunan Irigasi 1.080 Hektare Sawah di Secanggang
Wak Leman Resmi Duduki Kursi DPRD Binjai Gantikan Edy
Tiorita Tegaskan Penataan Perangkat Daerah Harus Tepat Kebutuhan
Rico Jelaskan Alasan Pencabutan Perda Lembaga Kemasyarakatan
Plt Bupati Tiorita Dorong Perubahan APBD Langkat 2026 Lebih Berpihak pada Rakyat
Ricky Anthony: Pemprov Sumut Gelontorkan Rp64,2 Miliar Perbaiki Jalan Provinsi di Langkat
DPRD Langkat Bentuk Pansus Optimalisasi PAD
Berita ini 106 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:05 WIB

DPRD Langkat Kawal Bantuan PPG, 199 Guru Agama di Langkat Bisa Ikut Sertifikasi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 08:54 WIB

Mengadu ke DPRD Langkat,BITRA dan Petani Desak Pembangunan Irigasi 1.080 Hektare Sawah di Secanggang

Rabu, 16 September 2026 - 22:24 WIB

Wak Leman Resmi Duduki Kursi DPRD Binjai Gantikan Edy

Sabtu, 12 September 2026 - 13:17 WIB

Tiorita Tegaskan Penataan Perangkat Daerah Harus Tepat Kebutuhan

Selasa, 8 September 2026 - 20:30 WIB

Rico Jelaskan Alasan Pencabutan Perda Lembaga Kemasyarakatan

Berita Terbaru