Foto : Antoni menerima audiensi perwakilan Guru Pendidikan Agama Kristen Kabupaten Langkat di ruang kerjanya, Senin (12/10/2026).(ist)
LANGKAT – METROLANGKAT.COM
Sebanyak 199 guru agama di Kabupaten Langkat akhirnya memperoleh dukungan anggaran untuk mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) tahun 2026.
Dukungan tersebut terealisasi setelah Wakil Ketua DPRD Langkat, Antoni Ginting, berkoordinasi dengan sejumlah pemangku kepentingan untuk mencari solusi atas kendala pembiayaan.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 53 guru Pendidikan Agama Kristen dan 146 guru Pendidikan Agama Islam mendapat dukungan anggaran melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra).
Antoni menyampaikan kabar tersebut saat dikonfirmasi, Selasa (13/10/2026).
Ia bersyukur upaya koordinasi yang dilakukan dapat membuka jalan bagi ratusan guru agama untuk mengikuti program PPG sesuai kebutuhan mereka.
“Alhamdulillah, setelah dilakukan koordinasi, sebanyak 199 guru agama di Kabupaten Langkat dapat mengikuti PPG tahun 2026 dengan dukungan anggaran dari Bagian Kesra,” ujar Antoni.
Sebelumnya, Antoni menerima audiensi perwakilan Guru Pendidikan Agama Kristen Kabupaten Langkat di ruang kerjanya, Senin (12/10/2026).
Mereka menyampaikan permohonan bantuan biaya PPG setelah menerima surat dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen, Kementerian Agama RI, tertanggal 30 September 2026.
Dalam audiensi tersebut, para guru meminta dukungan anggaran agar 53 guru Pendidikan Agama Kristen di Langkat dapat mengikuti PPG dalam jabatan yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026.
Permohonan itu menjadi perhatian karena waktu pelaksanaan program semakin dekat, sementara mekanisme penganggaran melalui hibah dinilai membutuhkan proses yang cukup panjang.
Antoni kemudian mempertanyakan kemungkinan percepatan penganggaran melalui mekanisme hibah Pemerintah Kabupaten Langkat kepada Kementerian Agama, sebagaimana pernah dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya.
Audiensi tersebut turut dihadiri perwakilan Dinas Pendidikan, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), serta Kantor Kementerian Agama Kabupaten Langkat.
Setelah mendengarkan penjelasan dari instansi terkait, Antoni menyatakan akan berkoordinasi dengan Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Langkat,
Sekretaris Daerah, Kepala BPKAD, Kepala Kantor Kementerian Agama, Kepala Dinas Pendidikan, serta instansi lainnya guna mencari jalan keluar.
Koordinasi itu kemudian membuahkan dukungan anggaran bagi 199 guru agama melalui Bagian Kesra.
Dorong Peningkatan Profesionalisme Guru
Antoni berharap dukungan tersebut tidak sekadar menyelesaikan persoalan pembiayaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas tenaga pendidik di Kabupaten Langkat.
Menurutnya, kesempatan mengikuti PPG penting bagi guru untuk meningkatkan kompetensi profesional sekaligus memenuhi persyaratan sertifikasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia berharap koordinasi antara DPRD, pemerintah daerah, dan Kementerian Agama terus diperkuat agar kebutuhan tenaga pendidik, khususnya guru agama, mendapat perhatian yang memadai.
Dengan dukungan tersebut, 199 guru agama di Langkat diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan mengikuti PPG tahun 2026 secara optimal demi peningkatan kualitas pendidikan di daerah.(rel/yong)

















