Foto : Tim XXIII yang dipimpin Kepala Pelaksana BPBD Langkat H. Ansyari, SKM, M.Kes.(ist)
Langkat – METROLANGKAT.COM
Pemerintah Kabupaten Langkat kembali menggelar Safari Ramadan 1447 H/2026 M dengan mengusung tema “Harmoni Ramadan,
Satu dalam Doa, Bersatu dalam Karya.” Sebanyak 24 tim diturunkan untuk mengunjungi masjid-masjid di berbagai kecamatan.
Di Kecamatan Pematang Jaya, Tim XXIII yang dipimpin Kepala Pelaksana BPBD Langkat H. Ansyari, SKM, M.Kes
dan Tim XXIV di bawah koordinasi Dinas Lingkungan Hidup melaksanakan kunjungan ke Masjid Nurul Iman, Desa Serang Jaya, serta Masjid Al-Ikhlas, Pal Merah, Desa Salahaji.
Rangkaian kegiatan diawali dengan peninjauan pelayanan perekaman e-KTP dan pengobatan gratis hasil kolaborasi Pemerintah Kecamatan Pematang Jaya bersama Dinas Dukcapil dan UPT Puskesmas setempat.
Dalam sambutan tertulis Bupati Langkat yang dibacakan oleh Kalak BPBD, disampaikan pesan agar Ramadan dijadikan momentum introspeksi diri.
Bupati mengingatkan bahwa berbagai ujian kehidupan—mulai dari sakit, kehilangan, hingga kesulitan ekonomi—merupakan pengingat agar manusia semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kegiatan keagamaan, Bupati Langkat melalui Tim Safari Ramadan menyerahkan bantuan dana
Masing-masing Rp20 juta kepada Masjid Nurul Iman dan Masjid Al-Ikhlas, sehingga total bantuan yang disalurkan mencapai Rp40 juta.
Camat Pematang Jaya Hairul Amin Ritongga, S.Sos., M.M., bersama unsur Forkopimcam, kepala desa, BPD, dan tokoh masyarakat menyambut rombongan dalam suasana penuh keakraban.
Camat menyampaikan bahwa pelayanan perekaman e-KTP dan pengobatan gratis merupakan agenda rutin kecamatan bekerja sama dengan puskesmas dan Dukcapil.
Tausiah Ramadan disampaikan Ustaz Anwar Nasir, M.A., yang mengajak jamaah memanfaatkan bulan suci untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah.
Kegiatan ditutup dengan buka puasa dan makan malam bersama di halaman Masjid Nurul Iman, dihadiri unsur BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, Forkopimcam, KUA,
Puskesmas, kepala desa, TP PKK, pengurus masjid, BKPRMI, remaja masjid, serta masyarakat setempat.(Ansa)


















