IPMAPI Sumut Desak Pemkab Langkat Evaluasi ASN Terkait Dugaan Transaksi Tanah Negara 60 Rante

- Kontributor

Jumat, 27 Februari 2026 - 21:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Mahasiswa Peduli Indonesia (IPMAPI) Sumatera Utara.(ist)

Langkat – METROLANGKAT.COM

Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Mahasiswa Peduli Indonesia (IPMAPI) Sumatera Utara mendesak Pemerintah Kabupaten Langkat mengevaluasi dan mencopot seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial I yang bertugas di Kantor Camat Tanjung Pura.

Desakan tersebut disampaikan Ketua IPMAPI Sumut, Muhammad Ihsan, S.Sos, menyusul dugaan penjualan tanah negara seluas 60 rante atau sekitar 2,4 hektare di Desa Teluk Bakung, Kecamatan Tanjung Pura.

Menurut Ihsan, tanah tersebut berstatus Hak Pakai atas tanah negara sejak 2004.

Dalam dokumen Hak Pakai, kata dia, terdapat klausul yang menyebutkan bahwa apabila negara memerlukan kembali tanah tersebut, maka pemegang hak wajib mengembalikannya melalui pemerintah desa.

Baca Juga :  Bupati Langkat Sidak Kepasar Tradisional Tanjungpura, Cari Tau Harga Sembako

“Jika benar tanah itu berstatus tanah negara dengan Hak Pakai dan ada ketentuan wajib dikembalikan saat dibutuhkan, maka tidak semestinya diperjualbelikan.

Kami mendesak agar yang bersangkutan dievaluasi dan diperiksa sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Ihsan, Senin (…).

IPMAPI menduga tanah tersebut telah dialihkan dengan dalih “ganti rugi tanam tumbuh sawit” senilai Rp40 juta.

Dugaan ini, menurut Ihsan, perlu ditelusuri secara transparan agar tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat.

Sementara itu, Zulham, warga Desa Teluk Bakung, menyebutkan bahwa pemerintah desa telah meminta agar lahan tersebut dikembalikan menjadi aset desa.

Rencananya, tanah itu akan dikelola melalui koperasi desa guna mendukung program ketahanan pangan.

Baca Juga :  Bupati Langkat Resmikan PKS PT SIS, Perkuat Ekonomi dan Serap Tenaga Kerja Lokal

Ketua Kelompok Perikanan Desa Teluk Bakung, Rifa’i, juga menyatakan dukungan terhadap upaya desa menjadikan lahan tersebut sebagai aset bersama.

“Kami ingin tanah itu dikelola untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi.

Jika memang tanah negara, seharusnya dikembalikan ke desa agar bisa dimanfaatkan untuk ketahanan pangan dan peningkatan pendapatan desa,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kantor Camat Tanjung Pura maupun ASN berinisial I belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut.

IPMAPI Sumut berharap pemerintah daerah segera melakukan klarifikasi dan pemeriksaan menyeluruh guna memastikan status hukum lahan serta menjaga kepercayaan publik.(Rel/red)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Safari Ramadan di Pematang Jaya, Bupati Langkat Salurkan Bantuan Rp40 Juta untuk Dua Masjid
Lerai Cekcok di Lapo Tuak, Pria di Tapanuli Tengah Tewas Dihantam Kayu dan Batu
Zakiyuddin: Bantuan Mesin Pertanian, Investasi Ketahanan Pangan
Silaturahmi di Rumah Ibadah, Camat Gebang Ajak Warga Bersatu Majukan Daerah
Banjir Surut, Warga Desa Harapan Makmur Masih Mengungsi karena Rumah Hancur
DPC GMNI Dairi Salurkan Sembako untuk Korban Banjir dan Longsor di Tapteng
Warga Desa Perlis Kompak Donasi untuk Korban Banjir
Dugaan Pungli & Manipulasi Data, Kadus Dusun 8 Akhirnya Dinonaktifkan
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 21:48 WIB

Safari Ramadan di Pematang Jaya, Bupati Langkat Salurkan Bantuan Rp40 Juta untuk Dua Masjid

Jumat, 27 Februari 2026 - 21:27 WIB

IPMAPI Sumut Desak Pemkab Langkat Evaluasi ASN Terkait Dugaan Transaksi Tanah Negara 60 Rante

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:36 WIB

Lerai Cekcok di Lapo Tuak, Pria di Tapanuli Tengah Tewas Dihantam Kayu dan Batu

Minggu, 1 Februari 2026 - 14:21 WIB

Zakiyuddin: Bantuan Mesin Pertanian, Investasi Ketahanan Pangan

Sabtu, 27 Desember 2025 - 15:41 WIB

Silaturahmi di Rumah Ibadah, Camat Gebang Ajak Warga Bersatu Majukan Daerah

Berita Terbaru