Digauli Ayah Kandung Berulang Kali,Tangis Nini: Rumah yang Seharusnya Menjadi Surga, Berubah Jadi Neraka”

- Jurnalis

Jumat, 17 Oktober 2025 - 21:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan poto : Zl ayah biadab yang menjadikan anak kandungnya sebagai pemuas nafsu birahi.(ist)

Langkat – METROLANGKAT.COM

Air mata Nini (17) tak lagi bisa dibendung. Gadis belia yang duduk di bangku kelas dua salah satu SMA Negeri di Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat itu,

akhirnya berani membuka luka yang selama ini ia simpan rapat—luka yang ditorehkan oleh orang yang seharusnya menjadi pelindungnya sendiri: ayah kandungnya, ZL (52).

Kisah kelam itu terungkap ketika Nini, dengan suara bergetar dan mata sembab, memberanikan diri bercerita kepada gurunya di sekolah.

Ia mengaku telah menjadi korban perbuatan tidak senonoh ayahnya sendiri, bukan sekali, tapi berkali-kali.

“Saya sudah tidak sanggup lagi, Bu…” begitu pengakuannya, lirih, seperti masih berharap semua itu hanyalah mimpi buruk.

Baca Juga :  DPRD Binjai Sahkan P-APBD 2025 Senilai Rp1,07 Triliun

Sang guru yang mendengar kisah memilukan itu, sontak terdiam. Antara tak percaya dan hancur hati, ia segera melaporkan kejadian tersebut kepada kepala desa.

Tak butuh waktu lama, warga setempat bersama pihak desa membawa terduga pelaku ke Mapolsek Hinai untuk diserahkan kepada aparat kepolisian.

Kini, Nini sudah diamankan dan dibawa ke rumah keluarga kandung ibunya di luar kota, untuk mendapatkan pendampingan dan perlindungan.

Namun, trauma mendalam jelas membekas di benaknya. Rumah yang dulu jadi tempat tertawa dan berbagi cerita, kini hanya menyisakan kenangan pahit yang sukar dihapus.

Ketua DPD AMPI Langkat, M. Zaid Fauliza Lubis ST, mengecam keras tindakan bejat tersebut.

Baca Juga :  Diskominfo Langkat Dorong Desa Terapkan TTE, Administrasi Lebih Cepat dan Aman di Era Digital

“Ini perbuatan yang tak bisa dimaafkan. Seorang ayah seharusnya mendidik dan menjaga anaknya, bukan menghancurkan masa depannya.

Kami minta Polres Langkat memproses pelaku dengan hukuman seberat-beratnya,” tegas Zaid, saat ditemui di Kecamatan Hinai, Jumat (27/10/2025).

Zaid juga mempertanyakan peran ibu sambung korban yang disebut-sebut tinggal serumah namun seolah tak mengetahui perilaku suaminya.

“Apakah selama ini dia tutup mata? Ini juga harus diusut,” ujarnya penuh emosi.

Sementara itu, Kanit Polsek Hinai, Ipda M. Taufan, ketika dikonfirmasi, membenarkan bahwa laporan dugaan pencabulan itu sudah ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Langkat.

“Kasusnya sudah kita limpahkan ke Unit PPA Polres Langkat untuk ditindaklanjuti,” ungkapnya singkat.(Wis)

 

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Massa PKL Bertahan Duduki Pemko Binjai, Desak Wali Kota Video Call atau Turun Langsung
Gerbang Pemko Binjai Dirobohkan, Massa PKL dan Mahasiswa Murka Tuntut Janji Wali Kota
Warga Mencirim Mengamuk, Bakar Ban Protes Galian C Diduga Kebal Hukum
Bupati Syah Afandin Genjot RTLH Hingga Pelosok, Warga Pasar Rawa Terima Manfaat
Sekda Mangkir dari RDP, DPRD Binjai Soroti Kebijakan Penggusuran PKL
Pedagang Digusur, DPRD Binjai Bereaksi: Hairil Anwar Siap Panggil Wali Kota
Cemburu Lihat Mantan Istri, Pria di Binjai Aniaya Korban Pakai Gagang Sapu
Tergerak dari Viral, Ricky Anthony Ulurkan Bantuan Biaya Pengobatan untuk Warga Secanggang
Berita ini 199 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 12:40 WIB

Massa PKL Bertahan Duduki Pemko Binjai, Desak Wali Kota Video Call atau Turun Langsung

Senin, 27 April 2026 - 12:10 WIB

Gerbang Pemko Binjai Dirobohkan, Massa PKL dan Mahasiswa Murka Tuntut Janji Wali Kota

Kamis, 16 April 2026 - 19:59 WIB

Warga Mencirim Mengamuk, Bakar Ban Protes Galian C Diduga Kebal Hukum

Jumat, 10 April 2026 - 10:10 WIB

Bupati Syah Afandin Genjot RTLH Hingga Pelosok, Warga Pasar Rawa Terima Manfaat

Kamis, 9 April 2026 - 14:13 WIB

Sekda Mangkir dari RDP, DPRD Binjai Soroti Kebijakan Penggusuran PKL

Berita Terbaru

Budaya

Rico Waas: Budaya Jangan Kalah oleh Teknologi

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:27 WIB