Benteng Sungai Jebol, Warga Pekubuan Langkat Teriak Minta Tolong ke Pemerintah

- Kontributor

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto : Barino warga Pekubuan yang menyuarakan kegelisahan dengan memperlihatkan benteng sungai yang jebol.(ist)

LANGKAT – METROLANGKAT.COM

Barino (42) Seorang warga Desa Pekubuan, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, menyuarakan keputusasaan masyarakat setempat akibat jebolnya benteng sungai yang menyebabkan banjir parah di wilayah tersebut.

Melalui sebuah video yang direkam di lokasi kejadian, warga mendesak Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Kabupaten Langkat untuk segera turun tangan.

​Dalam video tersebut, tampak arus air deras mengalir melalui celah tanggul yang pecah, langsung menerjang permukiman warga.

Pria dalam video tersebut menjelaskan bahwa kondisi ini sudah berlangsung selama lebih dari sepekan tanpa adanya penanganan dari pihak terkait.

​”Tolong kami. Kami warga Desa Pekubuan, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, memohon kepada pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten agar benteng yang pecah ini segera ditangani,” ujar pria tersebut dengan nada memelas, berdiri tepat di samping aliran air yang deras.

Baca Juga :  Penyaluran Bantuan Timsar Diserang, Abah Safwan : Kapolda Harus Sikat Pelaku ..

​Ia menjelaskan bahwa jebolnya benteng ini menjadi biang kerok banjir yang tidak hanya merendam Desa Pekubuan, tetapi juga meluas ke desa-desa tetangga seperti Desa Pantai Cermin, Desa Lalang, Desa Pematang Cengal Barat, hingga Desa Pematang Cengal Timur.

​Sudah Sepekan Tanpa Penanganan

​Warga tersebut mengungkapkan kekecewaannya karena kerusakan infrastruktur ini belum disentuh perbaikan, padahal dampaknya sangat fatal bagi kehidupan warga.

Air sungai disebutnya langsung masuk ke desa tanpa penghalang, membuat banjir tidak kunjung surut.

​”Dari mulai hari Kamis, 27 November 2025, sampai hari ini Jumat, 5 Desember 2025, belum ada penanganan,” tegasnya.

​Secara spesifik, ia juga menyerukan nama Bupati Langkat (Plt), Syah Afandin, untuk memprioritaskan masalah ini.

Baca Juga :  "Merana di Negeri Sendiri: Anak-anak Langkat Mengemis Fasilitas, Belajar di Atas Tikar Tanpa Meja dan Kursi"

“Tolong kepada Bapak Bupati Syah Afandin, tolong Pak, segera Pak. Timbun benteng ini, Pak. Ini air sungai langsung ke Desa Pekubuan, jadi air tidak bisa kering,” tambahnya.

​Estimasi Kerusakan dan Material

​Dalam video tersebut, warga juga memberikan rincian teknis mengenai kerusakan dan kebutuhan material darurat.

Ia memperkirakan tanggul yang jebol memiliki panjang sekitar 10 meter dengan lebar celah 10 meter dan kedalaman sekitar 3 meter.

​Untuk penanganan darurat, warga memperkirakan kebutuhan material yang tidak terlalu besar jika pemerintah segera bertindak.

​”Material dibutuhkan lebih kurang, kalau sertu 5 dump truck. Kalau menggunakan bambu untuk trocok, sekitar 200 batang,” jelasnya merinci kebutuhan logistik untuk menutup tanggul tersebut.

​Warga berharap pemerintah segera memprioritaskan perbaikan benteng ini agar penderitaan masyarakat di lima desa terdampak tidak berlarut-larut.(Bar)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebun Pendidikan Diduga Jadi Bisnis, Hak Pakai USU di Langkat Masuk Bidik Sanksi
Warga Tak Pernah Diganti Rugi, Hak Pakai USU 300 Hektare Dipersoalkan
Air Mata Ibu Dedek Pecah Saat BAZNAS dan Camat Gebang Janjikan Rumah Layak Huni**
Warga Desa Salahaji Bersyukur Dibantu Starlink: “Terima Kasih Pak Bupati Langkat”
684 Istri Gugat Cerai di Binjai Sepanjang 2025, Judol dan Narkoba Dominan
Tembus Lumpur dan Sungai, Relawan Antar Harapan ke Korban Bencana Aceh Tamiang
Camat Binjai Barat dan DPRD Tinjau Lokasi Banjir di Bandar Sinembah
Pembunuhan di Buluh Telang Terungkap, Polisi Amankan Mantan Abang Ipar Korban
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 13:53 WIB

Kebun Pendidikan Diduga Jadi Bisnis, Hak Pakai USU di Langkat Masuk Bidik Sanksi

Sabtu, 24 Januari 2026 - 13:19 WIB

Warga Tak Pernah Diganti Rugi, Hak Pakai USU 300 Hektare Dipersoalkan

Kamis, 8 Januari 2026 - 06:49 WIB

Air Mata Ibu Dedek Pecah Saat BAZNAS dan Camat Gebang Janjikan Rumah Layak Huni**

Selasa, 30 Desember 2025 - 14:30 WIB

Warga Desa Salahaji Bersyukur Dibantu Starlink: “Terima Kasih Pak Bupati Langkat”

Rabu, 24 Desember 2025 - 16:41 WIB

684 Istri Gugat Cerai di Binjai Sepanjang 2025, Judol dan Narkoba Dominan

Berita Terbaru

Inspiratif

Mentor Muda Mengajar, Mahasiswa ULB Tebar Harapan di Mentawai

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:03 WIB

Berita

Wabup Langkat Hadiri Konsultasi Publik RKPD Sumut 2027

Jumat, 30 Jan 2026 - 12:29 WIB