Presiden Jokowi Akan Berkantor di IKN Selama 40 Hari

- Kontributor

Minggu, 8 September 2024 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – METROLANGKAT.COM

 

Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) akan segera berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN) selama 40 hari hingga sehari jelang pelantikan Presiden terpilih, Prabowo Subianto.

 

Ia akan mulai berkantor pada Selasa (10/9) hingga 19 Okober 2024. Sementara Prabowo akan dilantik menjadi Presiden pada 20 Oktober 2024.

 

“Beliau kan berkantor sampai tanggal 19 (Oktober). Kemungkinan dari tanggal 10 (September) sampai 19 (Oktober) berkantor di IKN. Ya kalau sampai tanggal 19 Oktober, berarti 40 harian,” ungkap Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono kepada awak media di Jakarta, Jumat (6/9).

 

Dikatakan Heru, Presiden Jokowi akan melakukan kunjungan kerja ke sejumlah daerah selama waktu itu. Namun, ia tetap berangkat dan kembali ke IKN selepas kunjungan kerja.

Baca Juga :  Trump Desak Iran Buka Selat Hormuz, Ancam Hancurkan Infrastruktur Jika Gagal Sepakat

 

Di IKN, sebut Heru Budi Hartono, Presiden Jokowi juga akan mengundang pihak-pihak terkait. Akan tetapi, Heru tidak menjelaskan lebih lanjut pihak terkait yang dimaksud.

 

Heru memastikan, Jokowi akan disokong Sekretariat Presiden selama bekerja di IKN. Bahkan, sejumlah unit Sekretariat Presiden sudah pindah ke ibu kota negara baru.

 

“Kalau Setpres sudah mulai di sana, tapi kalau kementerian lain saya enggak tahu. Intinya Setneg yang bertugas sudah di sana sejak kemarin,” ujar Heru.

 

Sebelumnya, Jokowi berencana mulai berkantor di IKN pada Agustus. Rencana itu batal karena sejumlah infrastruktur dasar seperti bandara hingga saluran air bersih, belum siap.

Baca Juga :  Pasukan Israel Serang TNI di Lebanon, Menlu Retno Kontak Kolonel Ghoffar

 

Rencana itu sempat digeser ke September. Namun, infrastruktur yang dibutuhkan juga belum beres. Sebanyak 1.700 orang ASN yang seharusnya pindah sejak awal September pun belum kunjung dipindah.

 

“Beliau ada arahan terbaru tak mau terburu-buru menunggu penyempurnaan infrastruktur digital dan lain-lain. Karena kalau ASN ke IKN bukan hanya soal pindah kantor, tapi berubah budaya digital, jadi infrastruktur digital selesai dan lain-lain,” kata Menpan RB Abdullah Azwar Anas di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/9) lalu.(kus/int)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trump Desak Iran Buka Selat Hormuz, Ancam Hancurkan Infrastruktur Jika Gagal Sepakat
Ultimatum Trump ke Iran Guncang Pasar, Harga Minyak Tembus USD 100 per Barel
Kim Jong-un Kembali Pimpin Korea Utara, Kekuasaan Kian Kokoh
“Iran Klaim Hancurkan Mata dan Telinga AS di Timur Tengah, Radar Miliaran Dolar Tumbang”
Elnusa Mantapkan Langkah Global, Dukung Survei Seismik 3D di Thailand
Pasukan IDF Kocar-Kacir Diserang Hewan Buas
Akibat Gerakan Boikot, KFC dan Pizza Hut di Turki Alami Kebangkrutan
PM Malaysia Bertemu Presiden Prabowo, Bahas Ini
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 11:04 WIB

Trump Desak Iran Buka Selat Hormuz, Ancam Hancurkan Infrastruktur Jika Gagal Sepakat

Senin, 23 Maret 2026 - 16:31 WIB

Ultimatum Trump ke Iran Guncang Pasar, Harga Minyak Tembus USD 100 per Barel

Senin, 23 Maret 2026 - 15:41 WIB

Kim Jong-un Kembali Pimpin Korea Utara, Kekuasaan Kian Kokoh

Minggu, 1 Maret 2026 - 04:32 WIB

“Iran Klaim Hancurkan Mata dan Telinga AS di Timur Tengah, Radar Miliaran Dolar Tumbang”

Jumat, 22 Agustus 2025 - 16:28 WIB

Elnusa Mantapkan Langkah Global, Dukung Survei Seismik 3D di Thailand

Berita Terbaru

Ekonomi dan Bisnis

Gebyar Pajak Sumut Dongkrak PKB 30 Persen, Penerimaan Tembus Rp125 Miliar

Senin, 20 Apr 2026 - 19:38 WIB