Gebyar MUMTAZ Jadi Simbol Kebangkitan Ekonomi Umat di Langkat:

- Jurnalis

Kamis, 24 Juli 2025 - 18:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LangkatMetrolangkat.com

Di tengah semilir angin pagi dan deretan stan UMKM yang tertata rapi di halaman Kantor MUI Langkat, semangat pemberdayaan umat terlihat nyata. Rabu (23/7/2025), Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH, membuka secara resmi Gebyar MUMTAZ — singkatan dari Muharam UMKM Langkat Naik Kelas — sebuah gerakan ekonomi syariah yang tak hanya berbicara soal jual beli, tapi juga soal masa depan.

Bukan sekadar bazar biasa, Gebyar MUMTAZ merupakan cermin dari kolaborasi antara pemerintah daerah, Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan pelaku UMKM yang berkomitmen menggerakkan ekonomi umat berbasis prinsip syariah. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari peringatan Hari Lahir ke-50 MUI Langkat, menjadikannya momentum spiritual sekaligus ekonomi.

“Saya tidak ingin ini berhenti di spanduk dan seremoni. Harus ada kelanjutan yang nyata, karena inilah jalan kita membangun kesejahteraan umat,” tegas Bupati Syah Afandin dalam sambutannya, dengan nada penuh optimisme.

Bagi Syah Afandin, MUI bukan hanya institusi yang mengurusi fatwa dan ibadah, tapi juga bisa menjadi pelopor gerakan ekonomi. Ia menyebutkan bahwa sinergi antara ulama dan umara (pemerintah) harus benar-benar menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, termasuk di sektor ekonomi mikro yang kerap terpinggirkan.

Baca Juga :  Pemkab Langkat Kohesi Sosial Siswa Diktukba Polri Gelombang-I TA 2024

“Saya terus belajar mendekat ke ulama. Karena saya percaya, kemajuan daerah butuh keseimbangan antara pembangunan fisik dan spiritual,” lanjutnya.

UMKM Naik Kelas, Langkat Naik Derajat

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini diikuti 22 pelaku UMKM dari berbagai kecamatan di Langkat. Mereka menampilkan aneka produk halal: mulai dari makanan-minuman tradisional, busana muslim, kerajinan tangan, hingga layanan keuangan syariah.

Menurut Ketua Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat MUI Langkat, Juli Hukman, SE, Gebyar MUMTAZ bukan hanya soal transaksi, tapi tentang memperkuat jejaring, mengedukasi pelaku usaha, dan membuka peluang naik kelas—dari level lokal menuju pasar regional bahkan nasional.

“Produk halal dan syariah punya pasar besar. Kita ingin UMKM Langkat menjadi pemain, bukan hanya penonton,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua MUI Langkat, H. Zulkifli Ahmad Dian, LC, MA, menekankan bahwa misi MUI hari ini bukan hanya membina umat dalam soal akidah, tapi juga kemandirian ekonomi. Ia menyebut kegiatan ini sebagai bagian dari “jihad ekonomi” yang dibutuhkan untuk membentengi umat dari ketergantungan dan keterpurukan.

Baca Juga :  Pj Bupati Langkat Buka TMMD ke-123: Percepatan Pembangunan Desa Dimulai

“Kita ingin hadir di setiap sisi kehidupan umat. Ekonomi adalah salah satu yang paling penting,” ucapnya.

Membuka Jalan, Menyalakan Harapan

Usai membuka acara, Bupati bersama Ketua MUI dan jajaran pimpinan daerah meninjau setiap stan bazar. Tak sekadar melihat-lihat, ia berdialog langsung dengan para pelaku usaha—mendengarkan harapan, kendala, dan cerita perjuangan mereka.

“Saya bangga melihat produk-produk yang lahir dari desa-desa kita. Ini bukan hanya dagangan, ini hasil karya dan keringat yang patut kita dukung,” kata Syah Afandin sembari mencicipi kudapan tradisional dari salah satu pelaku UMKM.

Dengan semangat kolaboratif yang dibangun dalam Gebyar MUMTAZ, Langkat tampaknya mulai menapaki jalur ekonomi baru—yang tak hanya berbasis modal, tapi juga nilai. Ekonomi yang mengakar pada akhlak, gotong royong, dan keberkahan.

MUMTAZ bukan sekadar nama kegiatan. Ia adalah cita-cita: menjadikan UMKM Langkat naik kelas, dan bersama itu pula, derajat ekonomi umat ikut terangkat.(Kus)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peduli Korban Kebakaran, Ricky Anthony Salurkan Bantuan untuk Dua Keluarga di Hinai
Elnusa Dorong Ekonomi Sirkular, Latih Kelompok Perempuan Olah Limbah Plastik Bernilai Ekonomi
Lebaran Yatim, Rico Waas Ajak 428 Anak Yatim dan Dhuafa Belanja Baju Baru
Bukan Sekadar Masak, Lomba Nasi Goreng DWP Binjai Pererat Silaturahmi Anggota
Bobby Nasution Buka MTQ Sumut, Ajak Bangun Daerah dengan Nilai Alquran
Merajut Harapan dari Limbah Jerami, Petani Pengabuan Tingkatkan Penghasilan Lewat Produk Ramah Lingkungan
Pertamina Drilling Latih Gen Z Desa Kaplongan Ubah Sampah Organik Jadi Cairan Anti Korosi untuk Industri Migas
Rico Waas Tegas Perangi Judi Online, Sebut Sudah Copot Camat Terlibat Judol
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:31 WIB

Peduli Korban Kebakaran, Ricky Anthony Salurkan Bantuan untuk Dua Keluarga di Hinai

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:32 WIB

Elnusa Dorong Ekonomi Sirkular, Latih Kelompok Perempuan Olah Limbah Plastik Bernilai Ekonomi

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:29 WIB

Lebaran Yatim, Rico Waas Ajak 428 Anak Yatim dan Dhuafa Belanja Baju Baru

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:16 WIB

Bukan Sekadar Masak, Lomba Nasi Goreng DWP Binjai Pererat Silaturahmi Anggota

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:14 WIB

Bobby Nasution Buka MTQ Sumut, Ajak Bangun Daerah dengan Nilai Alquran

Berita Terbaru