Terkait Isu Kades Serapuh Asli yang Diduga Selingkuh Dicopot, Camat: Masih di Proses

- Kontributor

Jumat, 25 Oktober 2024 - 19:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga gantungi bra di Kantor Desa Serapuh Asli, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Rabu (16/10)

i

Warga gantungi bra di Kantor Desa Serapuh Asli, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Rabu (16/10)

Langkat – METROLANGKAT.COM

Warga terus mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat agar Kepala Desa (Kades) Serapuh Asli, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat berinisial NH, dicopot dari jabatannya.

Pun begitu, menurut informasi yang beredar, Kades yang dimaksud disebut sebut telah dicopot dari jabatannya.

Namun hal tersebut dibantah oleh Camat Tanjung Pura, Reza Aditya. Menurutnya, persoalan yang dialami Kades Serapuh Asli hingga saat ini masih berproses di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD).

Baca Juga :  Pj Bupati Langkat Ingkar Janji, Warga Desa Serapuh Asli Lakukan Aksi Bakar Ban di Kantor Desa

“Masih berproses di PMD ya,” ujar Reza, Jumat (25/10).

“Informasi yang ada sama saya hasil review sudah dikirimkan ke Dinas PMD. Tinggal menunggu hasil dari dinas yang bersangkutan,” sambungnya.

Sebelumnya, warga Desa Serapuh Asli, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, marah terhadap Pj Bupati Langkat, Faisal Hasrimy.

Baca Juga :  Polres Binjai Bekuk Pemilik Travel Penipu Jamaah Haji dan Umroh di Medan

Kemarahan warga tersebut sempat diluapkan dengan cara menggantungkan puluhan Bra (pakaian dalam wanita) di depan Kantor Desa Serapuh Asli, Rabu (16/10) lalu.

Tak hanya itu, warga juga menanami pohon pisang di depan Kantor Desa Serapuh Asli. Hal tersebut dilakukan warga sebagai bentuk kekecewaan terhadap Pj Bupati Langkat, Faisal Hasrimy. (*)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN Akui Data Pemulihan Tak Akurat, Warga Aceh Tetap Gelap Pascabencana
Gedung Terra Drone Terbakar, Puluhan Orang Meningal Didalam Gedung
Kejari Langkat Tetapkan Satu Tersangka Lagi Kasus Dugaan Korupsi Smart Board
Kasus Sapi Hilang Tak Kunjung Tuntas, Siringoringo Propamkan Oknum Polisi Ke Mabes Polri
Akses Jalan Menuju Lhokseumawe Lumpuh: Warga Evakuasi Kendaraan yang Tertimbun Lumpur dan Batu Besar
Solidaritas Guru dan Siswa Langkat: Bantuan Banjir Khusus untuk Keluarga PGRI”
Buntut Banjir Sumut, Stok BBM di Binjai Krit is: SPBU Tutup, Warga Mengantre Berjam-Jam
Korupsi Smartboard Rp20 Miliar: Dua Pejabat Langkat Jadi Tersangka
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Desember 2025 - 10:30 WIB

PLN Akui Data Pemulihan Tak Akurat, Warga Aceh Tetap Gelap Pascabencana

Selasa, 9 Desember 2025 - 21:17 WIB

Gedung Terra Drone Terbakar, Puluhan Orang Meningal Didalam Gedung

Selasa, 9 Desember 2025 - 16:32 WIB

Kejari Langkat Tetapkan Satu Tersangka Lagi Kasus Dugaan Korupsi Smart Board

Minggu, 7 Desember 2025 - 16:45 WIB

Kasus Sapi Hilang Tak Kunjung Tuntas, Siringoringo Propamkan Oknum Polisi Ke Mabes Polri

Minggu, 7 Desember 2025 - 15:55 WIB

Akses Jalan Menuju Lhokseumawe Lumpuh: Warga Evakuasi Kendaraan yang Tertimbun Lumpur dan Batu Besar

Berita Terbaru