Syah Afandin Saksikan Penobatan Bersejarah Kejuruan Bahorok

- Jurnalis

Minggu, 22 Juni 2025 - 23:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bahorok– Metrolangkat.com

Sebuah babak baru dalam sejarah kebudayaan Melayu Langkat resmi dimulai.

Untuk pertama kalinya sejak Indonesia merdeka, prosesi sakral penobatan Kejuruan Bahorok kembali digelar secara khidmat di Hotel Rindu Alam, Bukit Lawang, Minggu (22/6/2024).

Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH hadir langsung dalam peristiwa bersejarah ini, menyaksikan dinobatkannya Yang Mulia Tengku Ali Hanafiah Bin Tengku Dachrul Bin Tengku Bahagi sebagai Kejuruan Bahorok—sebuah gelar adat yang lekat dengan akar sejarah Kesultanan Langkat dan kebesaran budaya Melayu.

“Kita menjadi saksi hidup atas tegaknya kembali tatanan adat dan kearifan lokal yang selama ini menjadi jati diri masyarakat Langkat,” ungkap Syah Afandin penuh haru dan bangga.

Baca Juga :  Pemkab Langkat Dukung Pesta Kerja Tahun di Buluh Duri

Prosesi ini turut dihadiri para sultan dan tokoh adat se-Nusantara: Sultan Asahan, Sultan Serdang, Ketua Gerbang Malay, Ketua Dewan Syarikat Melayu Langkat, tokoh masyarakat Karo, serta jajaran pejabat Pemkab Langkat.

Momentum ini menjadi bukti nyata bahwa budaya bukanlah warisan masa lalu semata, melainkan fondasi untuk masa depan.

Datuk Sri Prof. Dr. Ir. H. Djohar Arifin Husein, Ph.D, tokoh Melayu Langkat yang juga anggota DPR RI, menegaskan bahwa jabatan Kejuruan bukan sekadar simbol, tetapi amanah mulia untuk memimpin dengan adab, arif, dan taat kepada Tuhan.

Syah Afandin juga menegaskan komitmen pemerintah dalam merawat dan membesarkan budaya Melayu melalui Perda Kebudayaan Melayu yang telah disahkan.

Baca Juga :  Ribuan Warga Antusias Sambut Paslon BISA di Perlombaan Sampan Desa Secanggang

“Perda ini bukan sekadar dokumen hukum, tapi bentuk nyata cinta dan penghormatan terhadap identitas masyarakat Langkat,” tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Syah Afandin mengajak seluruh elemen masyarakat Melayu untuk bangkit dan bergerak:

“Inilah saatnya. Kita tidak hanya melestarikan budaya, tapi menjadikannya kekuatan untuk membangun Langkat yang maju, bermartabat, dan berakar pada jati diri.”

Penobatan Kejuruan Bahorok 2024 bukan sekadar upacara adat—ia adalah simbol kebangkitan.

Sebuah titik tolak untuk membangun masa depan Langkat dengan semangat warisan leluhur.(yong)

 

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rico Waas: Budaya Jangan Kalah oleh Teknologi
Bupati Syah Afandin Buka Jambore Budaya DSML 2026, Dorong Pemuda Langkat Jadi Pelopor Budaya
Pemko Medan Dorong Inovasi Pelestarian Budaya Melayu
Open House Idulfitri Bobby Nasution Diserbu Warga, Ribuan )rang Tumpah di Rumah Dinas
HIPMI Langkat Berbagi 1.000 Takjil, Santuni Anak Yatim dan Gelar Buka Puasa Bersama
Imlek 2577 di Vihara Setia Buddha Binjai Digelar Sederhana
Hadiri Tradisi Petang Belimau di Sunggal, Rico Waas: Bangsa Kuat Tak Tinggalkan Budaya
Kapolsek Panai Hilir Gelar Turnamen Gasing Open, Hidupkan Budaya Melayu dan Perkuat Persaudaraan
Berita ini 130 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:27 WIB

Rico Waas: Budaya Jangan Kalah oleh Teknologi

Jumat, 10 April 2026 - 10:03 WIB

Bupati Syah Afandin Buka Jambore Budaya DSML 2026, Dorong Pemuda Langkat Jadi Pelopor Budaya

Senin, 6 April 2026 - 19:20 WIB

Pemko Medan Dorong Inovasi Pelestarian Budaya Melayu

Minggu, 22 Maret 2026 - 13:30 WIB

Open House Idulfitri Bobby Nasution Diserbu Warga, Ribuan )rang Tumpah di Rumah Dinas

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:30 WIB

HIPMI Langkat Berbagi 1.000 Takjil, Santuni Anak Yatim dan Gelar Buka Puasa Bersama

Berita Terbaru