Hadiri Tradisi Petang Belimau di Sunggal, Rico Waas: Bangsa Kuat Tak Tinggalkan Budaya

Metro Langkat

- Jurnalis

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan – METROLANGKAT.COM

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan bangsa yang kuat adalah bangsa yang menjaga kebudayaannya. Sebaliknya, bangsa yang melupakan budaya akan kehilangan jati diri.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri Tradisi Petang Belimau dan Meugang Puasa menyambut Ramadan 1447 Hijriah, yang digelar Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di Masjid Raya Kedatukan Sunggal Serbanyaman, Kamis (12/2/2026).

Kegiatan berlangsung hangat dan sarat nuansa adat Melayu. Perhelatan budaya diawali dengan tarian tradisional Melayu yang memukau.

Para penari mengenakan busana khas hitam-putih lengkap dengan ikat kepala, menampilkan gerak harmonis yang melambangkan sukacita menyambut bulan suci.

Rangkaian acara kemudian berlanjut pada ritus Mandi Belimau. Dalam prosesi tersebut, Rico Waas mengenakan pakaian adat Melayu lengkap dengan peci hitam, dan dengan khidmat menyiramkan air rebusan limau menggunakan gayung kayu ke kepala warga secara bergantian.

Baca Juga :  Surat Edaran Tak Bisa Batalkan Perda : Jangan Jadikan Bhinneka Tunggal Ika Alat Mengikis Budaya Melayu Langkat

Dalam sambutannya, Rico mengajak masyarakat tidak sekadar menjadikan tradisi sebagai agenda seremonial tahunan, tetapi menghidupkannya dalam keseharian.

“Kalau kita mau kuat, intinya cuma satu: kebudayaan kita yang hidup ratusan tahun harus tetap ada di dunia modern ini,” ujarnya.

Ia mencontohkan bagaimana negara-negara lain mampu mempromosikan budaya mereka hingga dikenal dunia. Karena itu, masyarakat Medan diminta percaya diri menampilkan identitas budayanya sendiri, khususnya budaya Melayu yang kaya nilai sejarah dan spiritual.

Rico juga menekankan bahwa keberagaman budaya di Kota Medan merupakan kekayaan yang harus dirawat bersama. Meski bukan berlatar belakang Melayu, ia mengaku mencintai tradisi Melayu.

“Saya mungkin bukan orang Melayu, tapi saya suka berbaju Melayu, suka berdenjang Melayu, dan suka berpantun. Kalau sudah cinta, itu akan menjadi kebiasaan,” katanya disambut antusias hadirin.

Baca Juga :  Rico Waas: Budaya Jangan Kalah oleh Teknologi

Menurutnya, kecintaan terhadap budaya akan memperkuat rasa saling menghargai antar-etnis, baik Melayu, Karo, Batak, Nias, maupun suku lain yang hidup berdampingan di Tanah Deli.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga situs-situs budaya, termasuk Masjid Raya Kedatukan Sunggal, sebagai warisan sejarah dan simbol perjuangan umat terdahulu.

Rico menegaskan, Pemerintah Kota Medan berkomitmen terus mempopulerkan budaya lokal agar tetap hidup dan dikenal generasi muda.

Indonesia, katanya, memiliki kekayaan budaya luar biasa dari Aceh hingga Papua yang patut dipromosikan sebagai kebanggaan nasional.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah II Sumatera Utara Sukronedi, Ketua MUI Medan H. Hasan Matsum, unsur Kerapatan Adat Diraja Kedatukan Sunggal Serbanyaman, serta Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman.(Wis)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Ulos Nasional 2026, Rico Waas Bidik Pasar Dunia untuk Tenun Lokal
Lestarikan Uis Karo dengan Gedokan, Penenun Karya Bunda Berharap Perhatian Pemko Binjai
Angkat Pesona Tenun Karo ke Panggung Modern, Airin Rico Waas Resmikan Gallery Torose
Festival Lampion Vihara Setia Buddha Binjai Digelar 25 September, Ada Pawai Keliling dan Lucky Draw
Walikota Rico Waas Dukung Merdang Merdem 2026: Jangan Sampai Adat dan Kesakralan Hilang
Tiorita Perkuat Sinergi dengan Tokoh Melayu, Dorong Pembangunan Berbasis Budaya di Langkat
Acara GEMES 2026 Dinilai Tak ‘Merakyat’, Dinas Pariwisata Medan Dikritik Habiskan Rp2,5 Miliar
Di Tengah Gempuran Budaya Modern, Ricky Anthony Pilih Jaga Warisan Leluhur
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 23:40 WIB

Hari Ulos Nasional 2026, Rico Waas Bidik Pasar Dunia untuk Tenun Lokal

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Lestarikan Uis Karo dengan Gedokan, Penenun Karya Bunda Berharap Perhatian Pemko Binjai

Minggu, 20 September 2026 - 17:09 WIB

Angkat Pesona Tenun Karo ke Panggung Modern, Airin Rico Waas Resmikan Gallery Torose

Senin, 14 September 2026 - 13:01 WIB

Festival Lampion Vihara Setia Buddha Binjai Digelar 25 September, Ada Pawai Keliling dan Lucky Draw

Selasa, 8 September 2026 - 19:42 WIB

Walikota Rico Waas Dukung Merdang Merdem 2026: Jangan Sampai Adat dan Kesakralan Hilang

Berita Terbaru