FOTO: Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution meresmikan Jembatan Armco Kombinasi Bailey (Modulator Tiper-21) di Desa Parjalihotan, Kecamatan Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kamis (3/9/2026).(Ist)
TAPTENG — metrolangkat.com
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meresmikan Jembatan Armco Kombinasi Bailey di Desa Parjalihotan, Kecamatan Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Kamis (3/9/2026).
Jembatan yang menghubungkan Dusun 6 dan Dusun 7 Desa Parjalihotan tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, termasuk akses anak-anak menuju sekolah.
Jembatan Bailey Parjalihotan dibangun melalui kolaborasi personel TNI bersama masyarakat.
Infrastruktur tersebut menjadi satu dari 13 jembatan yang dibangun dalam upaya penanganan dampak bencana di sejumlah wilayah Sumut.
Saat meresmikan jembatan, Bobby meminta masyarakat bersama pemerintah terus memantau kondisi konstruksi agar tetap aman dan dapat digunakan dalam jangka panjang.
“Saya minta setiap dua bulan atau tiga bulan kita cek jembatannya. Kalau masih ada kekurangan, boleh kita bantu penguatannya,” ujar Bobby.
Bobby mengapresiasi keterlibatan TNI dan masyarakat dalam pembangunan jembatan tersebut.
Menurutnya, keberadaan akses penghubung sangat penting untuk menunjang aktivitas warga sehari-hari.
“Mudah-mudahan dapat membantu akses bapak ibu semua untuk anak-anak sekolah,” katanya.
Menurut Bobby, pembangunan Jembatan Bailey merupakan bagian dari penanganan dampak bencana yang melanda Tapteng dan sejumlah daerah di Sumut.
Penanganan infrastruktur akibat bencana, lanjutnya, akan terus dilakukan hingga 2028.
“Penanganan bencana akan dilakukan sampai dengan 2028.
Misalnya ada jalan yang rusak, nanti kita bangun,” tegasnya.
Siapkan Modal Usaha untuk 50 Warga
Tidak hanya meresmikan jembatan, Bobby juga berdialog langsung dengan masyarakat Parjalihotan.
Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan rencana pemberian modal usaha bagi warga melalui kolaborasi Pemprov Sumut dan Bank Sumut.
Bobby mengatakan, program tersebut akan dimulai dengan memberikan modal usaha kepada 50 warga.
“Minggu depan, Pemprov Sumut dan Bank Sumut bisa memberikan modal usaha untuk ibu-ibu.
Nanti kita kasih modalnya untuk 50 orang pertama. Selanjutnya kalau usahanya bagus, kita kasih lagi tambahan modalnya,” ungkap Bobby.
Rencana tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat.
Salah seorang warga Parjalihotan, Idasari, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap warga di desanya.
“Terima kasih Pak Gubernur atas perhatiannya.
Semoga kami terus diberi perhatian seperti ini,” ucap Ida.
Peresmian tersebut turut dihadiri Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, Kepala Dinas PUPR Sumut Chandra Dalimunthe,
Kepala Dinas Pendidikan Sumut Alexander Sinulingga, serta Plt Kepala Dinas Sumber Daya Air Sumut Gibson Panjaitan.(Wis)


















