Sinabung Siaga, Bobby Pastikan 280 Pengungsi Kuta Tengah Terlayani

- Jurnalis

Selasa, 1 September 2026 - 20:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution meninjau lokasi pengungsian warga terdampak erupsi Gunung Sinabung.(ist)

KARO – metrolangkat.com

Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution meninjau lokasi pengungsian warga terdampak erupsi Gunung Sinabung di Desa Sukatepu, Kabupaten Karo, Selasa (1/9/2026) sore.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar warga yang mengungsi selama masa tanggap darurat terpenuhi, mulai dari makanan, air bersih, tempat tidur, toilet hingga layanan kesehatan.

Bobby menegaskan, keselamatan warga menjadi prioritas utama pemerintah, khususnya masyarakat yang berada di wilayah dengan radius berbahaya berdasarkan rekomendasi Badan Geologi.

“Ada dua desa yang paling diutamakan untuk dievakuasi karena sangat masuk radius kalau terjadi erupsi. Salah satunya Desa Kuta Tengah,” ujar Bobby.

Saat ini, sekitar 280 warga Desa Kuta Tengah telah berada di lokasi pengungsian. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memastikan berbagai fasilitas dasar tersedia agar warga tetap merasa aman dan nyaman selama berada di pengungsian.

“Kita pastikan yang di sini fasilitasnya dulu. Kita tidak ingin masyarakat yang mengungsi merasa tidak nyaman, kemudian tiba-tiba langsung kembali ke rumah,” katanya.

Bobby juga menanggapi keluhan warga yang sempat menunggu beberapa jam setelah meninggalkan rumah tanpa mendapatkan makanan dan minuman.

Ia memastikan Pemprov Sumut siap menyuplai kebutuhan para pengungsi

“Kami dari provinsi datang ke sini bukan mau hanya lihat-lihat. Apa yang dibutuhkan silakan sampaikan, kami akan support. Makanan sudah kami siapkan, air bersih juga kami bawa,” tegasnya.

Menurut Bobby, kondisi pengungsi Sinabung berbeda dengan korban bencana yang rumahnya telah hancur. Sebagian warga masih memiliki rumah sehingga kemungkinan untuk kembali cukup tinggi.

Baca Juga :  Zakiyuddin Harahap dorong HKTI perkuat pertanian

Karena itu, pemerintah harus memastikan kebutuhan pokok tetap terpenuhi selama warga berada di pengungsian.

“Tidak bisa senyaman di rumah sendiri, tapi jangan kebutuhan pokoknya ketika mereka pindah ke tempat pengungsian justru hilang total. Seperti makan, tempat tidur dan tempat istirahat,” jelasnya.

Selain kebutuhan pangan dan air bersih, Pemprov Sumut juga menyiapkan sarana transportasi bagi anak-anak pengungsi agar tetap dapat bersekolah

“Tadi ada permintaan bus ataupun pengangkutan anak-anak untuk sekolah, kami juga akan siapkan,” kata Bobby.

Darurat Bisa Berlangsung 1-2 Hari

Terkait aktivitas Gunung Sinabung, Bobby menyebut status gunung tersebut masih berada pada Level III atau Siaga.

Pemprov Sumut akan terus mengevaluasi perkembangan aktivitas vulkanik. Jika aktivitas erupsi menurun, status dapat diturunkan menjadi Level II atau Waspada sehingga masyarakat berpotensi diperbolehkan kembali ke rumah, namun tetap dalam pemantauan.

“Jika erupsi menurun, status dapat diturunkan menjadi level II atau waspada sehingga masyarakat berpotensi diperbolehkan kembali ke rumah dengan tetap dalam pemantauan,” ujarnya.

Sebaliknya, jika aktivitas Gunung Sinabung kembali meningkat, pemerintah telah menyiapkan langkah evakuasi lanjutan, termasuk memperluas radius wilayah yang harus dikosongkan

“Kita juga sudah evaluasi langkah-langkah yang harus dilakukan, radius berapa saja yang bertambah dan siapa saja yang harus mengungsi,” sebut Bobby.

Untuk mengantisipasi gangguan kesehatan akibat abu vulkanik, posko kesehatan beserta kendaraan pelayanan kesehatan juga telah disiagakan di lokasi pengungsian.

Baca Juga :  Silaturahmi dengan Petani dan Pengusaha Sawit, Paslon Iskandar-Adli Siap Wujudkan Perubahan

Bobby mengatakan, apabila kondisi darurat masih berlangsung dalam satu hingga dua hari ke depan, Pemprov Sumut akan mengerahkan bus layanan kesehatan yang mampu memberikan pelayanan medis hingga tindakan operasi ringan.

“Kalau memang satu-dua hari ini masih diperlukan, kita kirim bus layanan kita. Bus layanan itu bisa melaksanakan sampai dengan operasi ringan,” ujarnya.

Belum Ada Kerusakan Bangunan

Terkait dampak langsung erupsi terhadap bangunan dan rumah warga, Bobby menyebut hingga kini belum ada laporan kerusakan.

“Mudah-mudahan tidak ada. Sejauh ini belum ada yang terdampak secara langsung, artinya kerugian atau kerusakan bangunan belum ada,” katanya.

Sementara untuk mengantisipasi gangguan kesehatan akibat abu vulkanik, pembagian masker telah dilakukan sejak erupsi pertama terjadi

“Erupsi pertama pukul 10.17, siang harinya kita langsung bagikan masker. Baik dari provinsi, kabupaten, TNI, Polri, semuanya membagikan masker. Ini langkah antisipasi agar tidak terjadi penyakit berat,” jelas Bobby.

Bobby mengatakan pemerintah belum menghitung dampak ekonomi akibat erupsi karena fokus utama saat ini adalah keselamatan masyarakat.

Termasuk dengan menutup kawasan wisata di sekitar Gunung Sinabung untuk mencegah wisatawan memasuki zona berbahaya.

“Dampak ekonominya pasti ada. Wisata kita minta ditutup, tidak boleh ada wisatawan masuk ke sekitar area gunung,” katanya.

Untuk ketersediaan kebutuhan pangan dan logistik bagi para pengungsi, Bobby memastikan stok dalam kondisi aman. “Stok logistik aman,” tutup Bobby.(red)

 

 

 

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral Video Ungkap Dugaan Setoran Bandar Sabu ke Oknum Polisi Langkat
Tiorita Tegaskan Penataan Perangkat Daerah Harus Tepat Kebutuhan
Maulid Nabi di Lapas Binjai, Momentum Warga Binaan Perkuat Iman dan Akhlak
Akses Langkat–Karo Terancam Putus, Bobby Janji Perbaiki Jalan Pamah Semelir Oktober
Dugaan Keracunan MBG di Karo, Gibran: Semua Biaya Pengobatan Kami Tanggung
Wapres Gibran Kunjungi Karo, Jenguk Korban Dugaan Keracunan MBG
Petani Makin Menua, HKTI Langkat Kejar 1.000 Kader Muda
5 Aplikasi Diluncurkan, Rico Waas Bidik Layanan Publik via WhatsApp
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 20:01 WIB

Viral Video Ungkap Dugaan Setoran Bandar Sabu ke Oknum Polisi Langkat

Sabtu, 12 September 2026 - 13:17 WIB

Tiorita Tegaskan Penataan Perangkat Daerah Harus Tepat Kebutuhan

Jumat, 11 September 2026 - 22:37 WIB

Maulid Nabi di Lapas Binjai, Momentum Warga Binaan Perkuat Iman dan Akhlak

Jumat, 11 September 2026 - 18:22 WIB

Dugaan Keracunan MBG di Karo, Gibran: Semua Biaya Pengobatan Kami Tanggung

Jumat, 11 September 2026 - 14:41 WIB

Wapres Gibran Kunjungi Karo, Jenguk Korban Dugaan Keracunan MBG

Berita Terbaru