PAD Tambang Naik, Pemprov Sumut Akui Tambang Ilegal Masih Marak

- Jurnalis

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Medan – metrolangkat.com

Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pertambangan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mencatat capaian positif pada 2025.

Dari opsen pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB), Pemprov berhasil meraup Rp4,5 miliar, melampaui target awal Rp3 miliar.

 

Capaian ini disampaikan Kepala Bidang Hidrogeologi Mineral dan Batubara Dinas ESDM Sumut,

 

Hasan Basri, dalam temu pers yang difasilitasi Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Utara di Kantor Gubernur Sumut, Selasa (31/3/2026).

“Baru tahun 2025 ada pemasukan dari pertambangan, itu pun dari opsen pajak 25%. Dari target Rp3 miliar, realisasinya mencapai Rp4,5 miliar,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemprov Sumut Perkuat Penertiban Tambang Ilegal, Gandeng APH Untuk Penindakan

Ratusan Izin Tambang Tersebar di Sumut

Saat ini, terdapat sekitar 231 izin usaha pertambangan MBLB di Sumatera Utara. Rinciannya meliputi 44 IUP Operasi Produksi,

19 IUP Eksplorasi, serta 168 Surat Izin Penambangan Batuan yang tersebar di berbagai kabupaten/kota

Pemprov melalui Dinas ESDM Sumatera Utara juga terus melakukan pembinaan terhadap perusahaan tambang berizin, mulai dari penyusunan norma,

Standar, prosedur, dan kriteria (NSPK), hingga bimbingan teknis dan pengembangan kompetensi tenaga kerja

Tambang Ilegal Jadi Tantangan Serius

Di balik capaian tersebut, persoalan tambang ilegal masih menjadi pekerjaan rumah besar.

Baca Juga :  Jalan Rusak Kampung Nangka Akhirnya Diaspal, Kadis PUTR Janji Tuntas Sebelum Lebaran

Pemprov Sumut mengakui tidak memiliki kewenangan untuk melakukan penindakan hukum langsung.

Meski demikian, koordinasi terus dilakukan dengan aparat penegak hukum untuk menekan aktivitas ilegal.

Pemprov juga berencana melakukan pemetaan wilayah tambang ilegal guna menentukan prioritas penanganan

Butuh Penindakan dan Optimalisasi PAD

Capaian PAD dari sektor pertambangan dinilai masih berpotensi ditingkatkan, mengingat maraknya aktivitas tambang tanpa izin yang belum memberikan kontribusi bagi daerah.

Optimalisasi pengawasan serta penindakan terhadap tambang ilegal dinilai menjadi kunci agar potensi penerimaan daerah tidak bocor, sekaligus memastikan aktivitas pertambngan berjalan sesuai aturan.(wis)

 

 

 

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PH Aipda Sandran Pertanyakan Tujuh Tersangka yang Tak Ditahan
Korwil SPPG Binjai: Dana Sudah Dikucurkan, Enam Dapur MBG Masih Menunggu Proses Pencairan
Malam yang Sibuk di Jalinsum: Pohon Tumbang, Kemacetan Mengular, Arus Kembali Lancar
Rico : THM Terlibat Narkoba dan Tak Lengkapi Izin Harus Ditindak
Dasco Dukung Pencopotan Kepala BGN, Ahirnya Presiden Dengar Aspirasi Masyarakat
Syah Afandin Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Tegaskan Semangat Persatuan
PRSU ke-50 Bidik 300 Ribu Pengunjung, Sumut Incar Lonjakan Ekonomi Kreatif
Rico Waas: Kebahagiaan Kurban Harus Dinikmati Bersama
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:55 WIB

PH Aipda Sandran Pertanyakan Tujuh Tersangka yang Tak Ditahan

Senin, 8 Juni 2026 - 14:01 WIB

Korwil SPPG Binjai: Dana Sudah Dikucurkan, Enam Dapur MBG Masih Menunggu Proses Pencairan

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:30 WIB

Malam yang Sibuk di Jalinsum: Pohon Tumbang, Kemacetan Mengular, Arus Kembali Lancar

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:17 WIB

Rico : THM Terlibat Narkoba dan Tak Lengkapi Izin Harus Ditindak

Rabu, 3 Juni 2026 - 05:53 WIB

Dasco Dukung Pencopotan Kepala BGN, Ahirnya Presiden Dengar Aspirasi Masyarakat

Berita Terbaru

Ekonomi dan Bisnis

Bobby Nasution Soroti Kelangkaan Minyak Goreng di Sumut

Kamis, 11 Jun 2026 - 22:06 WIB