HUT RI ke-81, PHE Perkuat Ketahanan Energi Lewat Eksplorasi dan Teknologi CEOR

- Jurnalis

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

JAKARTA – metrolangkat.com

Memaknai HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT Pertamina Hulu Energi (PHE) memperkuat komitmennya menjaga ketahanan energi nasional melalui percepatan eksplorasi,

pengembangan sumber daya migas, serta penerapan teknologi untuk meningkatkan produksi.

Sebagai Subholding Upstream Pertamina, PHE sepanjang 2026 mencatat sejumlah capaian strategis, mulai dari eksplorasi domestik hingga pengembangan teknologi peningkatan produksi di lapangan migas mature.

Di wilayah Kalimantan, PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) menyelesaikan pemasangan topside platform Proyek Manpatu melalui PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) pada akhir Mei 2026.

Sebulan kemudian, platform keempat Proyek Sisi Nubi AOI juga berhasil onstream untuk memperkuat pasokan gas nasional.

PHE juga mencatat keberhasilan akuisisi Survei Seismik 3D Kandawulo dalam rangka pemenuhan Komitmen Kerja Pasti Jambi Merang (KKPJM) di wilayah South Kutai Basin, perairan Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.

Survei seismik offshore tersebut mencakup area sekitar 2.500 kilometer persegi dan diselesaikan lebih cepat dari target dengan catatan zero accident serta memenuhi standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).

Bersama PT Elnusa Tbk sebagai mitra strategis, survei menggunakan teknologi broadband marine streamer untuk menghasilkan gambaran struktur bawah permukaan yang lebih akurat.

Teknologi ini diharapkan meningkatkan peluang penemuan sumber daya migas baru.

Corporate Secretary PHE, Hermansyah Y Nasroen, mengatakan keberhasilan tersebut menjadi bukti komitmen Subholding Upstream dalam menjalankan eksplorasi secara aman, unggul dan berkelanjutan.

“Keberhasilan Survei Seismik 3D Kandawulo yang diselesaikan lebih cepat dari rencana dengan catatan zero accident merupakan bukti komitmen Pertamina Subholding Upstream dalam menghadirkan kinerja eksplorasi yang unggul, aman, dan berkelanjutan,” ujar Hermansyah.

Ia menyebut dukungan Pemerintah Kabupaten Mamuju dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat turut menjadi faktor penting dalam kelancaran kegiatan tersebut.

Baca Juga :  Jalan Tol Seksi Tanjung Pura-Pangkalan Brandan Besok Ditutup

Tambah Wilayah Eksplorasi

Untuk memperkuat portofolio hulu migas, PHE terus menambah wilayah kerja eksplorasi. Sepanjang 2022 hingga 2025, perusahaan telah memperoleh sembilan Wilayah Kerja (WK) baru.

Tiga di antaranya diperoleh pada 2025, yakni WK Binaiya di Maluku, WK Lavender di Sulawesi Tenggara dan WK Bobara di Papua.

Hingga akhir Juni 2026, PHE juga telah mengamankan potensi sumber daya kontingen 2C sebesar 108 juta barel setara minyak (MMBOE).

Potensi tersebut turut ditopang penemuan migas nonkonvensional (MNK) di Wilayah Kerja Rokan yang mencatat potensi hingga 724,22 juta barel minyak (MMBO).

CEOR Offshore Pertama di Indonesia

Di sektor peningkatan produksi, PT Pertamina Hulu Energi Offshore Southeast Sumatra (PHE OSES) mencatat tonggak penting dengan dimulainya implementasi Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR) di Lapangan Offshore Rama, Wilayah Kerja Southeast Sumatra.

Implementasi dilakukan melalui injeksi perdana polimer atau polymer flooding. Metode ini bertujuan meningkatkan efisiensi penyapuan minyak di dalam reservoir sehingga sisa minyak pada lapangan mature dapat diproduksikan secara lebih optimal.

PHE menyebut penerapan CEOR di Lapangan Rama merupakan implementasi CEOR offshore pertama di Indonesia, dengan manfaat penuh ditargetkan hingga 2030.

Hermansyah mengatakan proyek tersebut tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan produksi minyak, tetapi juga menjadi sarana pengumpulan data dan validasi teknologi sebagai dasar pengembangan CEOR skala penuh di masa mendatang.

“Proyek ini menjadi referensi penting bagi penerapan teknologi EOR lepas pantai lainnya di Indonesia,” katanya.

Teknologi CEOR sebelumnya juga diterapkan secara komersial di Lapangan Minas Area A, Zona Rokan, yang dikelola PT Pertamina Hulu Rokan (PHR).

Baca Juga :  Sebut Adli Tama Sembiring Tak Pantas Pimpin Langkat, Ini Respon Wakil Ketua PC Himala Aceh

Lapangan yang telah berproduksi sejak 1952 tersebut ditargetkan mengalami peningkatan perolehan minyak sebesar 12 hingga 16 persen dari Original Oil in Place (OOIP).

Penerapan CEOR di Minas Area A sekaligus menjadikan PHR sebagai salah satu pelopor pengembangan teknologi CEOR di Indonesia.

Teknologi tersebut selanjutnya diarahkan untuk dikembangkan di sejumlah area Rokan lainnya.

Proyek Minas diproyeksikan memberikan kontribusi produksi sekitar 70 ribu barel minyak per hari (bph) pada 2030 dan mencapai puncak produksi hingga 200 ribu bph pada 2036

Kejar Produksi dan Cadangan

Memasuki sisa 2026, PHE akan mengakselerasi sejumlah proyek strategis untuk meningkatkan produksi dan cadangan migas nasional.

Program tersebut mencakup pengembangan lapangan baru atau greenfield, antara lain Akasia Prima, Padang Pancuran, OO OX ONWJ, Sisi Nubi AOI, South Senoro, Manpatu dan Masela.

Di saat bersamaan, PHE melakukan rejuvenasi dan revitalisasi sejumlah aset eksisting,

Seperti Area Benuang, Lima ONWJ, ABAB, Tanjung Miring Barat, Lembak Kemang Tapus dan Salawati.

PHE juga mengembangkan teknologi untuk meningkatkan produksi sekaligus menekan emisi, termasuk multistage fracturing pada sumur horizontal Kotabatak dan Rokan, steamflood injection North Duri Area 14,

CEOR, eksplorasi Deepwater Natuna Timur, serta pengembangan proyek Carbon Capture and Storage/Carbon Capture, Utilization and Storage (CCS/CCUS).

Melalui eksplorasi agresif, inovasi teknologi dan penerapan standar keselamatan kerja, PHE menegaskan komitmennya mendukung kedaulatan serta ketahanan energi nasional.

Selain mengejar peningkatan produksi dan cadangan, PHE menyatakan tetap menjalankan bisnis hulu migas berkelanjutan dengan prinsip Environmental,

Social, and Governance (ESG), memperkuat tata kelola, kepatuhan serta pencegahan fraud untuk membangun lingkungan kerja yang profesional, transparan dan berintegritas.(rel/wis)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bobby: Merdeka Bukan Sekadar Seremoni, Harga Harus Terjangkau
SPN Hinai Gelar Strong Point, Pastikan Lalu Lintas Lancar Jelang HUT RI
Jembatan Titi Besi Amblas, Truk Bertonase Berat Terancam Celaka
KSPSI 1973 Sumut Targetkan 33 DPC, Tegaskan Komitmen Bela Hak Buruh
7 Tahun OG Hospital, Perkuat Komitmen Layani Kesehatan Warga Binjai
Tiorita : Paskibraka Langkat Diminta Jadi Generasi Pejuang Indonesia Maju
74 Paskibraka Sumut Dikukuhkan, Bobby: Bukan Sekadar Kibarkan Bendera
Tiorita Tegaskan Langkat Siap Kawal Arah Pembangunan Prabowo
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:10 WIB

HUT RI ke-81, PHE Perkuat Ketahanan Energi Lewat Eksplorasi dan Teknologi CEOR

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Bobby: Merdeka Bukan Sekadar Seremoni, Harga Harus Terjangkau

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:44 WIB

SPN Hinai Gelar Strong Point, Pastikan Lalu Lintas Lancar Jelang HUT RI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 18:26 WIB

Jembatan Titi Besi Amblas, Truk Bertonase Berat Terancam Celaka

Minggu, 16 Agustus 2026 - 17:28 WIB

KSPSI 1973 Sumut Targetkan 33 DPC, Tegaskan Komitmen Bela Hak Buruh

Berita Terbaru