Trump Desak Iran Buka Selat Hormuz, Ancam Hancurkan Infrastruktur Jika Gagal Sepakat

- Kontributor

Selasa, 7 April 2026 - 11:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Trump Desak Iran Buka Selat Hormuz, Ancam Hancurkan Infrastruktur Jika Gagal Sepakat.(ist)

Washingtonmetrolangkat.com

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan bahwa kebebasan navigasi di Selat Hormuz harus menjadi bagian utama dalam kesepakatan untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah. Ia bahkan mengancam akan meningkatkan serangan terhadap Iran jika kesepakatan tidak tercapai sebelum batas waktu Selasa (7/4).

Dalam pernyataannya di Gedung Putih, Trump menyebut pembicaraan dengan Iran sejauh ini berjalan positif, namun menekankan bahwa pembukaan kembali jalur strategis tersebut menjadi prioritas utama Washington.

“Kita harus memiliki kesepakatan yang dapat diterima, dan bagian dari kesepakatan itu adalah lalu lintas minyak harus bebas,” ujar Trump, dikutip dari Bloomberg.

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur distribusi minyak paling vital di dunia. Gangguan di kawasan ini telah memicu gejolak besar pada pasar energi global.

Baca Juga :  Tiba-Tiba AS Kecam Israel atas Kondisi Gaza, Kemarin ke Mana Saja?

Trump juga mengungkapkan konsekuensi serius jika Iran tidak memenuhi tuntutan tersebut. Ia menyebut militer AS memiliki kemampuan untuk menghancurkan infrastruktur utama Iran dalam waktu singkat.

“Kami bisa menghancurkan setiap jembatan. Pembangkit listrik akan terbakar, meledak, dan tidak akan pernah bisa digunakan lagi,” tegasnya.

Pernyataan itu memicu kekhawatiran internasional, mengingat serangan terhadap infrastruktur sipil dilarang dalam Konvensi Jenewa. Namun, Trump menyatakan tidak khawatir terhadap konsekuensi tersebut.

“Saya maksudkan penghancuran total dalam hitungan jam, jika kami menginginkannya. Tapi kami tidak ingin itu terjadi,” tambahnya.

Batas waktu yang ditetapkan Trump menandai fase krusial dalam konflik yang kini telah memasuki bulan kedua. Perang tersebut telah menewaskan ribuan orang serta memicu gangguan signifikan pada pasar minyak global.

Baca Juga :  CEO Silicon Valley Bridge Bank Meminta Pelanggan untuk menyetor ulang dana Mereka

Di dalam negeri, tekanan terhadap Trump juga meningkat. Harga bahan bakar di AS dilaporkan melampaui USD 4 per galon, memicu ketidakpuasan publik terhadap kebijakan pemerintah dalam menangani konflik.

Sementara itu, Iran memperingatkan akan membalas setiap serangan terhadap infrastruktur sipil dengan meningkatkan serangan terhadap fasilitas energi di kawasan Teluk. Langkah ini berpotensi memperparah krisis energi global dan mengguncang perekonomian dunia.

Pernyataan terbaru Trump terkait Selat Hormuz juga dinilai bertolak belakang dengan sikap sebelumnya dari pemerintahannya. Pekan lalu, Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt tidak memasukkan pembukaan selat tersebut sebagai tujuan utama militer AS.

Ketegangan yang terus meningkat ini membuat dunia internasional kini menanti apakah jalur diplomasi masih mampu meredakan konflik, atau justru membawa kawasan menuju eskalasi yang lebih luas.(Int/red)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ultimatum Trump ke Iran Guncang Pasar, Harga Minyak Tembus USD 100 per Barel
Kim Jong-un Kembali Pimpin Korea Utara, Kekuasaan Kian Kokoh
“Iran Klaim Hancurkan Mata dan Telinga AS di Timur Tengah, Radar Miliaran Dolar Tumbang”
Elnusa Mantapkan Langkah Global, Dukung Survei Seismik 3D di Thailand
Pasukan IDF Kocar-Kacir Diserang Hewan Buas
Akibat Gerakan Boikot, KFC dan Pizza Hut di Turki Alami Kebangkrutan
PM Malaysia Bertemu Presiden Prabowo, Bahas Ini
Meninggalnya Qari di Masjid Aceh saat Baca Surat Al-Isra Ayat 1 jadi Sorotan Media Arab
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 16:31 WIB

Ultimatum Trump ke Iran Guncang Pasar, Harga Minyak Tembus USD 100 per Barel

Senin, 23 Maret 2026 - 15:41 WIB

Kim Jong-un Kembali Pimpin Korea Utara, Kekuasaan Kian Kokoh

Minggu, 1 Maret 2026 - 04:32 WIB

“Iran Klaim Hancurkan Mata dan Telinga AS di Timur Tengah, Radar Miliaran Dolar Tumbang”

Jumat, 22 Agustus 2025 - 16:28 WIB

Elnusa Mantapkan Langkah Global, Dukung Survei Seismik 3D di Thailand

Senin, 24 Maret 2025 - 18:55 WIB

Pasukan IDF Kocar-Kacir Diserang Hewan Buas

Berita Terbaru