IMM Minta Kapolres Binjai Lebih Tegas Menindak Aksi Konvoi dan Begal

- Jurnalis

Kamis, 22 Agustus 2024 - 21:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Binjai – METROLANGKAT.COM

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Binjai menyerukan kepada Kapolres Binjai AKBP Bambang C. Utomo, untuk lebih tegas dalam menyikapi maraknya tindak kejahatan.

Selain itu, IMM Binjai juga meminta Polres Binjai untuk lebih aktif lagi melakukan patroli dan berdayakan pos polisi yang ada.

“Saya sudah pernah sampaikan kepada Bapak Kapolres yang lama terkait menyikapi maraknya aksi konvoi dan begal yang terjadi di Kota Binjai. Saya sampaikan bahwa Polres Binjai harus bentuk tim untuk melakukan patroli setiap hari, khususnya tempat tempat atau daerah yang menjadi lalu lalang mereka (pelaku kejahatan) beroperasi melakukan aksi kejahatan,” kata Ketua IMM Binjai, Azizah Budiana, Kamis (22/8).

“Namun pada saat itu, kata Bapak Kapolres (lama), mereka sudah melakukannya. Tapi saya lihat, itu tidak berjalan dengan efektif,” sambungnya.

Azizah juga meminta kepada personil Polres Binjai untuk lebih jeli dan pintar dalam melakukan patroli guna menyikapi aksi aksi geng motor.

“Sebab, mereka (geng motor) konvoi dan beraksi umumnya diatas jam 12 malam. Sementara kita lihat sendiri mobil patroli selalu keliling di bawah jam 12 malam, kan masuk angin,” bebernya.

Baca Juga :  Merasa Ditipu Ketika Hendak Beli Mobil, Warga Medan Lapor Polisi

“Kalau ini terus dilakukan oleh Polres Binjai dengan cara yang begini, saya yakin tindakan kriminal di Binjai main besar. Sebab patroli bukan hanya seremoni, tapi aksi nyata,” tambahnya.

Pun begitu ditegaskan Azizah, IMM siap bersama Polres Binjai untuk melakukan patroli bersama.

Tidak hanya IMM saja, menurutnya, organisasi kemahasiswaan lain juga siap bergandengan tangan bersama.

“Kalau tidak sanggup kepolisian itu patroli tengah malam, jadikan kami ketua ketua organisasi yang memimpin di Kota Binjai, untuk jadi tim patroli, libatkan kami dan fasilitasi kami. Sama-sama kita kerja, sama kita bergerak untuk kedamaian Binjai,” tegasnya.

Sebagai Ketua IMM Binjai, ia juga menyinggung keberadaan pos polisi di Simpang Megawati Jalan Makalona atau Jalan Baru. Menurutnya, pos polisi tersebut harus digunakan untuk melakukan pemantauan.

Pasalnya, konvoi-konvoi geng motor tersebut diduga berasal dari luar Kota Binjai. Apalagi jika tidak digunakan, maka pembangunan pos polisi yang menghabiskan anggaran sebesar Rp. 382.000.000 (tiga ratus delapan puluh dua juta rupiah) lebih yang bersumber dari APBD Binjai tahun 2023, hanya merupakan pembuangan anggaran yang berujung sia-sia.

Baca Juga :  Gelar Apel Pasukan Operasi Zebra Toba 2024, Ini Pesan Kapolres Binjai

“Patut dipertanyakan motif dari pembangunan pos tersebut untuk apa. Karena aksi nyata Polres Binjai belum mampu mengerahkan atau melibatkan personel samapta, lantas, serse untuk bertugas di pos yang katanya sebagai pos pantau aksi begal dan geng motor. Karena kita lihat, pos tersebut selalu gelap dan tertutup,” ujar Azizah.

Diakhir ucapannya, Azizah pun berharap kepada Kapolres Binjai yang baru, yaitu AKBP Bambang Christanto Utomo, harus lebih tegas lagi terhadap tindakan kriminal yang semakin marak dan merajalela. “Apalagi ketika ada tersangka yang tertangkap, bukan hanya dinasehati (dengan dalih masih di bawah umur), tapi seharusnya tetap diberi tindakan yang membuat efek jera dan tidak melakukannya kembali,” pungkasnya. (*)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Razia Gabungan di Hotel Binjai, Tiga Pengunjung Positif Narkoba Direhabilitasi
Curi Lembu Warga Salapian, Pasangan Kekasih Terjungkal ke Parit Dikejar Massa
Ricky Anthony Apresiasi Tim Resmob Satreskrim Polrestabes Medan
Dipergoki Mencuri Sawit, Pria di Wampu Ancam Warga dengan Kelewang, Kasus Dilaporkan ke Polisi
Operasi Antik Toba 2026: Polres Binjai Bongkar 23 Kasus Narkoba, 28 Tersangka Dibekuk
Empat Terduga Pelaku Pengeroyokan Polisi Diduga Dilepas Polisi, Polres Binjai Disoal
Warga Ngaku Laporan Maling Ditolak Polisi, Kini Dipanggil Gegara ‘Hakimi’ Pelaku
THM Phantom Direkom Tutup Usai Digerebek, Polisi Temukan Dugaan Peredaran Narkoba
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:38 WIB

Razia Gabungan di Hotel Binjai, Tiga Pengunjung Positif Narkoba Direhabilitasi

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:37 WIB

Curi Lembu Warga Salapian, Pasangan Kekasih Terjungkal ke Parit Dikejar Massa

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:47 WIB

Ricky Anthony Apresiasi Tim Resmob Satreskrim Polrestabes Medan

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:10 WIB

Dipergoki Mencuri Sawit, Pria di Wampu Ancam Warga dengan Kelewang, Kasus Dilaporkan ke Polisi

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:58 WIB

Operasi Antik Toba 2026: Polres Binjai Bongkar 23 Kasus Narkoba, 28 Tersangka Dibekuk

Berita Terbaru

Kabar Desa

Kapolres Langkat Bedah Rumah Lansia, Ibu Ginah Haru Terima Kunci

Selasa, 16 Jun 2026 - 06:25 WIB