Kantor Wali Kota Medan Diguncang Gempa! Rico Waas Pimpin Evakuasi

- Jurnalis

Rabu, 5 November 2025 - 07:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN – METROLANGKAT.COM

Sirene meraung keras dari Kantor Wali Kota Medan, Selasa (4/11/2025), menandai dimulainya simulasi bencana gempa bumi yang berlangsung dramatis dan penuh ketegangan.

Guncangan seolah nyata terasa di gedung empat lantai tersebut, membuat para pegawai panik dan segera mencari perlindungan.

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, yang saat itu tengah memimpin rapat bersama pimpinan perangkat daerah dan camat, langsung berlindung di bawah meja sambil menutup kepala dan leher sesuai prosedur evakuasi gempa.

Setelah sirene berhenti dan situasi dinyatakan aman, petugas keamanan mengarahkan seluruh peserta rapat dan pegawai untuk turun melalui tangga darurat dengan posisi tangan tetap melindungi kepala dan leher. Mereka kemudian berkumpul di titik kumpul halaman kantor.

Baca Juga :  Longsor dan Banjir Bandang, Puluhan Warga Tapteng Terjebak Dihutan

Namun simulasi ini dibuat seolah nyata: beberapa pegawai “terluka” akibat reruntuhan bangunan, dan suasana makin mencekam ketika terdengar suara ledakan dari lantai empat akibat korsleting listrik yang memicu kebakaran.

Tak lama kemudian, tim gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), BPBD, Satpol PP, Dinas Kesehatan, TNI-Polri, PMI, Orari, Rapi, akademisi, dan relawan tiba di lokasi dengan perlengkapan lengkap.

Mereka langsung memadamkan api dan mengevakuasi pegawai yang “terjebak” di dalam gedung.

Rico Waas, setelah memastikan dirinya aman, turut membantu proses evakuasi dengan mengangkat tandu korban dan menenangkan pegawai yang mengalami trauma.

Evakuasi dilakukan dari lantai tiga dan empat menggunakan teknik vertical rescue dan suspension rescue. Mobil tangga Damkarmat juga digunakan untuk menyelamatkan pegawai yang “terjebak” di lantai atas.

Baca Juga :  Viral Roti Berjamur, Pemilik Sun’s Bakery Polisikan Penyebar Video

Simulasi ini digelar oleh BPBD Kota Medan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana, khususnya gempa bumi. Rico Waas menegaskan pentingnya latihan rutin agar seluruh elemen pemerintahan memahami langkah awal saat bencana terjadi.

“Kita harus ingat, Indonesia berada di kawasan cincin api. Gempa bisa terjadi kapan saja. Simulasi ini adalah pengingat agar kita tetap siaga,” ujar Rico.

Ia juga menekankan bahwa pelatihan sederhana seperti menutup kepala saat evakuasi harus menjadi kebiasaan, dan latihan akan dilakukan secara berkala terutama di wilayah rawan.

Rico Waas menyebut simulasi berjalan lancar, namun evaluasi akan terus dilakukan untuk memperbaiki kekurangan baik dari sisi personel maupun peralatan.(Wis)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Plt. Bupati Langkat Tiorita Serahkan Rumah Layak Huni
Kapolda Sumut Pimpin Sertijab 24 PJU dan Kapolres
Pasca OTT Bupati, KPK Geledah Tujuh Kantor Strategis di Lingkungan Pemkab Langkat
KPK Geledah Kantor Bupati, PUPR dan Dinas Pendidikan Langkat Pasca OTT Bupati Syah Afandin
Ondim Diamankan KPK Dirumah Pribadinya, Bukan di Acara APKASI 
Pemprov Sumut Perkuat Mediasi Penyelesaian Konflik Plasma Sawit di Madina
Replika Rumah Adat Batak Terbakar, Rico Waas Janji Segera Diperbaiki
Bobby Nasution Siap Jembatani Aspirasi Ojol Sumut ke DPR RI, Dorong Hadirnya UU Transportasi Online
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:35 WIB

Plt. Bupati Langkat Tiorita Serahkan Rumah Layak Huni

Senin, 13 Juli 2026 - 12:58 WIB

Kapolda Sumut Pimpin Sertijab 24 PJU dan Kapolres

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:29 WIB

Pasca OTT Bupati, KPK Geledah Tujuh Kantor Strategis di Lingkungan Pemkab Langkat

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:14 WIB

KPK Geledah Kantor Bupati, PUPR dan Dinas Pendidikan Langkat Pasca OTT Bupati Syah Afandin

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:28 WIB

Ondim Diamankan KPK Dirumah Pribadinya, Bukan di Acara APKASI 

Berita Terbaru