Tangis Perpisahan, Sri Mulyani Pamit dari Kemenkeu Setelah 13 Tahun Mengabdi

- Kontributor

Rabu, 10 September 2025 - 08:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – METROLANGKAT.COM

 Suasana haru menyelimuti kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Selasa (9/9/2025). Sri Mulyani Indrawati resmi berpamitan dengan jajaran pegawai usai menyerahkan jabatan Menteri Keuangan kepada Purbaya Yudhi Sadewa.

Tangis, tepuk tangan, hingga pelukan hangat mengiringi kepergian Bendahara Negara yang telah mengabdi selama lebih dari satu dekade. Di aula Gedung Djuanda 1, Sri Mulyani menyampaikan pidato perpisahan yang penuh pesan dan permintaan maaf.

“Jalankan tugas sesuai amanah, profesional, kompeten, dan jaga integritas. Bantu pimpinan baru dan terus laksanakan tugas dengan dedikasi,” pesan Sri Mulyani di hadapan ratusan pegawai.

Ia juga merendah dengan memohon maaf. “Tidak ada gading yang tak retak, tak ada manusia yang sempurna. Saya dengan rendah hati memohon maaf atas segala kekhilafan,” ucapnya.

Baca Juga :  "Pemkab Langkat dan Permainan Kotor Honorer: Dari Pungli ke Outsourcing"

Pegawai Kemenkeu Menangis, Nyanyikan Lagu Perpisahan

Momen paling mengharukan terjadi ketika Sri Mulyani melangkah keluar aula. Ratusan pegawai Kemenkeu langsung mengiringinya dengan tepuk tangan, ucapan terima kasih, hingga bunga perpisahan.

Tangis pecah saat para pegawai menyanyikan lagu “Bahasa Kalbu” karya Ruth Sahanaya dan Titi DJ. Sri Mulyani tampak tak kuasa menahan air mata, hingga bersandar di pelukan sang suami, Tonny Sumartono.

Pemandangan itu menjadi bukti kuatnya ikatan emosional antara Sri Mulyani dan para pegawai Kemenkeu. Banyak di antaranya yang berebut bersalaman, berfoto, bahkan mengantar sampai ke gerbang gedung.

Baca Juga :  Biaya Retreat Satu Kepala Daerah Rp2.750.000 per Hari, Pakai Dana APBD

Tiga Presiden, Satu Dedikasi

Sri Mulyani tercatat tiga kali dipercaya memimpin Kemenkeu di bawah tiga presiden berbeda. Pertama kali di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (2005–2010), lalu kembali dipanggil Presiden Joko Widodo pada 2016, hingga akhirnya diminta Presiden Prabowo Subianto untuk mengemban jabatan Menkeu sampai berakhir 8 September 2025.

Dengan pengalaman panjang termasuk sebagai Managing Director Bank Dunia, Sri Mulyani menjadi sosok yang dihormati di dunia ekonomi nasional maupun internasional.

Kini, tongkat estafet pengelolaan keuangan negara resmi beralih kepada Purbaya Yudhi Sadewa. Namun, jejak pengabdian Sri Mulyani akan tetap lekat di hati para pegawai Kemenkeu yang kemarin melepasnya dengan air mata.(Wis/dtc)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bobby Walk Out! Sumut “Disunat” Dana Rehab Bencana, Infrastruktur Cuma Kebagian Rp37 Miliar
Presiden Prabowo Kembali Tinjau Banjir dan Longsor di Sumut dan Aceh
Rob Menghantam Ancol hingga Bekasi: Warga Panik Selamatkan Barang
Warga Berebut Sembako di Tengah Banjir: Bantuan Dilempar dari Atas Truk, Martabat Rakyat Ikut Terendam
“Kematian Mengintai di Tengah Banjir: 11 Warga Tewas, Ribuan Terisolasi—Langkat Siaga Penuh!”
Krisis Banjir Langkat Memuncak: Bantuan BNPB Diterbangkan, Tim Darurat Kaget Soal Pembajakan Logistik
Presiden Prabowo Tinjau Banjir Tapteng: Penanganan Infrastruktur dan BBM Jadi Prioritas
Netanyahu Kembali Tolak Negara Palestina Jelang Voting Penting di PBB
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:25 WIB

Bobby Walk Out! Sumut “Disunat” Dana Rehab Bencana, Infrastruktur Cuma Kebagian Rp37 Miliar

Jumat, 12 Desember 2025 - 12:01 WIB

Presiden Prabowo Kembali Tinjau Banjir dan Longsor di Sumut dan Aceh

Jumat, 5 Desember 2025 - 08:18 WIB

Rob Menghantam Ancol hingga Bekasi: Warga Panik Selamatkan Barang

Rabu, 3 Desember 2025 - 23:25 WIB

Warga Berebut Sembako di Tengah Banjir: Bantuan Dilempar dari Atas Truk, Martabat Rakyat Ikut Terendam

Rabu, 3 Desember 2025 - 13:26 WIB

“Kematian Mengintai di Tengah Banjir: 11 Warga Tewas, Ribuan Terisolasi—Langkat Siaga Penuh!”

Berita Terbaru