Diduga Karena Bullying, Siswa SMK Negeri 1 Binjai Nekat Minum Pertalite

- Jurnalis

Kamis, 28 Agustus 2025 - 17:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Binjai – METROLANGKAT.COM

Seorang siswa SMK Negeri 1 Binjai berinisial AP membuat geger warga setelah nekat meminum Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite, Kamis (28/8) sekitar pukul 13.00 WIB.

Peristiwa ini terjadi di depan sebuah warung penjual BBM eceran tak jauh dari sekolahnya di Jalan Samanhudi, Kelurahan Satria, Kecamatan Binjai Kota.

Menurut keterangan Guru BK, AP diketahui tinggal di kawasan Diski, Kabupaten Deli Serdang. Dugaan sementara, aksi nekat itu dipicu oleh tekanan emosional akibat bullying yang dialaminya di sekolah.

Seorang pedagang yang menjadi saksi mata mengungkapkan, AP datang tergesa-gesa dari arah sekolah, lalu membeli setengah liter Pertalite seharga Rp6.000.

Baca Juga :  Dugaan Penyimpangan Anggaran di Dinas Peternakan dan Pertanian Langkat: Bantuan Ternak Tidak Sesuai Spesifikasi

“Saya sempat tanya untuk apa, tapi dia diam. Tiba-tiba langsung diminum. Saya kaget dan berusaha menahan,” ujar saksi.

Saat ditanya alasannya, AP mengaku tertekan karena menjadi korban perundungan. “Dia bilang sama saya, dia di-bully kawan sekolah,” sambung saksi.

Tak lama kemudian, guru SMK Negeri 1 Binjai datang dan segera membawa AP ke RSU Artha Medica untuk mendapatkan pertolongan medis.

Namun, dugaan lain juga muncul. Seorang guru menyebutkan bahwa aksi AP bukan hanya karena bullying, tetapi juga dipengaruhi masalah pribadi, termasuk kekecewaan akibat putus cinta.

Kepala SMK Negeri 1 Binjai, Safaruddin, saat dikonfirmasi awak media, mengatakan pihak sekolah masih berkoordinasi dengan keluarga korban. “Pihak sekolah sedang menghubungi keluarga korban,” ujarnya singkat.

Baca Juga :  Hujan Deras Picu Banjir di Cimahi, Warga Terjebak Genangan di Jalur Padat

Ia juga menjelaskan bahwa AP merupakan siswa pindahan dari sekolah lain. “Dia masih baru di sini, jadi kami juga masih mendalami latar belakangnya,” tambah Safaruddin.

Ketika ditanya soal pengawasan siswa di jam sekolah, mengingat kabar bahwa AP keluar saat pelajaran berlangsung, Safaruddin hanya beralasan: “Biasanya di sini murid keluar untuk mengambil ‘bontot’ dari orang tuanya.”

Pantauan awak media, AP masih dirawat di Unit Gawat Darurat RSU Artha Medica. Pihak rumah sakit memastikan kondisi korban dalam penanganan medis intensif untuk menstabilkan tubuhnya. Sementara itu, pihak keluarga terus mendampingi proses pemulihan.(Kus)

 

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tragis! Penjual Jasa Lukisan Tewas Tertimpa Ranting Pohon di Lapangan Merdeka Binjai
Bobby Nasution Perintahkan Percepatan Penanganan Banjir Letda Sujono
Muktamar NU Ubah Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU, Kini Lewat AHWA
Banjir Dahsyat Nepal-Tibet, Hampir 3.000 Orang Hilang, 691 Jenazah Ditemukan
Plt. Bupati Langkat Tiorita Serahkan Rumah Layak Huni
Kapolda Sumut Pimpin Sertijab 24 PJU dan Kapolres
Pasca OTT Bupati, KPK Geledah Tujuh Kantor Strategis di Lingkungan Pemkab Langkat
KPK Geledah Kantor Bupati, PUPR dan Dinas Pendidikan Langkat Pasca OTT Bupati Syah Afandin
Berita ini 570 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 19:13 WIB

Tragis! Penjual Jasa Lukisan Tewas Tertimpa Ranting Pohon di Lapangan Merdeka Binjai

Selasa, 8 September 2026 - 19:23 WIB

Bobby Nasution Perintahkan Percepatan Penanganan Banjir Letda Sujono

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:11 WIB

Muktamar NU Ubah Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU, Kini Lewat AHWA

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Banjir Dahsyat Nepal-Tibet, Hampir 3.000 Orang Hilang, 691 Jenazah Ditemukan

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:35 WIB

Plt. Bupati Langkat Tiorita Serahkan Rumah Layak Huni

Berita Terbaru