Binjai | metrolangkat.com
Sebanyak enam dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Binjai menghentikan operasionalnya untuk sementara mulai Senin (8/6/2026).
Penghentian layanan tersebut diduga akibat terhambatnya pencairan dana operasional.
Informasi itu dibenarkan Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Kota Binjai, Rahmad Ramadhan.
Meski demikian, ia memastikan dapur SPPG lainnya di Kota Binjai masih beroperasi normal.
“Benar, hari ini ada beberapa SPPG di Kota Binjai yang untuk sementara berhenti beroperasi karena terhambatnya pencairan dana,” ujar Rahmad.
Namun, Rahmad belum dapat memastikan kapan keenam dapur tersebut akan kembali beroperasi.
“Kita masih menunggu informasi selanjutnya.
Mereka akan kembali beroperasi, tetapi waktunya belum bisa dipastikan,” katanya.
Akibat penghentian operasional tersebut, sejumlah sekolah yang selama ini menerima pasokan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari dapur-dapur tersebut juga untuk sementara tidak mendapatkan layanan.
Sementara itu, salah seorang pengelola dapur SPPG yang enggan disebutkan namanya mengaku menerima informasi serupa.
Menurutnya, persoalan pendanaan menjadi penyebab utama terhentinya operasional sejumlah dapur.
“Saat ini tidak bisa lagi menggunakan dana talangan. Jadi kalau anggaran belum masuk, dapur tidak bisa beroperasi dan harus menunggu pencairan dana,” ungkapnya.
Sejumlah sumber juga menyebut keterlambatan pencairan dana diduga berkaitan dengan proses audit keuangan yang sedang berlangsung.
Namun hingga kini belum ada keterangan resmi terkait dugaan tersebut.
Adapun enam dapur SPPG di Kota Binjai yang dilaporkan berhenti beroperasi sementara yakni:
SPPG Kartini 2, Binjai Kota;
SPPG Berngam 2, Binjai Kota;
SPPG Setia 2, Binjai Kota;
SPPG Berngam, Binjai Kota;
SPPG Pujidadi 3, Binjai Selatan; dan
SPPG Sukaramai 2, Binjai Barat.
Pihak pengelola berharap persoalan pencairan dana dapat segera diselesaikan agar layanan program Makan Bergizi Gratis kembali berjalan normal. (Kus/red)


















