Rumah Sakit Bertaraf Internasional di Sumut, Tetap Layani Pasien BPJS

- Jurnalis

Senin, 18 Mei 2026 - 17:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN – metrolangkat.com

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) terus mendorong peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat.

Salah satunya melalui rencana pembangunan rumah sakit bertaraf internasional di Kota Medan yang tetap dapat melayani pasien peserta BPJS Kesehatan.

Rencana tersebut dibahas dalam rapat yang dipimpin Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution bersama pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD),

pimpinan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dan jajaran direksi Rumah Sakit Haji Medan di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Senin (18/5/2026).

Dalam pertemuan itu, Bobby Nasution menegaskan pentingnya percepatan pembangunan fasilitas kesehatan unggulan dengan standar pelayanan yang maksimal.

Ia meminta seluruh aspek pendukung dipersiapkan secara matang,

mulai dari fasilitas kesehatan, alat kesehatan (alkes), sumber daya manusia (SDM), hingga kualitas layanan kepada masyarakat.

Selain menghadirkan layanan kesehatan modern, Bobby juga menginginkan rumah sakit tersebut memberikan kenyamanan bagi pasien dengan fasilitas yang representatif.

Baca Juga :  Ny. Endang Kurniasih Dukung Pekan Imunisasi Dunia, Tekankan Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045

“Rumah sakit ini diharapkan mampu memberikan pelayanan kesehatan terbaik dengan fasilitas yang nyaman, modern, dan mudah diakses masyarakat, termasuk peserta BPJS Kesehatan,” demikian penekanan dalam rapat tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Sumut Faisal Hasrimy menjelaskan pembangunan rumah sakit bertaraf internasional ini akan dilakukan melalui pola kolaborasi pemerintah dan swasta menggunakan sistem Kerja Sama Operasional (KSO).

Menurutnya, skema tersebut dipilih karena lebih efektif dan efisien, termasuk mempercepat operasional rumah sakit tanpa harus membangun sistem manajemen dari awal.

“Dengan sistem KSO, Pemprov Sumut tidak perlu membangun kapasitas operasional rumah sakit dari nol.

Selain itu mitigasi risiko SDM dan manajemen lebih baik, operasional lebih cepat, aset tetap dimiliki pemerintah, lebih fleksibel secara administratif, dan kualitas layanan tetap terjaga,” ujar Faisal.

Ia menyebut proyek ini merupakan kolaborasi antara PT Dirga Surya, PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PPSU), Rumah Sakit Haji Medan, Rumah Sakit Mitra atau RS An-Nisa, serta PT Bank Sumut.

Baca Juga :  Rp7 Triliun Warga Sumut Berobat ke Luar Negeri, Bobby Nasution Tantang RS Tingkatkan Layanan

Dalam skema tersebut, PT Dirga Surya akan menyediakan aset, RS Mitra bertanggung jawab terhadap layanan operasional sesuai standar profesional

, sementara Rumah Sakit Haji Medan berperan menjaga mutu layanan, tata kelola, dan keberlanjutan operasional rumah sakit.

“Rumah sakit bertaraf internasional ini ditujukan untuk pasien BPJS Kesehatan.

Tujuannya mewujudkan layanan kesehatan terpadu, berkualitas tinggi, berkelanjutan, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” kata Faisal.

Rumah sakit itu direncanakan memiliki enam lantai dengan kapasitas 250 tempat tidur serta dilengkapi layanan kesehatan modern dan tenaga medis kompeten.

Lokasinya berada di pusat Kota Medan dan berdekatan dengan dua rumah sakit bertaraf internasional lainnya yang belum melayani pasien BPJS Kesehatan.

Turut hadir dalam rapat tersebut sejumlah pejabat Pemprov Sumut, direksi Rumah Sakit Haji Medan, pimpinan BUMD, serta pihak swasta yang terlibat dalam rencana pembangunan rumah sakit tersebut.(Wis)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kolaborasi Korpri dan Biofarma, ASN Sumut Antusias Ikuti Vaksinasi Kanker Serviks
Zakiyuddin Ajak Relawan Edukasi Keunggulan RS Pemerintah di Medan
Mengenal Lebih Dekat Profesi Bidan Indonesia: Peran Penting dalam Kesehatan Bangsa
Perkuat Layanan Terapi Sel, OG Hospital Gandeng RSPAD Gatot Soebroto
Lima Dokter Specialias Disekolahkan , RSUD Nias Barat Naik Kelas
Wabup Tiorita Hadiri Capping Day Akbid Langkat, 27 Mahasiswa Resmi Kenakan Cap
Rp7 Triliun Warga Sumut Berobat ke Luar Negeri, Bobby Nasution Tantang RS Tingkatkan Layanan
Cegah PMK Jelang Idul Fitri dan Kurban, Pemko Binjai Vaksin 158 Sapi
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 17:35 WIB

Rumah Sakit Bertaraf Internasional di Sumut, Tetap Layani Pasien BPJS

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:38 WIB

Kolaborasi Korpri dan Biofarma, ASN Sumut Antusias Ikuti Vaksinasi Kanker Serviks

Selasa, 21 April 2026 - 17:32 WIB

Zakiyuddin Ajak Relawan Edukasi Keunggulan RS Pemerintah di Medan

Jumat, 6 Maret 2026 - 19:57 WIB

Mengenal Lebih Dekat Profesi Bidan Indonesia: Peran Penting dalam Kesehatan Bangsa

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:10 WIB

Perkuat Layanan Terapi Sel, OG Hospital Gandeng RSPAD Gatot Soebroto

Berita Terbaru