Foto : Wanita Asal Stabat Dibegal di Titi Besi Binjai.(ist)
Binjai – metrolangkat.com
Seorang wanita menjadi korban aksi begal bersenjata tajam di kawasan Titi Besi, tepatnya di Jalan Umar Baki, Kelurahan Payaroba, Kecamatan Binjai Barat, Kamis (7/5/2026) malam sekitar pukul 19.15 WIB.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban merupakan warga Gohor, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat.
Saat itu korban tengah mengendarai sepeda motor Honda Beat dan melintas di lokasi kejadian.
Namun secara tiba-tiba, korban dipepet empat pria yang mengendarai dua unit sepeda motor Honda Vario warna hitam.
Para pelaku kemudian merampas tas milik korban sambil mengacungkan senjata tajam jenis celurit dan kelewang.
Di dalam tas tersebut terdapat dua unit telepon genggam iPhone serta dua lembar STNK sepeda motor.
Akibat kejadian itu, korban mengalami trauma dan kerugian materi. Peristiwa tersebut selanjutnya dilaporkan ke pihak kepolisian.
Kapolres Binjai, Mirzal Maulana, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Jumat (8/5/2026),
mengatakan pihaknya telah melakukan langkah preventif guna menekan angka kejahatan jalanan di wilayah hukum Polres Binjai.
“Langkah preventif telah dilaksanakan oleh Polres Binjai dan seluruh Polsek jajaran dengan patroli pada jam-jam rawan terhadap kejahatan jalanan, curanmor maupun begal,” ujar Mirzal.
Ia juga menyebutkan, beberapa hari sebelumnya Polres Binjai telah menggelar press release terkait pengungkapan kasus kejahatan jalanan dan narkoba.
“Terkait informasi tersebut, Satreskrim langsung dikerahkan untuk mengungkap kasus ini,” tambahnya.
Sebagai Kapolres Binjai, AKBP Mirzal Maulana turut mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap orang-orang mencurigakan di lingkungan sekitar serta memastikan kendaraan tidak diparkir tanpa pengawasan.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Binjai, Hizkia Siagian, menegaskan pihaknya terus berkolaborasi untuk mengungkap berbagai tindak kejahatan yang meresahkan masyarakat.
“Kami mohon doa dari masyarakat dalam mengungkap kasus ini. Kami akan terus memburu pelaku kejahatan di Kota Binjai, sehingga tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan,” tegas Hizkia. (Kus)


















