Tak Ingin Bernasib Seperti Siosar, Bobby Nasution Evaluasi Retribusi di Wisata Karo

- Jurnalis

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto : Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menyiapkan langkah konkret untuk menyelesaikan persoalan retribusi yang selama ini menjadi sorotan di kawasan wisata pemandian air panas Desa Daulu dan Semangat Gunung, Kabupaten Karo.(ist)

MEDAN – metrolangkat.com

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menyiapkan langkah konkret untuk menyelesaikan persoalan retribusi yang selama ini menjadi sorotan di kawasan wisata pemandian air panas Desa Daulu dan Semangat Gunung, Kabupaten Karo.

Pembenahan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing sektor pariwisata Sumatera Utara sekaligus menciptakan kenyamanan bagi wisatawan yang berkunjung ke salah satu destinasi unggulan di Tanah Karo.

Dalam pertemuan bersama Pemerintah Kabupaten Karo, pengelola wisata, dan sejumlah pemangku kepentingan terkait di Aula Tengku Rizal Nurdin, Medan, Kamis (18/6/2026), Bobby Nasution menawarkan dua opsi penyelesaian terhadap persoalan retribusi yang selama ini dikeluhkan wisatawan.

Opsi pertama adalah menghapus seluruh pungutan langsung kepada pengunjung. Sebagai gantinya, kontribusi retribusi akan dibebankan kepada pelaku usaha melalui penyesuaian tarif layanan seperti tiket masuk pemandian, penginapan, parkir, maupun fasilitas wisata lainnya.

Baca Juga :  Syah Afandin t: Renovasi Makam Datuk Landak dan Perbaiki Jembatan Akses Wisata Religi Bahorok

Menurut Bobby, skema ini dinilai lebih efektif untuk menciptakan pengalaman wisata yang nyaman dan profesional tanpa adanya pungutan berlapis yang berpotensi menimbulkan kesan negatif bagi wisatawan.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga siap membantu Pemerintah Kabupaten Karo dalam meningkatkan kualitas infrastruktur, terutama akses jalan menuju kawasan wisata air panas Daulu dan Semangat Gunung.

Sementara opsi kedua adalah tetap memberlakukan retribusi kepada pengunjung, namun dengan sistem pengelolaan yang lebih tertib, transparan, dan terintegrasi guna menghindari kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Namun setelah melalui diskusi bersama berbagai pihak, Bobby mengaku lebih cenderung memilih opsi pertama.

“Setelah kita diskusi tadi kita lebih ke opsi pertama, tidak ada lagi retribusi karena kita ingin wisata Karo ini naik kelas. Kita sudah belajar dari Siosar yang sekarang akhirnya sudah meredup padahal sempat ramai sekali,” kata Bobby Nasution.

Menurut Bobby, pembenahan harus dilakukan secara menyeluruh agar destinasi wisata di Kabupaten Karo mampu berkembang secara berkelanjutan dan tidak kehilangan daya tarik di mata wisatawan.

Baca Juga :  Astex 2025, Panggung Dunia untuk Wisata Sumut: 14 Negara Ramaikan Kolaborasi Pariwisata

Ia juga menilai persoalan pungutan yang terjadi selama ini tidak sepenuhnya menjadi kesalahan masyarakat. Sebab, praktik serupa sebelumnya juga pernah dilakukan dalam bentuk pungutan resmi oleh pemerintah daerah.

“Tidak sepenuhnya salah masyarakat karena sebelumnya Pemda juga melakukan pungutan, jadi masyarakat belajar dari situ. Tetapi sekarang coba kita benahi dan kita tidak ingin tempat wisata ini bernasib sama dengan Siosar,” ujarnya.

Pemkab Karo Siap Kawal Perubahan

Menanggapi arahan tersebut, Bupati Karo Antonius Ginting menyatakan dukungan penuh terhadap langkah yang diambil Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Ia memastikan Pemerintah Kabupaten Karo bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) siap melakukan edukasi kepada masyarakat sekaligus mengawal pelaksanaan kebijakan baru tersebut.

Antonius bahkan menegaskan seluruh unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, dan Satpol PP siap berjaga di kawasan wisata untuk memastikan tidak ada lagi pungutan yang merugikan wisatawan.

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DWP Langkat Tanam 100 Pohon di Tangkahan
Langkat Absen di Peta Wisata Sumut, Dinas Pariwisata Gagal Total
Patroli Diperketat di Bukit Lawang, Polisi Ajak Wisatawan Manfaatkan Layanan 110
Polri Perketat Keselamatan Wisata Tangkahan, Pemandu Getek Diingatkan Utamakan Penumpang
Rico Waas Dorong PHRI Sumut Tingkatkan Daya Saing Pariwisata Medan
Astex 2025, Panggung Dunia untuk Wisata Sumut: 14 Negara Ramaikan Kolaborasi Pariwisata
Syah Afandin t: Renovasi Makam Datuk Landak dan Perbaiki Jembatan Akses Wisata Religi Bahorok
Transportasi Baru di Danau Toba, Bobby Nasution Jajal Pesawat Amfibi
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:54 WIB

Tak Ingin Bernasib Seperti Siosar, Bobby Nasution Evaluasi Retribusi di Wisata Karo

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:06 WIB

DWP Langkat Tanam 100 Pohon di Tangkahan

Sabtu, 4 April 2026 - 11:16 WIB

Langkat Absen di Peta Wisata Sumut, Dinas Pariwisata Gagal Total

Senin, 23 Maret 2026 - 15:24 WIB

Patroli Diperketat di Bukit Lawang, Polisi Ajak Wisatawan Manfaatkan Layanan 110

Senin, 23 Maret 2026 - 15:17 WIB

Polri Perketat Keselamatan Wisata Tangkahan, Pemandu Getek Diingatkan Utamakan Penumpang

Berita Terbaru

Ekonomi dan Bisnis

Kasus Korupsi MBG Meluas, Sony Sonjaya Sebut Banyak Pihak Terlibat

Kamis, 18 Jun 2026 - 13:06 WIB