MK Tolak Gugatan Pilkada Binjai 2024, Paslon Nomor 3 Gagal dalam Sengketa

- Jurnalis

Selasa, 4 Februari 2025 - 19:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahkamah Konstitusi (MK) gambar disadur dari Internet.(ist)

Mahkamah Konstitusi (MK) gambar disadur dari Internet.(ist)

Binjai – metrolangkat.com

Mahkamah Konstitusi (MK) menolak Perselisihan Pemilihan Umum (PHPU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Binjai tahun 2024 yang diajukan atau selaku pemohon, yaitu pasangan Donal Anjar Simanjuntak-Andri Alfisah (calon Walikota dan Wakil Walikota BInjai nomor urut 3).

Hal ini disampaikan Ketua Hakim Konstitusi, Suhartoyo di Gedung Mahkamah Konstitusi, Selasa (4/2).

“Mengadili perkara konstitusi pada tingkat pertama dan terakhir menjatuhkan putusan dalam perkara nomor 167/PHPU.WAKO-23/2025 perselisihan hasil pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Binjai tahun 2024,” ujar Suhartoyo.

Baca Juga :  Kampanye di Binjai Barat, Paslon Zainuddin - Hendro Janji Angkat Harkat dan Martabat Masyarakat

Lebih lanjut dikatakan Suhartoyo, adapun pemohon yaitu Donal Anjar Simanjuntak dan Andri Alfisah, serta termohon KPU Kota Binjai, pihak terkait Amir Hamzah dan Hasanul Jihadi, dan Bawaslu Kota Binjai.

“Mahkamah berwenang untuk mengadili perkara a quo eksepsi tidak beralasan menurut hukum dan seterusnya dianggap telah diucapkan,” bebernya.

Suhartoyo juga menambahkan, menimbang permohohan oleh pemohon diajukan melewati tenggang waktu pengajuan permohonan pemohon Yang telah ditentukan oleh UU 10 tahun 2016 dan PMK 3 2024, maka eksepsi mengenai tenggang waktu pengajuan permohonan adalah beralasan menurut hukum.

Baca Juga :  "Gajah-Gajahan PSI Binjai: Berat di Simbol, Ringan di Parlemen"

Oleh karena itu Suhartoyo menegaskan, berkenaan dengan eksepsi lain dan peruntuk hukum dan pokok-pokok permohonan serta hal-hal lain, tidak dipertimbangkan karena dinilai tidak ada relevansinya.

“Amar putusan mengadili dalam eksepsi, satu mengabulkan eksepsi berkenaan dengan tenggang waktu pengajuan permohonan, kedua menolak eksepsi berkenaan dengan kewenangan mahkamah. Dalam pokok permohonan menyatakan permohonan pemohon tidak dapat diterima,” demikian ungkap Suhartoyo.(rel/Kus)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Korupsi MBG Meluas, Sony Sonjaya Sebut Banyak Pihak Terlibat
Kasus MBG Diusut Kejagung, KPK Pilih Mundur Sementara dari Penyelidikan
Bobby : Zulhas Banyak Ajarkan Saya Politik
Jalin Silaturahmi, PCNU Langkat Siap Bersinergi dengan Ricky Anthony
Milad Berdaya ke-24, PKS Binjai Ajak Kader Perkuat Kontribusi Nyata untuk Negeri
Milad ke-24 PKS, DPRD Binjai Dorong Kemandirian Pangan Nasional
Halalbihalal, NasDem Sumut ‘Panaskan Mesin’ Partai Hadapi Pemilu 2029
Perkuat Persatuan Kader, DPD NasDem Langkat Gelar Halalbihalal
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:32 WIB

Kasus MBG Diusut Kejagung, KPK Pilih Mundur Sementara dari Penyelidikan

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:35 WIB

Bobby : Zulhas Banyak Ajarkan Saya Politik

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:27 WIB

Jalin Silaturahmi, PCNU Langkat Siap Bersinergi dengan Ricky Anthony

Senin, 18 Mei 2026 - 11:50 WIB

Milad Berdaya ke-24, PKS Binjai Ajak Kader Perkuat Kontribusi Nyata untuk Negeri

Rabu, 22 April 2026 - 16:10 WIB

Milad ke-24 PKS, DPRD Binjai Dorong Kemandirian Pangan Nasional

Berita Terbaru