Viral! Pelajar Berseragam Pramuka Hajar Dua Remaja, Korban Dibuang ke Rawa di Hinai

- Jurnalis

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 14:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan gambar : Bima (inset) remaja putus sekolah yang dianiaya pelajar berseragam Pramuka,dipukul ditendang dan dicampakkan ke rawa rawa.(ist)

LANGKAT – METROLANGKAT.COM

Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Hinai bergerak cepat menindaklanjuti video viral yang memperlihatkan aksi penganiayaan terhadap dua remaja oleh sekelompok pelajar yang mengenakan seragam Pramuka.

Dalam video yang menyebar luas di media sosial itu, para pelaku tampak memukuli korban hingga mencampakkannya ke area rawa-rawa.

Kanit Reskrim Polsek Hinai, Ipda M. Taufan, SH, menjelaskan bahwa pihaknya langsung melakukan penyelidikan begitu video tersebut ramai di masyarakat.

Dari hasil penelusuran, diketahui tempat kejadian perkara (TKP) berada di Dusun VII, Desa Cempa, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat.

“Awalnya video viral itu menyebut lokasi di Tanjungpura, namun setelah kami turun ke lapangan dan melakukan penelusuran, ternyata kejadian sebenarnya terjadi di wilayah Desa Cempa, Hinai,” ujar Ipda Taufan.

Baca Juga :  Heboh di Hari Sumpah Pemuda, Dua Siswi Tamsis Binjai Duel Pakai Cutter!

Ia mengungkapkan, dua korban dalam video masing-masing bernama Bima (16) dan Nazril (15). Keduanya diketahui sudah tidak lagi bersekolah.

Untuk memastikan kondisi korban, pihak Polsek Hinai kemudian berkoordinasi dengan Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Polres Langkat, yang turut turun langsung ke lapangan.

“Saat ini korban sudah diamankan untuk dimintai keterangan. Apakah mereka akan membuat laporan, itu yang sedang kami lihat.

Sementara ini, petugas masih sebatas mengambil keterangan dan melakukan konseling terhadap korban,” jelas Taufan.

Dari keterangan korban, terungkap bahwa peristiwa penganiayaan bermula ketika Bima dan rekannya, Nazril, melintas di jalan yang kebetulan sedang dilalui sekelompok pelajar berseragam Pramuka.

“Aku dan rekanku Nazril naik kereta (sepeda motor, red). Karena kereta tua, sering nyendat-nyendat kayak kehabisan bensin.

Waktu keretanya nyendat, kugas tinggi, bang, takut mati keretanya. Waktu itulah mereka mungkin nggak senang, dikiranya aku ngegas mereka,” tutur Bima.

Baca Juga :  Antisipasi 3C, Kodim dan Polres Binjai Tingkatkan Patroli Malam

Remaja yang kini hidup bersama keluarganya di Desa Cempa itu mengaku, setelah kejadian kecil di jalan tersebut, ia dan rekannya digiring oleh kelompok pelajar itu ke sebuah lokasi di dekat rawa.

“Kami digiring, dibawa ke lokasi itu. Di situlah kami dipukul dan ditunjangi. Kawanku juga dipukul, tapi nggak kelihatan di video.

Aku yang direkam — ditunjang, disepak, dicampakkan ke rawa,” ungkapnya dengan suara bergetar.

Bima menambahkan, kedua orang tuanya saat ini tengah merantau ke Malaysia, sehingga ia tinggal bersama keluarga di kampung.

Pihak kepolisian menegaskan, kasus ini akan ditindaklanjuti secara serius. Identitas para pelaku berseragam Pramuka yang terekam dalam video telah dikantongi dan proses hukum sedang berjalan dengan memperhatikan ketentuan bagi pelaku di bawah umur.(Yong)

 

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Simulasi Perang Kota di Medan: Rico Waas Yakin Polri Siap Sikat Begal dan Teror
Bobby–Syah Afandin Lepas 360 Jemaah Haji Langkat, Doa untuk Sumut Mengalir dari Tanah Suci
Viral Seantero Negeri, Kasus Saling Lapor di Langkat Berakhir Damai: Musyawarah Forkopimda Jadi Titik Balik
Dua Rumah dan Usaha Laundry di Binjai Utara Ludes Terbakar, Dua Mobil Ikut Hangus
26 Pegawai Lapas Binjai Naik Pangkat, Kalapas Tegaskan Integritas dan Perang terhadap Narkoba
Eks Dosen UIN Malang Yai Mim Tutup Usia di Sel, Polisi Tunggu Hasil Visum
Panen Kelapa di Lapas Binjai, Warga Binaan Didorong Jadi Produktif dan Mandiri
Buka Puasa 1.500 Jamaah di Masjid Al-Musabbihin, Rico Waas Minta Doa Warga
Berita ini 503 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 19:24 WIB

Simulasi Perang Kota di Medan: Rico Waas Yakin Polri Siap Sikat Begal dan Teror

Kamis, 23 April 2026 - 20:50 WIB

Bobby–Syah Afandin Lepas 360 Jemaah Haji Langkat, Doa untuk Sumut Mengalir dari Tanah Suci

Minggu, 19 April 2026 - 12:04 WIB

Viral Seantero Negeri, Kasus Saling Lapor di Langkat Berakhir Damai: Musyawarah Forkopimda Jadi Titik Balik

Jumat, 17 April 2026 - 17:41 WIB

Dua Rumah dan Usaha Laundry di Binjai Utara Ludes Terbakar, Dua Mobil Ikut Hangus

Rabu, 15 April 2026 - 10:54 WIB

26 Pegawai Lapas Binjai Naik Pangkat, Kalapas Tegaskan Integritas dan Perang terhadap Narkoba

Berita Terbaru

Budaya

Rico Waas: Budaya Jangan Kalah oleh Teknologi

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:27 WIB